
Sebelum jenderal Nie melayangkan protes Feng May sudah mengangkat tangannya menghentikan ucapan dari bangsawan Nie.
"Rapat hari ini selesai! Kalian kembalilah dan buat laporan tentang apapun yang kalian lakukan didalam kerajaan ataupun kediaman utama Phoenix ini dan letakkan dimeja ku," ucap Feng May.
Setelahnya seluruh bangsawan kembali ketempat tinggal mereka dan beberapa dari mereka kembali keruang kerja untuk bekerja kembali. Sedangkan Feng May, ia sudah berjalan pergi kekamarnya.
"Aku harus segera menembus tingkatan suci dan melakukan persiapan untuk menghadapi musuh ku," gumam Feng May.
Keesokan harinya...
Feng May dan jenderal pasukan pergi meninggalkan kediaman Phoenix dan berangkat ke tempat yang telah dituju. Selama beberapa saat Feng May hanya fokus berlatih dan memerintahkan agar komandan pasukan yang memimpin terlebih dahulu jika ia belum selesai berlatih.
Selama 2 jam lamanya sama sekali belum terlihat tanda-tanda pemberontakan. Sampai 1 jam kemudian pasukan dari menteri Shu muncul dan menyerang kediaman Phoenix, awalnya pasukan menteri Shu menguasai seluruh kediaman sampai beberapa saat kemudian jenderal pasukan datang dan menyerang pasukan menteri Shu.
__ADS_1
Pasukan yang lainnya langsung menutup gerbang depan dan belakang juga jalan-jalan yang dapat menjadi celah untuk pasukan menteri melarikan diri.
"Kau.. bagaimana bisa kau ada disini bersama pasukan?!" tanya menteri Shu terkejut dan juga geram.
"Menurut apa yang mulia ratu sebodoh itu sampai tidak tahu ada penyusup dan pengkhianat didalam kediaman utama dan kerajaan Phoenix," ucap jenderal pasukan sambil terus menyerang menteri Shu dan juga membunuh pasukan menteri Shu yang menyerangnya.
Sedangkan pasukan ras iblis tengah dalam perjalanan menuju kediaman kerajaan Phoenix.
"Pasukan ras iblis sudah bergerak! Kita langsung menuju ke benteng pertahanan kerajaan Phoenix," perintah seseorang dari ras naga.
Bahkan pasukan Drapeux menyerang pasukan ras iblis dibagian belakang dengan membunuhnya tanpa jejak sama sekali.
Pasukan singa bermata ungu telah mengirimkan sinyal dan langsung diterima oleh komandan pasukan. Ia segera meminta seluruh pasukan untuk bersiap-siap.
__ADS_1
"Yang mulia ratu saya mohon restu anda untuk menghadapi pasukan ras iblis dan melindungi seluruh rakyat Phoenix," ucap komandan pasukan dihadapan Feng May yang masih berlatih.
Sekalipun Feng May berlatih matanya tertutup dan tubuhnya memancarkan aura yang tidak akan dapat didekati namun ia masih dapat mendengarkan dengan jelas kata-kata dari komandan pasukannya.
Komandan pasukan memerintahkan seluruh pasukan Phoenix menuju keposisi masing-masing. Bagian panah pergi ke benteng pertahanan dan mempersiapkan panah api. Lalu pasukan berpedang dan tombak menyerang dari sisi kanan dan kiri.
Pasukan yang lain akan menyerang dari sisi atas dan belakang. Sedangkan pasukan khusus memanah akan menyerang dari depan. Itulah strategi yang digunakan oleh Feng May setelah berbincang dengan jenderal dan komandan pasukan dari 5 kerajaan besar dunia surgawi.
2 jam kemudian...
Pertarungan sengit masih berlanjut, ditambah lagi dengan hadirnya bangsa iblis yang menyerang secara membabi buta membuat pasukan dari 5 kerajaan besar dunia surgawi sedikit kuwalahan.
"Komandan bagaimana ini? Sekalipun belum ada yang korban yang gugur dalam perang dari pihak 5 kerajaan besar ataupun bangsa iblis namun tetap saja kita menderita kerugian karena kerusakan yang terjadi didalam kediaman utama dan juga banyak prajurit kita yang terluka," lapor seorang prajurit kepada komandan pasukan.
__ADS_1
Belum sempat komandan pasukan berbicara sebuah serangan yang sangat cepat dan tajam membuat semua orang tercekat dan terkejut ditempat masing-masing.