Gadis Kecil Milik Tuan Presdir

Gadis Kecil Milik Tuan Presdir
Bab 87


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian..


Arsen dan Velyn kini tengah menikmati masa menjadi pengantin baru.Velyn yang masih tak percaya jika dirinya kini sudah berstatus menjadi istri dari seorang Presdir seperti Arsen yang sangat disegani oleh siapa pun.


Velyn pun mulai belajar menjadi seorang istri yang baik untuk Arsen.Biar pun masih memiliki banyak kekurangan dan belum berpengalaman,untungnya Arsen selalu sabar menghadapi Velyn yang sebenarnya memang masih terlalu untuk menjadi seorang istri.


Tapi Arsen juga akan selalu berusaha menjadi suami yang akan tetap pengertian dan memberikan perhatian yang penuh untuk istri yang sangat dicintainya.


"Sayang,aku ingin nanti siang kau mengantarkan makan siang untuk ku.Karena aku ingin makan siang buatan mu." ujar Arsen saat tengah menikmati sarapan paginya.


Sontak membuat Velyn langsung menoleh kaget. "Hah?Makan siang buatan ku?Tapi bukankah kamu bilang,masakan ku tidak enak?" tanya Velyn yang mengungkit masakannya yang pernah dinilai tidak enak oleh Arsen.

__ADS_1


Arsen pun hanya tersenyum tipis. "Yah,tapi kau bisa mencobanya lagi sayang.Entah kenapa hari ini aku ingin makan siang buatan mu." jawab Arsen.


"Tapi,aku merasa tidak percaya diri kalau kamu suruh aku lagi untuk memasak." ujar Velyn dengan wajah murung.


"Jangan patah semangat sebelum mencobanya sayang.Dan kenapa kau tidak ikut kursus memasak saja.Itu pun kalau kau mau." ujar Arsen memberi semangat sekaligus memberi saran.


"Kursus masak?Ah tidak,itu hanya membuang uang.Lebih baik aku belajar masak dengan koki kamu." jawab Velyn menolak saran Arsen.


"Tapi -" ujar Velyn sedikit ragu.


"Kau harus tahu,kekayaan ku sampai 7 turunan pun tidak akan habis.Bahkan jika aku harus memakai koki terkenal dari luar negeri sekali pun,bagi ku tidak masalah.Asal kau nyaman untuk belajar masak sayang." tukas Arsen kembali menyombongkan kekayaannya.

__ADS_1


"Ya sudah,kalau menurut kamu lebih baik begitu.Baik lah,nanti siang aku akan membawakan makan siang buatan ku.Kali ini aku akan mencoba untuk belajar lagi.Kalau memang gagal lagi,aku akan ikut kursus masak." jawab Velyn yang akhirnya menuruti saran Arsen dan memenuhi permintaan Arsen.


"Itu baru istri ku.Nanti Jeremy akan menjemput mu.Aku berangkat." ujar Arsen sembari bangkit dari duduknya dan akan bersiap-siap berangkat ke kantor.


Velyn pun mengikutinya dari belakang dan mengantarnya hingga ke depan pintu depan.Sebelum berangkat,Arsen pun lebih dulu mengecup mesra dahi hingga pipi dan bibir Velyn dengan lembut.


Jeremy yang sejak tadi sudah menunggu hanya bisa memandang pemandangan manis yang sesaat membuatnya sedikit iri.Bagaimana tidak jika Jeremy yang usianya sudah menginjak hampir 30tahun,tapi masih belum memiliki pasangan.Bahkan seorang kekasih pun belum juga.Karakternya yang cukup dingin dan tegas.Membuat semua wanita yang hampir mengenalnya justru merasa takut.Karena selain sifatnya yang dingin dan tegas.Jeremy juga pria yang kaku dan tak ada pengalaman untuk mendekati wanita.Hingga membuat wanita mana pun juga merasa bosan.


Ah..Pemandangan yang cukup manis,tapi membuat ku jadi sebal.Kapan aku bisa punya pacar? Gerutu Jeremy dalam hatinya.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2