
Setelah melakukan perjalanan selama 5 hari akhirnya mereka semua tiba dikediaman Feng.Feng May memandangi semua sudut kediaman keluarga Feng.Semua orang yang berada disekitar bahkan didalam kediaman keluarga Feng memandangi Feng May dengan tanpa berkedip sama sekali.
Feng May sedikit merasa tidak nyaman bahkan risih dengan tatapan mata dari pandangan setiap orang yang menatapnya seolah mereka bertanya gadis dari desa mana yang dibawah oleh tuan mereka.Feng May mengabaikan semua tatapan dari orang-orang yang menatapnya sepanjang perjalanan masuk kekediaman keluarga Feng.
"Kakak siapa yang kau bawa?"tanya seorang pria tua yang berusia 3 tahun lebih muda dari Feng San.
"Dia adalah Feng May."jawab Feng San yang mengaku sebagai ayah dari Feng May
Semua orang terkejut mendengar jawaban dari Feng San.Mereka memandangi Feng May dari atas sampai bawah.
"Tuan apa dia adalah gadis yang memiliki darah keturunan Phoenix?"Tanya seorang wanita muda yang Ada didekat pria yang memanggil Feng San kakak.
Feng May memandangi wanita itu dengan alis mengkerut.Wanita muda itu kemudian membalas tatapan Feng May dengan tatapan dingin dan memberikan Feng May tekanan.Sejenak kemudian Feng May membalas tatapan wanita itu dengan pandangan dingin bahkan ia memberikan tatapan membunuh pada wanita itu.
Wanita itu langsung menundukkan kepalanya dan tidak berani menatap mata Feng May.Bukan hanya wanita itu namun semua orang yang semula menatap Feng May langsung menundukkan kepalanya bahkan orang-orang yang bersama dengan Feng San pun langsung merinding Dan menundukkan kepala mereka.
"Tuan wanita itu memberiku tatapan membunuh,ia pasti berniat membunuhku."kata wanita itu memelas
"Huh,Kalau aku ingin membunuh maka aku Akan membunuh langsung ditempat tanpa memberikan tatapan membunuh kepada seekor kecoa yang menjijikan."kata Feng May
Semua orang terkejut dengan kata-kata Feng May yang terdengar dengan nada kesal,bahkan ua mengatakannya dengan tatapan dingin yang mengerikan.Feng May bahkan memberikan tekanan yang luar biasa kuat kepada semua orang yang ada disana.Semua orang tidak berani bergerak dari tempat mereka.
"aku tidak perlu sambutan apapun,tapi..Aku juga tidak senang dengan tatapan kalian semua.Jika aku mau aku bisa membunuh kalian tanpa bergerak dari tempatku berdiri saat ini.Apa ada yang ingin mencobanya?"kata Feng May dengan tatapan yang sangat dingin.
"Kalau begitu aku ingin mencobanya.Mari Kita berlatih tanding nona Feng May.Tapi aku tidak ingin ada pertumpahan darah karena Kita sama-sama dari keluarga Feng,bagaimana?"kata seorang pria dari arah samping.
Dia adalah pria yang sangat tampan dengan rambut berwarna hitam legam terikat dan ia terlihat sangat tampan dengan senyuman yang berseri seperti musim semi.
"baiklah,aku tidak masalah dengan aturanmu.Ayo"kata Feng May
Pria asing itu berjalan kearah arena yang ada ditengah-tengah keramaian.Ditengah-tengah kediaman keluarga Feng terdapat sebuah arena yang digunakan untuk berlatih tanding dengan sesama anggota keluarga Feng pribadi.
__ADS_1
Feng May menghilang dari tempatnya dan langsung muncul diatas arena dihadapan pria asing tersebut.Feng May yang terlatih sebagai asassin atau pembunuh ia harus mempelajari seni beladiri menghilang atau teleport agar ia dapat menghindari pandangan musuh bahkan bisa langsung membunuh tanpa diketahui oleh musuh.
Jarak Feng May dikehidupan sebelumnya saat ia belajar teleport telah sampai pada jarak 50 km jauhnya.Sedangkan jarak tempat Feng May berdiri dengan arena latihan tanding hanya berjarak 30 meter.Semua orang yang melihat kejadian tersebut terkejut bahkan tidak ada yang melihat Feng May bergerak dari tempatnya sama sekali.Yang mana artinya Feng May benar-benar menghilang dari tempatnya berdiri bukan hanya bergerak dengan sangat cepat.
