
Angin utara menggulung kulit bumi, rumput putih
merunduk, langit Oktober orang Turki sedang terbang
salju, bagai suatu malam musim semi mendadak tiba,
berpuluh ribu pohon pir merekah bunga, bertabur
ke dalam tirai manik basahi kelambu. Jaket kulit rubah
kurang hangat, selimut kapas terlalu tipis, busur tanduk
Tuan Jenderal kaku sulit ditarik, baju perang komandan
dingin menyayat kulit. Air terjun dan anak sungai
di lembah Tianshan menempel sekeping es seribu kaki
awan gelisah sepuluh ribu li beku mengumpal
Pesta perkemahan, jamuan arak, bersulang untukmu
pemudik, rebab, pipa, dan seruling, melangkah
ke pintu kemah, salju senja sedang berputar di luar,
angin gagal menarik bendera merah tertunduk
beku, mengantarmu hingga di Gerbang Timur Bugur
perjalanan ini, setapak gunung Tianshan tertutup salju
Gunung berbelok setapak memutar dan kau hilang
di atas salju hanya sisa sebaris jejak langkah kuda
Seiring dengan lantunan syair yang dibacakan oleh Feng May muncullah bunga-bunga beratribut es. Dan akhirnya disekitar pertandingan menjadi sangat dingin dan juga panas pada bersamaan.
hmm maafkan Pak tuan Chen Shen. Aku meminjam syair mu.
Banyak orang yang terkagum-kagum mendengar syair yang dibacakan oleh Feng May. Bahkan syairnya itu sangat indah dan dingin seperti sebuah es yang menerpa langsung kewajah para pendengarnya.
Setelah beberapa menit semuanya hening, akhirnya raja Long membuka suara.
"Tidak disangkah nona Feng mengerti syair yang begitu indah."
Semua orang berdecak kagum memandang kearah Feng May
"Terimah kasih yang mulia raja Long."
__ADS_1
"ekhm..ekhm.. Pertandingan ini dimenangkan oleh nona Feng dari wilayah Kerajaan Carta."
Gadis ini dapat menguasai 2 atribut yang berlawanan, bahkan mampu membuat keduanya bersatu untuk menekan racun ular merah. pikir Liu Zi
"Tuan bagaimana menurut anda tentang nona itu?"
"Haah aku tidak bisa mengatakan apa-apa." jawab tuan muda Shangguan Yujing
Liu Zi hanya mengangguk-anggukkan kepalanya mendengar jawaban dari tuan mudanya. Ia kembali menatap kearah pertandingan.
"Pertandingan selanjutnya adalah pangeran Long Yujin dengan pendekar roh bernama Yao Ji."
Pangeran Long datang ketengah arena pertandingan dan disusul oleh Yao Ji. Mereka saling bertatap muka selama beberapa saat.
Pendekar roh langsung memanggil roh tanah yaitu arbent. Ia mulai mengurung pangeran Long dengan penjara tanah.
"Hancurkan." hanya dengan satu kata itu penjara tanah tersebut hancur bahkan sama sekali tidak melukai pangeran Long.
Pria itu menggunakan tenaga dalam dan bantuan dari elang angin untuk menghancurkan penjara tanah itu. Bahkan perbedaan kekuatan kedua orang itu sangat besar. Jika Yao Ji tidak menyerah maka ia akan menjadi orang idiot yang tidak berguna. kata BuBo
Heh kau bangun saat aku tidak membutuhkan bantuanmu. Dasar bodoh. hardik Feng May
Hmm maafkan aku yang mulia. kata BuBo
Feng May kembali melanjutkan melihat pertarungan. Namun hanya dalam beberapa kedipan mata, pemuda pemanggil roh tersebut terjatuh keluar arena.
"Tunggu. Aku ingin menantang tuan muda Feng Mu, apakah boleh?"
"Tentu." jawab Feng Mu
Feng Mu langsung memasuki arena. Sesaat setelah Feng Mu memasuki arena pertandingan Feng May menyusul. Banyak yang terkejut dengan kemunculan Feng May yang berada dihadapan pangeran Long dengan tatapan tajam.
"Nona Feng bagaimana bisa anda masuk kedalam arena. Tidak mungkin kan jika aku harus melawan kalian berdua." katanya dengan tersenyum
"Pangeran Long jangan berfikir saya bisa dibodohi dengan tipu muslihat anda yang murahan itu. Dan lagi anda tidak sendiri melawan kakak laki-laki saya. Benarkan yang mulia?" tanya Feng May sambil melirik raja Kerajaan Long.
"Hufh..sudahlah adik apa yang dikatakan oleh nona Feng memang benar." kata raja Long
Setelah itu seorang gadis muncul dari belakang pangeran Long. Gadis itu menatap Feng May dengan tajam. Feng May membalas tatapannya dengan tatapan membunuh.
