Feng May

Feng May
S2 bab 10


__ADS_3

Feng May tertawa mendengar ucapan dari raja ras iblis tersebut, "Tidak ada rencana apapun yang ku siapkan untuk sekumpulan iblis bodoh seperti kalian" balas Feng May dengan senyum sinis.


Raja iblis tersebut berdecih "Kau sama saja dengan ras manusia lainnya meskipun memiliki darah phoenix, kau adalah mahkluk lemah dan egois kau sama saja dengan kumpulan budak dj tempat kami" teriaknya.


Feng May hanya manggut-manggut "Sudah selesai? Aku lelah dan mengantuk tapi masih dengan baik hatinya mendengar segala ocehan tidak berguna mu, bukankah sekarang waktunya kau mengucapkan terima kasih?" ucap Feng May.


Pertarungan pun terjadi kedua belah pihak sama-sama kuat meskipun dengan tingkatan yang berbeda.


"Sialan dia yang tingkatannya masih dibawah ku bisa sekuat ini bagaimana jika tingkatannya sama dengan ku? Mungkin aku sudah mati dalam sekali serangan" batinnya.


Feng May yang berada di atas tersenyum mendengar ungkapan batin iblis tersebut, "Benar sekali tingkatan ku yang di bawahmu sudah sekuat dirimu apalagi jika tingkatan kita sama?" ucapnya yang mengejutkan ras iblis tersebut.


"Sialan kau berani melakukan trik rendahan seperti ini?!" teriaknya dengan tatapan nyalang.

__ADS_1


Feng May kembali tertawa "trik rendahan? Apa kau melihat bahwa diriku yang lain menyerang mu dari belakang? Tidakkan?" ucapnya.


"Aku tidak akan ikut campur dalam pertarungan ini, kalian lanjutkan saja" ucap salah satu bagian dari Feng May.


"Ah karena diriku yang lain sudah bertarung dan melakukan perenggangan sekarang giliran ku" ucapnya.


Pertarungan kembali terjadi, bagian dari Feng May hanya menonton dirinya yang tengah bertarung. "Ah lama sekali sudah gitu pertarungannya membosankan" gumamnya.


"Boleh juga bagaimana jika darahnya kita gunakan sebagai hiasan dan cat atap rumah?" ucap Feng May yang masih bertarung.


Kali ini Feng May menyerang dengan serius, serangannya menjadi begitu mematikan dan sama sekali tidak memberikan ruang bagi raja iblis tersebut untuk menyerang balik atau membuat formasi teleportasi. "Membosankan" ucap Feng May yang lain sambil menguap.


Tanpa kata lagi gadis itu melukai jarinya dan setetes darahnya dari jiwanya yang lain mengenai tubuh iblis tersebut dan kemudian terjadilah ledakan besar yang menghancurkan kamar Feng May. "Bereskan? Untuk apa bertarung hingga membuang tenaga seperti itu apalagi pertarungannya tidak seru sama sekali" ucapnya.

__ADS_1


"Aku bisa menangkapnya dan kemudian menyiksanya sampai aku puas, tapi kau dengan seenak jidatnya membunuhnya dengan darah phoenix ku" ucap jiwa Feng May.


"Tidak seru, toh dia juga tidak berguna. Kalau kau ingin melihat darah kau pergi mencari markas raja iblis sana dan membuat kekacauan di sana" ucapnya.


"Baiklah, kalau begitu aku pergi" ucapnya. "Jangan lupa kabari aku kalau kau sudah menemukan markas raja iblis" teriak Feng May yang dibalas acungan jempol oleh jiwa Feng May.


Tak lama setelah kepergian jiwa Feng May, bawahan serta utusan 2 ras menghampiri kamar Feng May dan melihat kediaman ratu Phoenix tersebut hancur berkeping-keping. "Ada apa ini Yang Mulia? Apakah ada serangan?" tanya jenderal pertama.


"Bukan apa-apa kalian tidak perlu khawatir, ah iya beritahu Jin Yuan dan jenderal yang lain kalau kita akan mengadakan rapat mengenai gulungan yang di dapatkan oleh jenderal kelima" ucap Feng May.


"Baik Yang Mulia" setelah itu mereka semua menuju ke ruang rapat dan disusul oleh para jenderal dari 2 ras yang lain termasuk Jin Yuan dan jenderal besarnya.


"Ada apa?" tanya Jin Yuan begitu semua sudah berkumpul.

__ADS_1


__ADS_2