
Malam harinya..
Velyn akhirnya terpaksa bermalam dikediaman Arsen.Mau tidak mau ia harus menuruti perintah Arsen,karena dirinya benar-benar sudah dijebak oleh Arsen dan terlebih ia masih membutuhkan pekerjaan dari Arsen.
"Ini pakaian tidur mu." ujar Arsen sembari memberikan pakaian pada Velyn.
Sesaat Velyn memperhatikan pakaian yang berbentuk yang seperti bukan piyama.Melainkan sebuah lingerie sexy berwarna putih dengan bahan sehalus sutra.
Seketika Velyn pun membulatkan kedua matanya karena terkejut.
"Maksud tuan apa memberikan aku ini?Memangnya tuan pikir aku gadis murahan.!" tukas Velyn langsung mengembalikan pakaian tersebut pada Arsen dan melihat Arsen dengan kesal.
Arsen pun langsung tersenyum karena merasa lucu dengan sikap Velyn.
"Aku hanya bercanda,Ini tetap kau simpan.Dan akan ada saatnya kau akan memakai pakaian ini." ujar Arsen yang tetap memberikan lingerie tersebut pada Velyn sambil memicingkan matanya sebelah.Yang seakan sengaja ingin menggoda Velyn.
Velyn hanya melihat Arsen dengan aneh.
Sejak kapan pria ini jadi mesum? batin Velyn dalam hati.
"Lalu pakaian tidur ku bagaimana tuan?Sebaiknya biarkan saja aku pulang.Anda juga tidak usah repot mengantarku.Oke." kata Velyn yang mencoba untuk ijin pulang pada Arsen.
Arsen pun langsung menatap dingin ke arah Velyn.Yang membuat Velyn langsung ketakutan.
"Menginap disini juga boleh..Hehe." ujarnya sambil tertawa terpaksa.
"Baju tidur mu ada dikamar itu,Kau bebas memilihnya." kata Arsen yang seketika raut wajahnya berubah.
__ADS_1
"Oh,baik lah.Kalau begitu aku akan pergi untuk tidur.Selamat malam tuan." ucap Velyn langsung membalikkan tubuh dan akan memasuki kamar yang ditunjuk oleh Arsen.Kamar dimana Velyn sempat dikurung oleh Arsen sebelumnya.
Namun,baru melangkah masuk ke kamar Arsen justru menarik tubuh Velyn dan mendekapnya dari belakang.
Sontak membuat Velyn kaget dan mematung.Arsen semakin mendekap tubuh Velyn dan merasakan bau tubuh Velyn yang membuatnya tidak ingin lepas beberapa saat.
"Tu..Tuan kenapa lagi?" tanya Velyn yang masih berdiri mematung dan dengan tubuh yang sedikit gemetar.
"Hanya sebentar,biarkan aku memeluk mu seperti ini.Rasanya aku sangat nyaman." ungkap Arsen dengan nada berat.
Velyn pun tak bisa berkutik dan hanya bisa pasrah membiarkan Arsen mendekap tubuhnya.Sebab mencoba untuk mengelak pun percuma,karena Arsen sudah jelas akan semakin mendekap tubuhnya.Arima dan nafas Arsen pun,Velyn seketika dapat merasakannya.
Kenapa dia selalu seperti ini?Dia seperti orang yang terlalu posesif. gumam Velyn sejenak.
Beberapa saat Arsen pun melepaskan pelukannya dan membalikkan tubuh Velyn ke arahnya.
Velyn pun menatap ragu pada Arsen.
"Kata-kata ku serius dan tidak main-main." sambungnya lagi dan memegangi kedua bahu Velyn.
Velyn hanya melirik ke arah bahunya sambil menarik nafas panjangnya.
"Maaf tuan,aku tidak bisa." jawab Velyn langsung menolak perasaan Arsen.
Membuat Arsen langsung mengernyitkan pandangannya. "Kenapa?Kau masih meragukan perasaanku?Kenapa kau cepat sekali menolak ku?" tanya Arsen ingin tahu.
"Jika tuan tanya begitu,jawabannya pasti iya.Bukan aku masih meragukan kebaikan anda,tapi aku masih belum yakin untuk perasaan mu tuan.Bagi ku anda terlalu cepat dan aku takut anda hanya terbawa keinginan saja bukan benar-benar dari hati anda yang memiliki perasaan padaku." jelas Velyn panjang lebar.
__ADS_1
Arsen pun langsung tersenyum mendengar jawaban Velyn yang tak secepat itu menerima hatinya.
"Bagi ku tidak masalah jika kau masih meragukan perasaan ku,kalau begitu biarkan saja waktu yang akan menjawab.Tapi intinya aku ingin kau tetap menjadi wanita ku.Aku tidak ingin kau menolak ku." ucap Arsen.
"Tapi bukan berarti anda akan bisa bebas memperlakukan ku seperti layaknya sepasang kekasih.Karena aku belum sepenuhnya menerima mu tuan." tukas Velyn.
Arsen pun mengusap rambut Velyn dengan lembut.
"Baik lah,aku akan menuruti semua kata-kata mu gadis kecilku.Lalu,bagaimana jika malam ini kau menemani ku tidur?" tanya Arsen sambil menatap ingin menggoda Velyn.
Velyn seketika menatap sinis ke arah Arsen. "Anda terlalu percaya diri tuan,lebih baik aku tidur bersama ayam daripada sama anda.Selamat malam." ucap Velyn langsung masuk kedalam kamar dan menutup pintunya dengan cepat.
Arsen hanya bisa tersenyum lucu melihat tingkah laku polos Velyn.Ia benar-benar dibuat mabuk cinta oleh Velyn si gadis kecil.
...****************...
Keesokan harinya..
Velyn langsung bangun dari tempat tidurnya dan bergegas mandi untuk bersiap-siap ke kantor.
Setelah membersihkan tubuhnya dan berganti pakaian,Velyn langsung keluar dari kamarnya.Dan akan berniat turun ke lantai bawah.
Namun,baru akan menuruni tangga tiba-tiba saja seseorang menarik tangannya dan membawanya ke kamar.
Sontak membuat Velyn terkejut,terlebih saat mulut Velyn dibekap dan tubuhnya dihempaskan ke dinding.
Velyn pun seketika membulatkan kedua matanya,kala melihat sosok seseorang itu.
__ADS_1