Feng May

Feng May
Episode 62


__ADS_3

Setelah mereka memastikan bahwa tubuh mereka letih karena duduk dan terus memantau dari atas pohon akhirnya kedua orang tersebut meninggalkan tenda ras iblis dan kembali ketenda mereka masing-masing.


Tanpa keduanya sadari ada 4 pasang mata yang mengawasi gerak gerik mereka. 2 Orang diantaranya adalah ras elves malam dan 2 yang lainnya adalah ras manusia sendiri.


"Mereka berdua ternyata cukup cerdik juga. Mereka tidak menyerang namun memberikan serangan dadakan dan muslihat," kata salah seorang dari ras elves malam. "Benar kita harus melaporkan hal ini kepada pangeran El," ucap temannya. "Ayo!," ajak temannya tersebut sambil berlalu kembali ke tenda pasukan ras elves malam.


"Mereka dari ras manusia bukan? Mereka benar-benar memiliki keberanian dan kecerdasan yang luar biasa. Kita bahkan tidak tahu bahwa darah dari troll merah dapat mengakibatkan ledakan yang besar sekalipun tidak dapat membunuh namun cukup untuk memporak-porandakan pertahanan ras iblis," ucap salah seorang prajurit ras manusia. "Kalau tidak salah sepertinya mereka adalah murid dari akademi Utara. Aku pernah melihat mereka ber-2 bersama-sama dengan tuan Che Hui," ucap salah satu temannya.


"Kalau begitu kita harus melaporkan hal ini ketuan Che Hui dan pangeran Zhong Shan," ajak temannya dan diangguki oleh temannya yang lain. Mereka ber-2 langsung melesat kembali ke kemah ras manusia untuk melaporkan apa saja yang mereka lihat ditempat perkemahan ras iblis.

__ADS_1


Ditenda kemah ras elves malam...


"Apa benar yang kalian lihat itu? Kalian tidak memberikan laporan palsu kan?," tanya jenderal ras elves malam. "Tidak jenderal! Kami benar-benar melihat dengan mata kami sendiri kekacauan yang dilakukan oleh 2 orang dari ras manusia itu membuat ras iblis kelabakan," jawab salah satu mata-mata tersebut.


Kita tunggu sampai besok jika memang benar ras iblis telah dikacaukan mereka pasti akan menuntut ras manusia atau ras lainnya. Bagaimanapun cadangan makanan mereka telah dihancurkan jadi mereka tidak mungkin menyerang kekemah ras lainnya," ucap pangeran El. "Kalau begitu saya akan berjaga dan memperketat kewaspadaan para prajurit yang mulia," kata jenderal dan diangguki oleh pangeran El.


"Jika memang benar begitu berarti kita telah memiliki orang-orang yang kuat untuk dapat menekan ras iblis," ucap pangeran Zhong Shan setelah mendengar berita yang disampaikan oleh mata-mata.ereka juga kabar tentang Feng May murid akademi Utara yang membuat ras iblis tidak berani mengusik ras manusia saat akan datang ke kemah ras manusia.


"Benar yang mulia pangeran! Dengan begini kita dapat sedikit tenang dan dapat mempersiapkan diri untuk menjaga juga meningkatkan kekuatan dan kewaspadaan para prajurit karena ras iblis tidak akan menyerang sampai cadangan makanan mereka kembali terkumpul," ucap jenderal ras manusia. "Kalau begitu kita harus menghubungi ras-ras yang lainnya untuk bekerja sama," kata pangeran Zhong.

__ADS_1


3 hari kemudian...


Sedangkan di atas pohon besar di perbatasan antara kemah ras manusia, iblis, dan elvel malam dengan beristirahat seorang gadis yang kemarin malam telah membuat kekacauan di kemah ras iblis, ia adalah Feng May.


"Aduh sungguh membosankan! Apa yang harus aku lakukan bagaimana jika kita kacaukan tenda ras iblis saja ya!," katanya menggerutu karena bosan. "Apa kau tidak bisa sehari saja tidak membuat kerusuhan? Bagaimana bisa kau ingin mengacaukan tenda ras iblis hanya karena kau bosan hah?," tanya Jin Yuan yang duduk dibawah pohon sambil membaca buku.


"Hah bukankah saat kau bosan kau bisa menghantarkan satu ras!," katanya ketus. "Akukan menghancurkan ras tersebut jika mereka berani mengusik keluarga ku atau ras ku," jawab Jin Yuan. "Nah bukankah ras iblis mengusik ras manusia bahkan mereka juga mengusik ras Leces malam dan ras lainnya. Jadi tidak masalahkan kalau mereka dihancurkan?," kata Feng May.


"Jangan aneh-aneh May'er!," kata Jin Yuan sambil menggelengkan kepalanya karena sifat Feng May yang keras kepala kalau sudah kebosanan seperti ini.

__ADS_1


__ADS_2