
ditengah malam...
"Sebaiknya aku beristirahat untuk hari ini dan memikirkan rencananya lagi esok hari," ucap Feng May sambil berjalan kearah pembaringan.
Keesokan harinya...
Feng May bangun dan memerintahkan pelayan untuk menyiapkan air untuknya mandi sekaligus sarapan paginya.
Selesai mandi dan sarapan Feng May kembali memeriksa laporan yang kemarin belum selesai ia periksa seluruhnya. Sampai pada tengah hari datanglah seorang mata-mata yang ditugaskan untuk memantau setiap pergerakan dan rencana dari pasukan ras iblis tingkat atas.
"Ada apa?" tanya Feng May.
"Maaf yang mulia bangsa Iblis ingin melakukan serangan kepada kerajaan Zhen didunia tengah," lapor mata-mata tersebut.
"Baiklah kau segeralah kembali ketempat mu dan juga terus pantau pergerakan seluruh ras iblis!" perintah Feng May.
"Baik yang mulia," jawabnya kemudian ia melesat menghilang dari hadapan Feng May.
__ADS_1
"Pengawal!!" teriak Feng May.
Dan dengan segera seorang pengawal menghadap kearah Feng May sambil menunduk hormat.
"Beritahukan kepada seluruh bangsawan ras Phoenix dan juga para tetua termasuk para penasihat untuk berkumpul diaula utama sekarang!!" perintah Feng May.
"Baik yang mulia," jawab pengawal tersebut dan dengan segera ia menjalankan perintah Feng May.
Diaula utama...
Para tetua, jenderal dan juga para menteri bingung dengan ucapan Feng May yang mengatakan bahwa ia mendapatkan kabar dari masyarakat ras iblis.
Jenderal pasukan pertama ras Phoenix yang peka dengan keadaan sekitar mengikuti sandiwara ratunya begitu juga dengan tetua pertama yang merasakan akan gerakan ganjil diantara mereka. Akhirnya memainkan peran bersama dengan sang ratu dan jenderal.
"Benar yang mulia tadi saya juga mendengar dari rakyat iblis sendiri bahwa pasukan ras iblis akan menyerang pasukan dunia bawah dan tengah," ucap jenderal pasukan.
"Yah yang mulia saya juga mendapatkan kabar dari bangsawan ras iblis akan pergerakan pasukan ras iblis," ucap tetua pertama.
__ADS_1
Sedangkan semua orang hanya menyimak percakapan dari ke-tiga orang itu dengan wajah bingung.
"Sejak kapan rakyat dan bangsawan ras iblis berpihak kepada kita?" tanya salah seorang bangsawan.
"Aku juga tidak tahu. Mungkin ratu, tetua pertama dan juga jenderal diam-diam menjalin kerja sama dengan rakyat dan salah satu bangsawan diras iblis untuk memantau pergerakan pasukan ras iblis," jawab temannya.
Feng May, tetua pertama dan jenderal masih terus bersandiwara sampai pada malam hari tiba, Feng May membubarkan rapat dadakan tersebut dan ke-3 orang yang bersandiwara tadi pergi keruang belajar Feng May.
"Haah untung saja tadi jenderal dan tetua pertama peka akan kehadiran sampah diantara orang-orang yang ada didalam aula," ucap Feng May.
"Yah yang mulia sekalipun tadi hamba sempat bingung karena yang mulia mengatakan anda mendapat laporan dari masyarakat ras iblis. Jadi saya menajamkan batin untuk mengetahui maksud dari yang mulia sendiri," ucap jenderal pasukan.
"Yah yang mulia saya juga merasakan gerakan halus dari kekuatan spiritual dari arah luar pintu aula," ucap tetua pertama.
"Sekarang bagaimana kita akan membuat pergerakan tanpa diketahui oleh pasukan ras iblis juga mata-mata yang ada didalam kediaman Phoenix sekarang ini?" tanya Feng May meminta pendapat pada tetua pertama dan jenderal pasukan.
"Yang mulia apa tidak sebaiknya kita langsung menghabisi mata-mata yang ada didalam kediaman Phoenix?" ucap jenderal pasukan.
__ADS_1