Gadis Kecil Milik Tuan Presdir

Gadis Kecil Milik Tuan Presdir
Bab 44


__ADS_3

Di cafe..


Velyn terlihat tak percaya akan bertemu dengan sosok pemuda yang sudah lama hilang kontak dengannya.


Pemuda itu tidak lain bernama Mario,yang pernah menjadi kakak kelas disekolah nya dulu.


Mario yang setelah lulus sekolah memilih melanjutkan kuliahnya diluar negeri,seketika hilang kontak dengan Velyn yang saat itu masih berteman baik antara adik kelas dan kakak kelasnya.


"Bagaimana kabar mu selama ini??Sepertinya kau baik-baik saja?" tanya Mario yang seakan tidak berhenti memandang Velyn.


Bagaimana tidak gadis yang lucu dan manis seperti Velyn,membuat Mario tak pernah bosan untuk memandangi Velyn.


"Yah seperti yang kakak lihat saja,bagaimana dengan mu?Kenapa aku tidak tahu jika kakak sudah kembali ke sini." ujar Velyn.


"Kejutan..Dan aku memang sengaja tidak memberitahu mu.Bahkan ku pikir kau sudah pindah,tapi ternyata kau masih tinggal disini.Aku bersyukur."jelas Mario.


"Oh begitu.Lalu berapa lama kakak akan disini?"

__ADS_1


"Aku belum tahu,tapi yang jelas aku ingin menghabiskan waktu ku bersama mu.Kau tidak keberatan,'kan?" tukas Mario.


Velyn pun tersenyum mengangguk dan menyetujui keinginan Mario.Velyn pun sebenarnya juga merasa sangat senang,karena tanpa diduga Mario yang baru saja pulang dari luar negeri langsung menemuinya.


Velyn juga dulunya sangat mengagumi Mario sebagai lelaki yang hangat dan cukup perhatian.Disaat dirinya sempat menerima bully-an dari teman-temannya,Mario yang sebagai kakak kelas dan tidak begitu akrab dengannya.Tapi dengan sangat senang hati mau melindungi dan memberikan perhatiannya pada Velyn.


Sejak itu rasa kagumnya pada Mario sampai saat ini belum hilang begitu saja.


Disela obrolannya dengan Mario yang sudah membuatnya nyaman.Entah kenapa Velyn merasa sesuatu yang membuat bulu kuduknya merinding.Dan hawa yang membuatnya terasa mencengkam.


"Velyn,kau kenapa?" tanya Mario yang heran melihat Velyn yang seperti mencemaskan sesuatu.


"Ah tidak kak." jawab Velyn sambil tersenyum ke arah Mario.


Dan sesaat Mario pun melirik ke arah seseorang yang berada tepat dibelakang Velyn.Membuat Velyn yang justru berbalik heran.Merasa penasaran,Velyn pun ikut melihat kebelakang dengan menoleh.


"Wooahh.." seru Velyn yang seketika kaget dan bangkit saat melihat sosok Arsen yang tengah berdiri tepat dibelakangnya dengan tatapan yang sangat dingin.

__ADS_1


"Tu..Tuan Arsen." seru Velyn lagi yang langsung syok.


Sementara Mario hanya memandang bingung dan heran dengan reaksi Velyn dan juga Arsen sosok pria asing yang belum pernah ia lihat.


"Aku menghubungi mu berulang kali ternyata kau bersama pria lain." sahut Arsen dengan nada yang tidak senang.


"Hah??" ujar Velyn yang kaget lagi.


"Dia siapa Velyn??Apa kau mengenalnya?" tanya Mario yang menyela karena penasaran.


Belum sempat Velyn menjawabnya,Arsen langsung merangkul leher Velyn dan mendekapnya dari belakang.


"Dia adalah wanita ku dan aku adalah kekasihnya." ungkap Arsen dengan tegas.


"Hah?" seru Mario yang kaget dengan pernyataan Arsen.


"Apa??Tidak,itu tidak benar.Kak Mario,sebaiknya aku pulang dulu.Lain kali kita bertemu lagi.Sampai jumpa." ucap Velyn yang bergegas menyudahi obrolannya dengan Mario dan langsung membawa Arsen pergi meninggalkan Mario.Yang masih merasa bingung dan heran dengan sikap Velyn dan juga pernyataan Arsen.

__ADS_1


__ADS_2