Gadis Kecil Milik Tuan Presdir

Gadis Kecil Milik Tuan Presdir
Bab 41


__ADS_3

"Hai Velyn,apa kabar?" sapa seseorang yang berdiri tepat dihadapan Velyn sambil menunjukkan senyuman yang ramah.


Seketika membuat Velyn diam mematung.


...****************...


Arsen mulai terlihat gusar saat ia terus mencoba menghubungi Velyn,tapi tidak menjawab.


"Kemana lagi gadis itu?Kenapa sulit sekali untuk dihubungi??Gadis itu benar-benar seperti rakun.Ck." gerutu Arsen yang mondar mandir merasa tidak tenang.


Beberapa saat ia pun langsung meninggalkan kediamannya dan pergi.


...****************...


Sementara Ivana yang tengah menikmati makan siangnya di rumah,didatangi oleh sang asisten pribadinya.


"Maaf nona,saya menganggu waktu makan siang anda." ujar sang asisten pribadinya.


Ivana pun hanya melirik dingin dan tetap menikmati makan siangnya.

__ADS_1


"Katakan,kenapa kau selalu saja datang disaat aku sedang menikmati makan siang ku." tukas Ivana yang secara tidak langsung melakukan protes pada sang asisten pribadinya.


"Maaf nona,saya harus menyampaikan kabar buruk ini pada anda.Bahwa bar milik anda telah di tutup dan di segel secara permanen oleh pihak berwajib.Termasuk menahan semua karyawan dan gadis-gadis yang akan dipekerjakan nona." ungkap sang asisten pribadinya.


Sontak membuat Ivana kaget dan langsung bangkit menoleh tajam ke arah sang asisten pribadinya.


"Apa katamu?!! bagaimana bisa itu terjadi?" tanya Ivana dengan nada tingginya.Karena jelas membuatnya seketika amarahnya mendidih saat mengetahui bisnis gelap yang ia miliki selama ini,bisa ketahuan langsung oleh pihak kepolisian.Sebab bisnis yang dijalaninya ternyata tidak ada surat ijin yang sah atau bisa bisa dikatakan ilegal dan melanggar hukum.


"Maaf nona,ini diluar kendali saya.Saya tidak mengira jika ada seseorang yang mencoba mengusik usaha anda." jawab sang asisten pribadinya dengan kepala menunduk.


Plak..


"Dasar bodoh.!!Tolol.!!Apa saja kerja mu selama ini??Segera bereskan kekacauan ini dan jangan sampai aku kehilangan bisnis ku.!! paham.!" bentak Ivana langsung meluapkan seluruh amarahnya pada sang asisten pribadinya.Ia seakan tidak terima dengan cara kerja sang asisten yang dianggapnya tidak becus.Hingga ia harus menerima masalah yang begitu besar.


Disela ia meluapkan amarahnya pada sang asisten pribadi.Sang pelayan pun datang menghampiri Ivana.


"Maaf nona,ada pihak kepolisian datang mencari anda." ucap sang pelayan.


Ivana pun langsung mengernyitkan pandangannya dan sesaat menoleh kearah sang asisten.

__ADS_1


"Ada keperluan apa mereka mencari ku?"tanya Ivana lebih dulu ingin tahu.


"Maaf nona,mereka tidak memberitahukan tujuannya ingin bertemu nona." jawab sang pelayan.


Ivana pun seketika mendengus kesal saat melihat sang pelayan. "Dasar pelayan bodoh.!" umpatnya pada sang pelayan sembari meninggalkan mereka berdua.


...****************...


Arsen kini sudah berada didepan pekarangan rumah milik Velyn seorang diri.Sesaat dia berdiri diam sambil menghela nafas panjangnya.


"Kurasa aku memang sudah gila dibuat gadis itu.Tanpa sadar aku sudah berada disini.Ck." gerutunya sebelum berjalan menuju pintu rumah Velyn.


Ia benar-benar tak mengira jika Velyn memang sudah membuatnya hampir menggila.Sosok gadis asing yang awalnya ia tak begitu peduli.Tapi ternyata membuatnya tak bisa jauh sedikit pun dari Velyn.


Ia pun langsung berjalan ke arah pintu Velyn dan mengetuknya beberapa kali.


Namun ternyata pintu sama sekali tidak terbuka dan tak mendengar sedikit pun suara Velyn dari dalam.


"Kenapa dia tidak menjawab?Apakah dia sedang pergi?" tanya Arsen bicara sendiri dan bingung.

__ADS_1


__ADS_2