Gadis Kecil Milik Tuan Presdir

Gadis Kecil Milik Tuan Presdir
Bab 40


__ADS_3

Melihat reaksi Samuel yang seakan melampiaskan amarahnya,Arsen hanya bisa tersenyum.Senyuman yang mengartikan tengah meremehkan Samuel.


"Sejujurnya aku belum puas,karena seharusnya kau harus menebus perbuatan mu lebih dari ini." jawab Arsen dengan santainya.


Samuel pun semakin menatap tajam ke arah Arsen.


"Siapa kau sebenarnya??Kenapa kau harus muncul di kehidupan ku dan Velyn?" tanya Samuel dengan nada yang dingin.


"Aku tidak perlu memberitahu mu siapa aku,Karena biar bagaimana pun kau tidak akan bisa menantang ku." jawab Arsen.


"Lalu kenapa kau menjebak ku sampai aku bisa disini.!!Bukankah aku sudah mengikuti apa mau mu?Tapi kenapa kau justru menipuku, brengsek.!" sentak Samuel kembali meluapkan emosinya pada Arsen.


Sebab ia merasa Arsen telah menipu dirinya,dengan menyuruh untuk pergi menjauh dari kehidupan Velyn.Jika rahasia yang selama ini sudah ia tutupi tidak ingin terbongkar.


Tapi kenyataannya,Arsen justru membuat dirinya harus mendekam dipenjara.

__ADS_1


"Karena aku tidak memercayai mu jika kau benar-benar akan menjauh dari kehidupan gadis ku.Tempat ini kurasa lebih bagus untuk mu,yang mungkin bisa menyadarkan mu dan bertobat dengan Tuhan." ucap Arsen sembari beranjak bangkit dan meninggalkan Samuel.


"Bajingan sialan kau.!!Aku bersumpah akan membunuh mu brengsek.!" teriak Samuel yang sekencang mungkin,saat Arsen telah pergi.


Hidupnya pun kini benar-benar hancur setelah apa yang sudah ia perbuat pada Velyn.Ia tak pernah mengira jika kebusukan yang selama ini sudah ia sembunyikan dari Velyn,ternyata akan terbongkar begitu saja oleh Arsen dan membuatnya harus mempertanggung jawabkan dengan hukum.


Samuel pun akhirnya harus menjalani masa-masa harinya berada dalam penjara dengan waktu yang cukup lama.


...****************...


Saat dirinya tengah sibuk,Velyn seketika menoleh ke arah pintu karena seseorang yang tiba-tiba masuk ke ruangan Arsen.


Wanita itu tidak lain adalah Ivana sendiri.Yang masih begitu nekat datang untuk menemui Arsen.Tapi sayangnya,bukan Arsen yang ia temui justru Velyn lah yang seketika membuat ia menatap tajam.


"Sedang apa kau disini gadis ja*ang??" tanya Ivana dengan nada yang tidak senang.

__ADS_1


Velyn pun hanya menghela nafas saat kembali bertemu dengan wanita yang hampir membuatnya terjerumus dalam lembah hitamnya.


"Aku sedang tiduran nona,anda bisa lihat?" jawab Velyn dengan santainya.


Ivana semakin menatap tajam ke arah Velyn,yang seakan sedang memandang remeh padanya.


"Lebih baik kau pergi dari tempat ini.Tempat ini tidak layak untuk gadis miskin seperti mu.!" pekik Ivana yang ingin mengusir Velyn.


"Maaf nona,anda tidak punya hak untuk mengusir ku.Anda bukan bos ku dan tempat ini juga bukan punya anda.Apa anda yang menggaji ku?Lebih baik anda saja yang pergi." jawab Velyn dengan beraninya menantang Ivana.Sebab ia tidak mau lagi terlihat lemah karena ulah Ivana.Terlebih Ivana hanya seorang diri tanpa pengawal dibelakangnya.


Ivana yang tidak terima langsung menarik tangan Velyn secara paksa dan menyeretnya keluar dari ruangan Arsen.


Velyn yang tak sempat melepaskan tangannya dari cengkraman Ivana,seketika membuatnya langsung jatuh tersungkur.


Buk..

__ADS_1


"Ja*ang sialan tidak tahu diri,kau pikir kau bisa melawan ku.!!Keluar kau dari sini.!" bentak Ivana dengan emosi yang meluap.


__ADS_2