Gadis Kecil Milik Tuan Presdir

Gadis Kecil Milik Tuan Presdir
Bab 41


__ADS_3

"Anda tidak punya hak disini nona.!!Cuma tuan Arsen yang berhak atas posisi ku disini.!" jawab Velyn dengan nada yang lantang sembari bangkit.


Hal itu pun membuat emosi Ivana kembali meluapkan dan akan melayangkan sebuah pukulan ke arah Velyn.Velyn hanya memilih menutup mata dan membiarkan Ivana memukul wajahnya.Karena dengan tujuan agar bisa mendapatkan bukti kekerasan yang dilakukan Ivana terhadap dirinya.


Namun,belum sempat pukulan itu melayang ke arah wajah Velyn.Seseorang langsung mencengkram tangan Ivana dengan kuat.Yang seakan menahan tangan Ivana sebelum memukul wajah Velyn.


Ivana pun langsung menoleh tajam dan seketika raut wajahnya berubah panik.Saat mengetahui seseorang itu tidak lain adalah Arsen sendiri.Sembari menatap dirinya dengan tatapan yang tajam dan menusuk.


Arsen langsung menghempaskan tubuh Ivana hingga terjatuh.Seakan perlakukan Arsen membalikkan apa yang Ivana lakukan pada Velyn.


Buk.. "Akh." lirih Ivana sesaat sembari bangkit.


Arsen pun menghampiri Velyn dan melihat keadaan Velyn dengan cukup khawatir.


"Kau baik-baik saja?Apa dia melukai mu?" tanya Arsen lebih dulu pada Velyn.

__ADS_1


Velyn mengangguk dengan menunjukkan wajah memelas. "Iya tuan,aku baik-baik saja.Dia hanya mendorong ku sampai jatuh " jelas Velyn yang sengaja mengadu pada Arsen.


Arsen pun kembali menoleh tajam dan menghampiri Ivana.Yang membuat Ivana tak berkutik dan hanya bisa tertunduk.


"Berani nya kau mengusik wanita ku lagi.Apa kau benar-benar ingin berurusan dengan ku??kau tunggu saja,dalam waktu dekat aku akan menghancurkan bisnis haram mu wanita sialan." ucap Arsen memberi peringatan tegas pada Ivana dan membalikkan tubuhnya ke arah Velyn.


Tapi Ivana justru menahan tangan Arsen dengan kedua tangannya. "Tidak Arsen,tolong jangan seperti ini.Kau jangan salah sangka,gadis itu yang lebih dulu mengusik ku." ucap Ivana yang mulai membalikkan fakta sebenarnya.


Sesaat Arsen terdiam tak bergeming.


Arsen pun menghempaskan tangan Ivana dan mendorong Ivana yang kembali terjatuh.Hal itu pun membuat Velyn terkejut dengan tindakan Arsen yang cukup kasar.Ia tak mengira jika kemarahan Arsen tidak memandang siapa pun.Bisa berbuat kasar pada siapa pun,walaupun seorang wanita sekali pun.


"Kau pikir aku akan percaya dengan kata-kata mu wanita ja*ang?Segera enyah dari kehidupan ku atau tidak hanya bisnis haram mu saja yang bisa ku lenyapkan,hidup mu pun juga bisa ku lenyapkan.Kau paham?" tukas Arsen kembali memberi peringatan tegas pada Ivana.


Arsen pun menarik tangan Velyn dan meninggalkan Ivana begitu saja.Semua para staff yang tak sengaja melihat hanya bisa memandangi peristiwa yang sebenarnya sudah mempermalukan Ivana sendiri.Tapi,Ivana justru tidak peduli dengan pandangan para staff Arsen.Ia hanya tidak terima dengan sikap Arsen yang tetap memandang dirinya sebelah mata dan bahkan menganggap dirinya sebagai musuh.

__ADS_1


Ivana pun akhirnya meninggalkan kantor Arsen dengan perasaan yang amarah dan tidak terima.


"Gadis sialan,brengsek.!!Akan ku habisi kau secepatnya.!!" teriak Ivana yang sudah berada di dalam mobil.


...****************...


Seminggu kemudian..


Dihari Minggu yang mendung dan cuaca yang sangat tidak mendukung.Membuat Velyn banyak menghabiskan masa liburnya di rumah dengan tidur-tiduran.Sejak Samuel tidak tinggal bersamanya lagi,Velyn pun merasa kesepian.Sedangkan sahabatnya yang bernama Mey tidak bisa mengunjunginya karena berada di luar kota.


Ketika ia menikmati waktunya dengan tidur-tiduran,Velyn pun mendengar suara ketukan pintu


Tok..Tok..


Dengan malasnya,Velyn terpaksa bangkit dan beranjak jalan ke arah pintu depan untuk membukakan pintunya.Seketika ia pun terkejut dengan kedatangan seseorang ke rumahnya.

__ADS_1


__ADS_2