
Jeremy akhirnya membawa gadis asing ke apartemennya.Dan sengaja mengobati luka gadis itu seorang diri.Ia pun cukup prihatin saat melihat kondisi gadis asing itu.Terlalu banyak luka memar di sekujur tubuhnya dan wajahnya.Membuat Jeremy pun sedikit merasa penasaran apa yang terjadi pada gadis tersebut.
"Malang sekali nasib gadis ini?Sepertinya dia baru mengalami kekerasan fisik." ujarnya langsung menebak sendiri.
Disaat dirinya masih tengah memperhatikan gadis itu.Gadis itu langsung mengigau dengan keadaan tanpa sadar.
"Tolong,jangan sakiti aku ayah..Hiks..Ibu,tolong aku..Hiks..Kenapa ibu tidak menolongku.Hiks." rintih gadis itu serat menangis dengan keadaan mengigau.
Jeremy pun mencoba untuk membangunkan gadis tersebut.Tapi ternyata gadis itu justru kembali tidak sadarkan diri.
"Sepertinya nasib gadis ini benar-benar sangat malang." ujar Jeremy yang akhirnya membiarkan gadis itu dengan keadaan tidak sadarkan diri.
Ia masih bertahan untuk tidak membawa gadis itu ke rumah sakit.Karena menurutnya hanya akan mengeluarkan banyak biaya,dan dirinya justru akan dimanfaatkan oleh pihak keluarga si gadis.Jika mengetahui keadaan gadis itu sedang dirawat di rumah sakit.
...***************...
__ADS_1
Keesokan harinya ..
Jeremy mulai bersiap-siap akan berangkat menuju kediaman Arsen.Tapi,baru akan bersiap-siap tanpa sengaja ia melihat sang gadis asing itu mulai perlahan membuka mata.Jeremy mencoba memperhatikan gadis itu dari jarak beberapa senti.
Sementara gadis itu mencoba membangunkan tubuhnya.Dan memperhatikan situasi yang tidak ia kenal.
Dimana aku?Tempat apa ini?batin gadis itu sesaat.
"Kau sudah sadar?Apa kondisi mu sudah lebih baik?" sahut Jeremy langsung menghampiri gadis asing itu.
"Dirumah ku dan tidak perlu tahu siapa aku.Aku terpaksa membawa mu kesini,karena semalam kau jatuh pingsan saat kau hampir tertabrak mobil kum" jelas Jeremy.
"Terima kasih karena anda sudah menolong saya.Dan maaf sudah merepotkan anda." ucap gadis asing itu dengan nada pelan.
"Ini,uang untuk mu.Maaf,aku tidak bisa mengantar mu pulang.Tapi uang ini bisa kau gunakan untuk ongkos taxi dan biaya pengobatan luka mu.Tubuh mu penuh dengan luka-luka memar.Sebaiknya diobati sebelum luka itu bertambah parah." ujar Jeremy sembari memberikan sejumlah uang pada gadis asing itu.
__ADS_1
"Maaf saya tidak bisa menerima uang dari anda.Terima kasih untuk kebaikan anda.Saya akan pergi." jawab gadis itu langsung menolak uang pemberian Jeremy.
Gadis itu pun langsung beranjak bangkit dan mencoba untuk berjalan.Tapi,gadis itu justru terjatuh lemas karena kondisinya yang masih belum begitu pulih.
Jeremy yang melihat dengan cepat memapah tubuh gadis asing itu.
"Kalau kondisi mu masih sangat lemah,sebaiknya kau jangan pergi dulu.Menetap dulu disini sampai kondisi mu sudah benar-benar pulih.Aku akan panggilkan dokter untuk memeriksa kondisi mu.Tapi aku tidak bisa membawa mu ke rumah sakit." ujar Jeremy langsung mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seorang dokter yang tak lain adalah masih temannya.
"Tapi anda tidak perlu melakukan ini.Saya tidak mau menyusahkan anda.Lebih baik saya pergi saja." ucap gadis itu yang memaksa ingin pergi.
"Hei..Bagaimana bisa kau pergi dengan kondisi lemah seperti ini?Aku tidak tahu apa yang terjadi pada mu,tapi sekujur tubuh mu itu penuh luka.Aku sudah mencoba mengobati nya semalam,tapi ku rasa itu tidak akan membuat luka mu itu membaik.Jadi turuti saja apa kata ku,karena yang kulakukan juga untuk kebaikan mu." tegur Jeremy yang justru memaksa menahan gadis itu untuk tidak pergi.
Pada akhirnya gadis itu hanya bisa menuruti perintah Jeremy.Karena ia pun tak bisa berbuat banyak dengan kondisinya yang memang masih sangat lemah.
...****************...
__ADS_1