Gadis Kecil Milik Tuan Presdir

Gadis Kecil Milik Tuan Presdir
Bab 86


__ADS_3

Malam pertama..


Setelah mengikat janji suci pernikahan secara sah dan acara dilangsungkan begitu meriah.


Kini Arsen dan Velyn pun berada disebuah kamar hotel VVIP yang begitu mewah.Arsen sengaja memesan khusus demi momen penting untuk malam pertama mereka.


Arsen menarik pelan dagu Velyn,saat Velyn memalingkan wajahnya dari pandangannya


"Lihat aku sayang..Lihat aku baik baik.. Apa kau mencintaiku?"Tanya Arsen dengan pelan dan tatapan yang sangat dalam.


Velyn hanya mengangguk malu.


"Dijawab sayang..Aku ingin mendengar suaramu.." ujar Arsen dengan nada yang berat.


"I..Iya aku mencintaimu.." jawab Velyn dengan perasaan yang sangat gugup.


"Bisakah kau memanggil namaku??Panggil aku Arsen.." tanya Arsen sembari menyebutkan namanya.


"Tapi..Itu akan tidak sopan jika aku memanggil suami ku dengan nama.."Jawab Velyn menjelaskan.


"Aku tidak masalah..Aku ingin kau memanggil namaku saat kita diposisi seperti ini..Kau mengerti?" ucap Arsen yang juga menjelaskan sambil mengusap pipi Velyn.


"Apakah itu harus?" tanya Velyn sesaat.


"Ya..Aku ingin mendengar mu memanggil namaku sayang.." jawab Arsen.


"A..Ar..Aku malu memanggil nama suami ku " ucap Velyn menutup wajahnya dengan kedua tangan.


Arsen pun tersenyum melihat kepolosan Velyn.Ia pun menarik pelan kedua tangan Velyn yang menutupi wajahnya.


"Tidak ada yang harus membuatmu malu..Aku adalah suamimu..Dan aku ingin kau memanggil namaku..Ayo sayang..Panggil namaku Arsen.." ujar Arsen kembali meminta Velyn untuk memanggil namanya.


"A..Arsen."Panggil Velyn dengan pelan dan nada lembut yang keluar dari suara Velyn.


Arsen kembali tersenyum dan langsung mengecup lembut bibir Velyn.


"Panggil namaku lagi."Perintah Arsen.


"A..Arsen.."Panggil Velyn lagi dengan nada sedikit manja.


Arsen kembali mengecup bibir Velyn.


"Sekali lagi sayang.."Perintah Velyn lagi dengan nafasnya yang berat,membuat Velyn semakin gugup dan jantungnya berdegup sangat kencang.


"A..Arsen.." panggil Velyn lagi.

__ADS_1


Dan Arsen pun langsung menci*m bibir Velyn dengan sangat lembut,dan melu*at bibir Velyn dengan sangat dalam.Tak hanya sampai disitu saja,ia pun menci*mi seluruh wajah Velyn.Seakan ia tak ingin melewatkan setiap bagian wajah Velyn untuk ia rasakan.Dan kembali ia melu*at bibir Velyn dan sesekali ia memainkan lidah Velyn.


Velyn pun yang tadinya hanya bisa pasrah dan diam dengan permainan Arsen.Akhirnya ia pun menikmatinya dan mulai pintar mengikuti cara permainan Arsen dalam berci*man.Arsen pun semakin bersemangat dan tanpa henti terus melu*at bibir Velyn dengan na*su nya yang mulai meningkat.Beberapa saat Arsen melepas ci*man nya dan membiarkan Velyn untuk bernafas.Ia pun melepas kaos yang dipakainya dan menunjukan dada bidangnya yang berbentuk roti sobek dihadapan Velyn.


Setelah melepas pakaiannya,ia pun akan melanjutkan permainannya.Tapi sesaat Velyn menahan bibir Arsen yang akan kembali ia lanjutkan,dan membuat Arsen memandang bingung.


"Kenapa?"Tanya Arsen sedikit bingung


"Aku belum mandi.. Bolehkah aku mandi dulu?'"Tanya Velyn dengan polosnya.Sebab ia menyadari sejak selesainya acara,Velyn belum sempat membersihkan tubuhnya.


Arsen pun hanya bisa tersenyum mendengar ucapan Velyn.Ia pun menempelkan dahinya pada Velyn.


"Kau mandi atau pun tidak,tidak akan menghilangkan rasa na*su ku padamu. sayang." goda Arsen membuat Velyn kembali merasa malu dan hanya bisa tersenyum.


Arsen semakin bersemangat saat Velyn menunjukkan senyuman yang tak bisa membuatnya berpaling dari apa pun.


"Aku sangat mencintaimu sayang.. Sangat..Dan tidak akan pernah melepaskan mu..Katakan kau mencintaiku sayang.." ungkap Arsen dengan nada ******* yang membuat Velyn merinding.


"Aku mencintaimu Arsen..''Ungkap Velyn dengan pelan.