"Baiklah pertandingan akan dilanjutkan."
Mereka bersiap untuk pertarungan duel. Feng May dengan Feng Mu menatap tajam kearah lawannya begitu juga dengan pangeran Long dan pasangannya.
"Kak jangan melawan gadis itu, ia mempunyai sihir ilusi yang akan mengacaukan pikirkan lawannya jika lawannya adalah pria."
"Apa itu semacam sihir penggoda?," lanjut kakaknya
Feng May menganggukan kepalanya. Namun sebelum pertandingan berlangsung tiba-tiba ada serangan.
__ADS_1
Karena serangan itulah akhirnya pertandingan dihentikan. Serangan tersebut mengakibatkan setengah dari arena pertandingan hancur. Maka seluruh juri menghentikan pertandingan dan memutuskan akan melanjutkannya pada keesokan harinya.
Keesokan harinya.
Untuk menghemat waktu akhirnya ditiadakan duel. Dan akan langsung memasuki babak ke-3 dalam pertandingan.
"Peserta yang tersisa pada pertandingan 4 Kerajaan adalah 500 orang. Dan pihak akademi hanya menerima 100 orang terbaik. Maka 400 orang lainnya akan dieliminasi, dan menyisakan 100 orang untuk ikut berpartisipasi dalam pendaftaran 5 akademi."
"Semua peserta pertandingan diharapkan untuk memasuki arena yang telah diperbesar oleh pihak juri."
Semua peserta pertandingan 4 Kerajaan memasuki arena. Feng May berjalan menghampiri Feng Mu dan beberapa orang dari wilayah Kerajaan Carta.
Putri Anxi bersama 5 orang bangsawan dari Kerajaan Tianxi. Dan pangeran Long bersama dengan beberapa orang yang menjadi pengikutnya.
Kedua orang tersebut menatap tajam kearah 50 an orange dari wilayah Kerajaan Carta. Didalam keluarga Feng hanya tersisa sekitar 10 orang, dan yang lainnya adalah para pangeran dan orang yang mengikuti mereka.
"Kita bertemu kembali nona Feng." Sapa tuan muda Shangguan
"Yah apa kabar nona Feng, perkenalan nama saya Shi Yuan." Sapa tuan muda Shi
"Ya kabar saya baik-baik saja tuan muda Shi dan tuan muda Shangguan." kata Feng May
"Apa kami bisa bergabung dengan anda Nona?" tanya tuan muda Shi
Feng May hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban. 5 orang termasuk tuan muda Shi bergabung dengan orang-orang dari wilayah Kerajaan Carta. Dan tuan muda Shangguan juga ikut bergabung dengan orang-orang dari wilayah Kerajaan Carta.
Sekarang orang-orang yang bersama dengan Feng May ada sekitar 60 orang. Feng May menatap tajam kearah semua orang.
"Kak lindungi semua orang kita, Aku akan menjatuhkan beberapa orang yang tidak berguna untuk turun arena."
Feng Mu menganggukan kepalanya dan segera membuat pelindung, Feng Kai dan Feng Zu juga ikut membantu. Sedangkan tuan muda Shangguan dan tuan muda Shi membantu menyingkirkan beberapa orang yang berusaha mengacaukan formasi pelindung yang dibuat oleh Feng Mu.
Feng May keluar dari lingkaran pelindung kakaknya. Ia menatap kedepan dengan tatapan tajam dan membuat badai angin dari hukum angin lapis ke-3 dan digabungkan dengan hukum petir lapis ke-4. Banyak yang terkejut dan akhirnya jatuh kebawah arena karena serangan mendadak yang dilancarkan oleh Feng May.
Pangeran Long bersama 5 orang dibelakangnya masih bertahan, begitu juga dengan putri AnXi.
"Ternyata masih ada beberapa ekor semut yang bertahan ya." katanya sambil menghentikan badai angin dan petirnya.
"Jangan merajalela kau gadis kecil hanya karena kami tidak bergerak." kata seseorang
Feng May tersenyum miring. Kemudian ia bertransformasi dengan Phoenix dan berhasil menjatuhkan orang-orang yang menyerang kakaknya beserta orang-orang yang bersamanya.
Banyak yang terkejut dengan perubahan Feng May. Pasalnya perubahannya membuat bulu kuduk siapapun berdiri. Bahkan ada beberapa orang yang langsung meninggalkan arena karena takut terkena serangan mendadak darinya.
"Apa dia itu monster ya?" tanya salah seorang yang tercengang melihat perubahan Feng May
" Ini luar biasa. Gadis ini harus bisa ditarik kedalam akademi Zhong." kata salah satu perwakilan dari akademi Zhong.
__ADS_1