
Teriakan lantang Feng May membuat suasana serasa mencengkam karena hanya hewan beast level tinggi atau diatasnya yang akan meneriakkan suara keras seperti itu. Yang menandakan bahwa biasanya hewan tersebut tengah bersiap menyerang.
"Apa yang sedang terjadi pada gadis itu?,"
"Benar! Bukankah seharusnya mereka yang menghadapi malapetaka tidak akan kesakitan seperti itu?,"
"Apakah itu malapetaka yang sedang dihadapinya?,"
Begitulah komentar-komentar yang diberikan oleh beberapa orang yang melihat kejadian itu. Feng May sendiri sedang dalam keadaan yang bisa dikatakan setengah sadar, ia merasakan pembuluh darahnya seperti akan pecah, tulang-tulangnya serasa dipatahkan ribuan kali, dan tubuhnya serasa ditikam dengan ribuan pisau. Ia sama sekali tidak dapat berpikir apapun selain ras sakit yang dirasakannya.
__ADS_1
"Sebentar lagi ia akan memasuki mode pembangkitan dari darah leluhurnya dan juga malapetaka miliknya akan segera datang," ucap Zu An sembari menatap keatas langit yang telah gelap, pertanda malapetaka yang akan dihadapi oleh gadis itu akan segera hadir. "Apa kita tidak bisa melakukan apapun?," tanya Jin Yuan dengan raut dan nada yah mencemaskan gadisnya itu.
Zu An memandang ke arah Jin Yuan yang terlihat sangat cemas "Kau juga harus bersiap-siap karena malapetaka yang akan kau hadapi juga akan datang hari ini," katanya. "Aku tidak akan bisa konsentrasi," jawab Jin Yuan. "Itulah kenapa Feng May membuat 2 pola pengekangan dengan bantuan dari Drapeux. Yang sebelah sana itu untukmu," kata Zu An sambil menunjuk ke arah sebuah pola yang persis seperti milik Feng May.
"Apa tidak apa-apa jika aku meninggalkannya seperti ini?," tanya Jin Yuan. "Tidak apa-apa," kata Zu An mulai jengah. "Baiklah aku akan mengumpulkan tenagaku untuk menghadapi malapetaka pertama ku," kata Jin Yuan namun ia masih enggan beranjak dari tempatnya berdiri dan tatapan matanya jauh lebih intens menatap Feng May.
Zu An yang mulai jengah langsung mendorong tubuh Jin Yuan sampai disamping pola pengekangan, namun Jin Yuan masih belum juga mau masuk kedalam pola formasi tersebut, akhirnya dragon blue bertindak dengan mendorong tubuh Jin Yuan sampai terjungkang kedalam pola dan sedetik kemudian ia memalingkan wajahnya seolah ia tidak bersalah sama sekali.
"Bagaimana bisa ia jadi seperti itu dengan May'er?!," tanya Zu An sambil memandang dragon blue dengan telunjuknya menunjuk kearah Jin Yuan sedang berkultivasi. Sedangkan dragon blue hanya menanggapinya dengan mengangkat ke-2 bahunya. "Ck, dasar," dengus Zu An mendapati jawaban dari Dragon blue.
__ADS_1
Sedangkan ras-ras yang lainnya hanya menyaksikan saja apa yang tengah terjadi. Guru besar peracik yang sudah jauh lebih berpengalaman setelah menyadari apa yang terjadi kepada Feng tertawa dengan keras terlihat jelas binar bahagia diwajahnya.
"Hahahaha," tawa dari guru besar peracik. Semua orang memandang kearahnya. "Ada apa anda tertawa dengan sangat bahagia sekali guru besar?," tanya pangeran Zhong penasaran. "Hahaha kalian harus bangga karena dapat menyaksikan ritual pembangkit darah keturunan surgawi," jawab guru besar peracik. Semua orang terkejut mendengar jawaban dari guru besar peracik.
"Apa yang dimaksud dengan ritual pembangkitan?," tanya salah seorang prajurit.
"Itu adalah ritual unik yang akan terjadi kepada mereka yang memiliki darah ras surgawi seperti Naga, Phoenix, dan yang termasuk hewan surgawi," jawab salah seorang temannya.
"Benar dan biasanya saat pembangkitan hewan beast yang menjadi leluhur mereka akan menampakkan diri untuk mengetahui seberapa kuat orang itu dalam klan," kata yang lain menimpali.
__ADS_1
"Wah! berarti kita harus memperhatikan baik-baik saat ritual pembangkitan itu terjadi," kata sala seorang prajurit ras elves malam.