Arsen pun perlahan membantu Velyn membuka pakaian yang dipakainya.Untuk pertama kalinya ia dapat melihat bentuk tubuh Velyn yang putih dan mulus.


Arsen perlahan memeluk tubuh Velyn dengan erat dan ingin merasakan seluruh tubuh Velyn tanpa memakai apa pun.Arsen seakan ingin menyatukan tubuhnya dengan tubuh Velyn.Pikirannya pun sudah mulai dirasuki na*su birahinya yang meningkat.Selayaknya lelaki normal yang akan menunjukkan dirinya dalam permainan panasnya


Arsen mengubah tubuh Velyn,mendekap tubuh Velyn dari belakang dengan posisi duduk. Agar posisi mereka jadi lebih dekat dan seolah-olah saling terikat.


Velyn hanya bisa menikmatinya dengan suara desahannya.


"Ahhh.."Lirihnya dengan suara manjanya dan menunjukkan wajah imutnya.


Arsen langsung menarik dagu Velyn kearah wajahnya untuk kembali menci*m bibir Velyn.Mel*matnya tanpa henti dan tangannya memegangi leher Velyn seperti gambaran ingin mencekik tapi lembut.


Setelah cukup lama Arsen mel*mat bibir Velyn.Ia pun mengubah posisi Velyn yang sekarang berada dibawah kungkungannya.


"Sayang.. Jadikan aku adalah lelaki pertama dan terakhirmu.. Kau sudah terikat denganku.. Jangan coba untuk lari dariku..Kau mengerti.'' ucap Arsen sebelum melakukan kebagian intinya.


Velyn hanya mengangguk pelan sambil tersenyum.


"Biarkan aku melakukannya dan kau hanya menikmatinya saja.."Bisik Arsen ditelinga Velyn dan langsung menci*mi telinga Velyn.


Dan Arseb pun meneruskan permainannya hingga mereka melewati malam yang panjang.


Beberapa saat,Velyn merasakan sakit saat Arsen melakukan gerakan "Intinya".


"Akh..''Lirih Velyn sambil menutup matanya.

__ADS_1


"Kau baik baik saja?"Tanya Arsen sesaat menghentikan aktifitasnya.


Velyn menggelengkan kepala.


"A..Aku tidak apa apa.."Jawab Velyn memandangi Arsen.


"Tenang sayang.. Sakit ini hanya sesaat,setelah ini kau akan menikmati puncak kepuasanmu.''Jelas Arsen seakan mengerti situasi Velyn yang tak ingin mengatakannya.


Velyn hanya mengangguk pelan.


Arsen meneruskan aktifitasnya.


( Maaf ya Readers.. Cuma sampai sini saja alur adegannya..Karna Othor ga mau terlalu vulgar alurnya..Takut ditolak NTun.. Mohon jangan protes kenapa tidak ditulis detailnya 😉😉 )


Beberapa jam kemudian..


Setelah melewati malam panjang mereka,Arsen pun merebahkan tubuhnya disamping Velyn sambil memeluknya.Yang seluruh tubuh mereka hanya ditutupi selimut tebal karna tidak memakai helaian pakaian satu pun.


"Apa kau sekarang kau bahagia sayang?"Tanya Arsen mendekap tubuh Velyn dengan erat.


"I..Iya.. Dan ini pengalaman pertama ku."Jawab Velyn dengan malu malu.


"Dan aku bahagia aku menjadi lelaki pertama yang bisa memilikimu seutuhnya..Terima kasih sayang..Kau sangat membuatku tak bisa melepas mu..Tetaplah selalu berada di sisiku..Untuk selamanya.."Ungkap Arsen mengecup pipi Velyn.


Dan mereka pun tertidur.


................


Keesokan harinya..


Arsen terbangun lebih dulu dan melihat Velyn masih tertidur didalam dekapannya.Sesaat ia memperhatikan wajah polos Velyn ketika tidur.Velyn begitu nyenyak dan nyaman saat tidur berada didekapnya.


Maafkan aku sayang..Sudah membuatmu sedikit terluka..Akan ku pastikan tidak akan ada satu pun yang bisa mengusik kehidupan kita..Batin Arsen sambil mengusap usap pipi Velyn.


Tak berapa lama,Velyn pun terbangun dan membuka matanya.Ia melihat Arsen yang sejak tadi sudah memperhatikan dirinya.


"Selamat pagi sayang.." sapa Arsen sambil mengecup lembut dahi Velyn dengan sangat romantis.


"Selamat pagi sayang.." balas Velyn dengan tersenyum bahagia.


"Terima kasih untuk malam yang indah..Kau wanita hebat.."Ujar Arsen mencoba menggoda Velyn.


Velyn yang merasa malu,menutupi wajahnya dengan selimutnya.Arsen langsung menarik pelan selimut tersebut dan menci*m bibir Velyn dengan lembut.


Dan akhirnya mereka kembali melakukan aktifitas panasnya di pagi hari.😁😁

__ADS_1


...****************...


Maaf ya readers..Kalo MP nya kurang hot..🤣🤣


__ADS_2