Gadis Kecil Milik Tuan Presdir

Gadis Kecil Milik Tuan Presdir
Bab 54


__ADS_3

Pada saat jam makan siang,Velyn bergegas meminta ijin pada Arsen pergi makan siang.


"Tuan,apakah boleh aku pergi ijin makan siang di luar?" tanya Velyn dengan nada yang datar.


"Makan siang di luar??Kenapa?Bukankah kau biasa membawa bekal?" tanya Arsen balik karena merasa heran melihat Velyn ingin pergi makan siang diluar.


"Iya,tapi untuk hari ini aku tidak membawanya tuan.Aku 'kan semalam menginap di rumah mu." jelas Velyn mengingatkan Arsen.


"Oh,oke.Tapi hanya 1 jam jika kau telat 5 menit saja,gaji mu akan ku potong."ujar Arsen menakuti Velyn dengan mengancam gaji.


"Terserah anda saja." tukas Velyn langsung seraya pergi meninggalkan ruangan Arsen.


Arsen pun hanya menatap bingung.


Setelah Velyn pergi,Arsen pun memanggil Jeremy untuk menemuinya.Jeremy yang berada diluar ruangannya,dengan cepat datang dan menemui Arsen.


"Tuan memanggil saya?" tanya Jeremy sambil menundukkan kepala.

__ADS_1


"Yah,aku punya tugas penting untuk mu." jawab Arsen.


"Baik tuan,akan segera saya kerjakan." jawab Jeremy menuruti perintah Arsen.


...****************...


Velyn pun mencari tempat untuk membeli dan menikmati makan siangnya.Hingga ia pun memutuskan suatu kedai makanan yang tidak begitu ramai tapi makanan dan suasananya sangat nyaman untuk dinikmati.


Setelah memesan dan membayarnya,Velyn langsung menikmati makan siangnya yang tempatnya tepat diluar.Dan membuat Velyn dapat merasakan suasana udara yang saat itu sedang sejuk.


Disela ia sedang menikmati makan siangnya,tiba-tiba seseorang menepuk bahunya dari belakang dan menyapa.


"Kak Mario." seru Velyn saat menoleh ke belakang dan beranjak bangkit.


"Kebetulan sekali kita bisa bertemu disini.Apa kau sering kesini?" ujar Mario dan bertanya sembari menarik kursi yang ingin duduk bersama Velyn.


"Ah tidak,aku baru pertama kali makan disini.Dan sepertinya ini kebetulan sekali kak.Hehe." ujar Velyn sesaat tersenyum.

__ADS_1


"Begitu,tapi aku senang bisa bertemu dengan mu lagi.Dan apakah Minggu ini kau punya waktu?"


"Waktu?" tanya Velyn bingung.


"Yah,kalau kau punya waktu dan tidak keberatan aku ingin mengajak mu jalan-jalan.Bagaimana?" usul Mario yang ingin mengajak Velyn.


Sejenak Velyn pun berpikir.


"Jangan berpikir lagi,aku tahu kau pasti tidak keberatan.Aku akan menjemput mu hari Minggu jam 3 sore.Oke." ujar Mario langsung menikmati makanan yang sebelumnya sudah ia beli.Velyn tak dapat menolak dan hanya bisa tersenyum.


Sejam selesai makan siang,Velyn bergegas kembali ke kantor.Sayangnya Mario tidak bisa mengantar Velyn karena ia harus pergi untuk bertemu seseorang.Velyn pun juga tidak ingin Mario mengantarnya sampai ke kantor.Sebab dia tidak ingin jika Arsen kembali melihat dirinya diantar oleh Mario.Melihat Arsen yang begitu tidak senang melihat Mario berada didekatnya.Jadi Velyn merasa tenang jika Mario tidak jadi mengantarnya.


Setibanya dikantor,sebelum menuju ruangan Arsen.Velyn tanpa sengaja bertemu dengan Alethea yang ternyata belum meninggalkan kantor Arsen.Velyn seketika kaget tapi berusaha bersikap tenang.Kala Alethea melihat dirinya dengan tatapan yang begitu serius.


"Bisakah aku bicara dengan mu sebentar?" ujar Alethea yang ingin bicara pada Velyn.


Sejenak Velyn bingung dan berpikir.

__ADS_1


"Hanya sebentar saja,tidak akan lama.Tolong." sahut Alethea lagi.


Velyn pun mengangguk dan terpaksa menuruti permintaan Alethea.Alethea pun mengajak Velyn ke suatu tempat yang tidak begitu ramai orang tapi masih di area kantor.


__ADS_2