"Nona kau sangat menarik.Bagaimana kau bisa menghilang dari jarak yang jauh."kata pria asing itu
"tidak masalah arena ini hanya berjarak 30 meter dari tempatku berdiri tuan."kata Feng May
"namaku adalah Feng Kai anda dapat memanggilku Kai."kata Feng Kai
Feng May memandangi wajah Feng Kai kemudian ia menganggukan kepalanya dengan pelan.Mendapati tanggapan itu Feng Kai hanya tersenyum.
"Kalau begitu aku akan menyerang anda terlebih dahulu."kata Feng Kai
Feng May menganggukan kepalanya lagi untuk menanggapi perkataan dari Feng Kai.
"Menurutmu siapa yang akan menang?"Tanya Feng Zu kepada Feng Mu
"dengan rencana licik menghilang lalu melukai musuhnya begitu?"Tanya Feng Zu
"tentu saja tidak."jawab Feng Mu
Feng Zu kemudian memandangi Feng Mu.Sejenak kemudian ia memandangi pertandingan Feng May dengan Feng Kai.
Feng Zu adalah anak kedua dari Feng Sui.Feng Sui adalah adik ketiga dari Feng San.Yang artinya Feng Zu adalah sepupu dari Feng Mu.
Feng Kai memanggil Burung Gagak ungu api hitam.Api dari burung ini adalah yang terkuat no.05 setelah kuda kilin api.Feng May memandangi burung Gagak ungu itu.Burung Gagak itu langsung menyerang Feng May dengan api hitamnya.Feng May diam ditempatnya berdiri bahkan ia tidak menghindari serangan tersebut.
Semua orang ditempat itu terkejut bahkan banyak yang mengira bahwa Feng May telah terbakar habis bahkan Chu Ziyao ibu dari Feng May terkejut dan bahkan hampir menyerang Feng Kai dengan es sempurna.
Beberapa menit kemudian api hitam padam dan Feng May masih berdiri tegak bahkan ia sama sekali tidak terluka.Semua orang kaget melihat hal itu Chu Ziyao pun bernafas lega mengetahui bahwa putrinya Feng May masih hidup bahkan ia baik-baik saja tanpa luka gores sedikitpun.
__ADS_1
"sekarang giliranku menyerang bukan."kata Feng May tersenyum
Feng May mengambil ancang-ancang menyerang sedangkan Feng Kai mengambil ancang-ancang bertahan dari serangan yang akan dilepaskan oleh Feng May.
Feng May memiringkan kepalanya kemudian ia mengangkat kedua tangannya didepan dada.Kemudian muncul sebuah asap putih lalu terbentuk sebuah es berwarna biru keputihan.Melihat hal itu semua orang tertawa,namun sebaliknya Chu Ziyao sangat terkejut bahkan ia sampai memanggil kalajengking salju.Bahkan kalajengking salju yang meringkuk melindungi Feng Mu,Feng San dan beberapa orang yang berada disekitarnya gemetar karena memandang Feng May.
Semua terkejut karena Chu Ziyao tiba-tiba memanggil kalajengking salju bahkan kalajengking salju gemetar memandang es yang Feng May.
Feng May tersenyum dingin sembari memandangi es yang berada ditangannya perlahan berubah menjadi bentuk bungan teratai yang perlahan-lahan mekar.Setelah es yang berada ditangan Feng May mekar sempurna ia melemparkan es tersebut kearah belakang Feng Kai.
Sejenak kemudian Feng May melompat kearah Feng Kai dan mendorongnya menyingkir dari arena.Feng Kai yang tidak sempat bereaksi ditangkap oleh ekor kalajengking salju dan ditaruh didekapan kalajengking salju.
Semua orang memandangi Feng May yang melayang ditengah-tengah udara dengan bebas.
"Ibu apa yang terjadi barusan?"Tanya Feng Mu
"Es yang berada ditangan Feng May adalah es teratai absolut itu adalah tingkatan es tertinggi diantara es yang lainnya.Bahkan kau lihat kalajengking salju milik ibu gemetar melihat Feng May."penjelasan dari Chu Ziyao.
Semua yang hadir terkejut mendengar penjelasan dari Chu Ziyao.
"Tapi dia adalah keturunan darah Phoenix."kata Feng San
Chu Ziyao menggelengkan kepalanya sambil memandang Feng May khawatir.
Feng May memandangi semua orang yang ada dibawah dan ia mengangkat tangan kirinya Dan memberikan perlindungan kepada semua orang yang berada dibawahnya.
"Keluarlah,Dan katakan ada urusan apa kau dengan keluarga Feng?"kata Feng May
"hahahahahahahaha...tidak kusangka seorang gadis muda sepertimu memiliki kekuatan Dan ketajaman indera yang luar biasa."kata seseorang dari balik pohon beringin besar yang berusia lebih dari ratusan tahun.
"Suara ini..!"kata Feng San terkejut
__ADS_1