
Malamnya..
Saat jam kerja telah usai,Velyn seperti biasa bersiap-siap akan pulang.
Ketika ia sudah keluar dari kantor Arsen,sesaat Velyn diam sejenak dan berpikir.
"Bagaimana aku akan pulang sekarang?Jika aku pulang,kak Samuel pasti saat ini ada dirumah."ucapnya bicara sendiri.
Dan disaat ia masih terlihat bingung dan termenung.Sebuah mobil pun berhenti tepat dihadapan Velyn.Membuat Velyn pun memandang bingung.Sebab mobil tersebut mobil Arsen.
"Naik lah,aku akan mengantar mu pulang." sahut Arsen menyuruh Velyn untuk masuk ke dalam mobil.
"Ah,tidak usah tuan.Aku bisa pulang sendiri." jawab Velyn langsung menolak.
Membuat Arsen langsung melirik tajam.
"Kau mau naik atau aku akan memotong gaji mu." tukas Arsen mengancam Velyn.
Mau tak mau Velyn hanya bisa menuruti perintah Arsen.Bukan ingin menolak kebaikan Arsen,hanya saja dia tidak mau merepotkan Arsen yang sudah banyak membantunya.
__ADS_1
Diperjalanan,mereka pun tak saling bicara.Karena Velyn masih merasa bingung dan khawatir memikirkan Samuel yang mungkin sudah dirumahnya.
Setibanya di rumah,Velyn pun bingung ketika ia melihat kondisi rumah nya yang masih gelap dan hening.
Arsen pun mengikutinya dari belakang.
"Kenapa?kau heran melihat kondisi rumah mu terlihat sepi?" sahut Arsen.
Velyn pun menoleh ke arah Arsen sambil mengangguk. "Seharusnya kakak ku berada dirumah jika sudah jam segini.Tapi sepertinya dia belum pulang." ujar Velyn.
"Apa kau masih berharap dia akan pulang dan tinggal bersama mu lagi?" tanya Arsen.
Velyn pun sesaat terdiam dengan pertanyaan Arsen sambil menggelengkan kepalanya.
"Ini apa tuan?" tanya Velyn sembari membuka isi dalam sebuah map tersebut.
"Sertifikat kepemilikan rumah mu,yang sekarang sudah sah menjadi milik mu." ungkap Arsen.
Velyn pun langsung membaca isi surat pernyataan tersebut.Ternyata sudah tertulis atas namanya sendiri.Velyn seketika terkejut dan tak mengetahui jika rumah tersebut sudah mengatasnamakan dirinya.
__ADS_1
"Bagaimana anda bisa mendapatkannya?Selama ini aku mencarinya dan tidak tahu jika nama rumah ini sudah berganti nama ku.Karena ku surat rumah ini hilang entah kemana." jelas Velyn sambil mendekap sertifikat rumahnya.
"Mungkin kau tidak akan menyangka jika selama ini adalah ulah bajingan itu.Dia sudah mengambilnya dan mengganti nama ibu mu dengan namanya.Tapi semua sudah ku bereskan,jadi kau sudah sah menjadi pemilik rumah ini." jawab Arsen menjelaskan juga.
Velyn pun langsung kaget dan tak menyangka jika Samuel yang sudah sangat dipercayainya selama ini,ternyata tega menutupi hal itu darinya.
"Aku juga sudah mengetahui apa yang sudah dia perbuat padamu sebelumnya.Maka dari itu aku sudah pastikan jika dia tidak akan berani lagi menganggu mu.Dan kau tidak perlu khawatir lagi jika bertemu dengannya.Keamanan mu akan dijaga selama 24jam." jelas Arsen lagi panjang lebar.
"Keamanan ku dijaga?Siapa yang menjaga ku tuan?Dan kemana kakak ku sekarang ini?Apakah tuan sudah melakukan sesuatu padanya?" tanya Velyn langsung penasaran.
Arsen pun langsung menatap Velyn dengan datar. "Kau ini ternyata sangat cerewet sekali.Istirahat lah,jika besok kau terlambat aku akan menghukum mu lebih lama dari hukuman mu tadi." ujar Arsen memberi peringatan pada Velyn dan langsung pergi meninggalkan kediaman Velyn.
"Terima kasih tuan.Hati-hati dijalan." ucap Velyn dengan bersemangat sambil melambaikan tangannya saat Arsen sudah memasuki mobilnya.
Setelah mobil Arsen pergi,Velyn langsung menutup pintu rumah dan menguncinya.Ia begitu senang dan bersyukur setelah memiliki apa yang sudah menjadi haknya.Artinya ia tidak harus merasa khawatir lagi untuk tempat ia tinggal.Walau pun masih sedikit terbesit dalam benaknya,memikirkan keadaan Samuel sekarang.Tapi ia berharap untuk tidak bertemu sementara waktu.Sampai Samuel bisa berubah dan menjadi sosok pria yang lebih baik lagi.
...****************...
Yuuk dukung terus gaes karya othor🥰🥰
__ADS_1
Siapa yang jadi top fans,othor bagi2 pulsa 50k ya..Ntar diundi akhir bulan..😘😘
Happy reading🌹🌹