
Lapas..
Ketika Samuel tengah duduk dengan kepala menunduk,seorang petugas lapas pun datang menghampiri ruang sel nya.
"Hei,anda yang bernama Samuel." sahut sang petugas memanggil Samuel.
Samuel pun langsung menoleh ke arah sang petugas tanpa menjawab.
"Ada seseorang yang ingin menemui anda.Silakan keluar dan ikuti saya." ujar sang petugas dengan nada begitu tegas.
Samuel pun langsung menuruti perintah sang petugas dan mengikuti sang petugas menuju ruang untuk menemui seseorang yang ingin bertemu dengannya.Dengan keadaan tangan yang masih diborgol,Samuel pun disuruh untuk duduk dan menunggu kedatangan seseorang yang akan ditemuinya.
...****************...
"Alethea,Arsen bagaimana bisa kalian disini?" tanya Ethan yang masih keadaan syok.
"Kau tidak perlu tahu bagaimana kami bisa kesini?Kau pasti tidak menyangka jika kami bisa menghadiri acara ulang tahun anak mu bukan?" sahut Arsen dengan tenang.
Merasa masalah akan tambah rumit,Ethan pun meminta wanita yang disampingnya untuk membawa putri kecilnya pergi.
"Kamu tolong bawa Tiffany pergi dari sini,biar aku selesaikan dulu masalah ini." ujar Ethan menyuruh wanita yang menjadi istrinya tersebut.
Sang wanita pun mengangguk tanpa menjawab dan menuruti perintah Ethan.
Melihat Ethan menyuruh wanita itu pergi,Alethea pun langsung berniat menghalanginya.
"Tidak bisa,jangan coba pergi sebelum kau menjelaskan siapa wanita dan anak ini?" tanya Alethea dengan nada yang marah.
"Kita cari tempat,aku akan menjelaskan semuanya." jawab Ethan yang akan mengajak Alethea dan Arsen meninggalkan tempat tersebut.
Namun,Alethea justru menolak karena ingin tahu siapa wanita dan anak tersebut.
"Aku tidak mau.!!Aku ingin menjelaskannya disini juga Ethan.!!Apa maksud dari semua ini??Siapa mereka berdua.!!" sentak Alethea dengan nada tinggi.
Membuat mereka semua pun terkejut,tak terkecuali sang anak kecil yang seketika menangis kaget.
__ADS_1
"Huaaa..mama..Huuu.." Isak sang anak kecil yang langsung menangis tersedu.
"Alethea.!!Kecilkan suara mu.!Tiara,tolong cepat bawa Tiffany." sahut Ethan yang langsung menegur Alethea dengan kesal.Dan tetap menyuruh sang istri yang bernama Tiara untuk membawa sang buah hati pergi.
"Iya,maaf.." jawab Tiara seraya pamit pada Alethea dan Arsen dengan nada lembut dan sopan.
"Kau.-" seru Alethea yang kembali ingin menghalangi Tiara untuk jangan pergi.Namun,Arsen langsung menahan Alethea untuk membiarkan Tiara pergi.
Karena bagaimana pun dia juga tidak tega melihat seorang anak kecil menangis ketakutan karena mendengar suara Alethea.
Setelah Tiara dan sang buah hatinya meninggalkan tempat tersebut.Kini hanya tinggal Ethan,Alethea dan Arsen saja yang sedang berhadapan serius.
"Cepat jelaskan,apa arti semua ini Ethan??Kenapa kau menipu ku??" tanya Alethea kembali dengan nada tingginya.
Ethan pun langsung menarik nafas panjangnya dan akan menyiapkan dirinya untuk menjelaskan apa yang sudah selama ini ia rahasiakan dari Alethea yang juga istrinya.
...****************...
Saat seseorang datang menemuinya,Samuel begitu kaget tak percaya.Saat ternyata Velyn datang mengunjunginya dan akan bertemu dengannya.
"Ve..Velyn.-" seru Samuel dengan nada yang begitu syok.
"Apa kabar kak?" tanya Velyn sembari menarik kursi dan duduk.
"Ba..Bagaimana kau tahu aku disini?Apakah dia yang memberitahu mu?" tanya Samuel yang bingung jika Velyn mengetahui dirinya kini dipenjara.
"Bukan,tapi Mey sendiri yang memberitahu ku.Dia bilang kakak ditangkap karena kasus orang tua kita yang dulu sudah meninggal.Apakah kakak bisa jelaskan bagaimana bisa itu terjadi?" ungkap Velyn dengan nada yang serius.
Membuat Samuel kembali terkejut,saat Velyn mengungkit kematian orang tua mereka.Samuel pun tertunduk diam dan bingung,bagaimana dia harus menjelaskannya pada Velyn.
Karena kenyataannya,memang Samuel lah orang yang menjadi pelaku otak pembunuhan orang tua mereka.Dengan merekayasa kematian mereka dengan alibi terjadinya perampokan di rumah mereka.Saat Velyn sedang tidak berada dirumahnya.
"Mungkin aku hanya bisa katakan maaf padamu Velyn." ungkap Samuel dengan nada pelan dan enggan mengungkapkan kebenarannya pada Velyn.
Velyn pun tak bisa berkata apa pun saat Samuel tidak mau menceritakan yang sebenarnya.Dia hanya bisa memendam rasa sakit yang harus dia terima akibat ulah Samuel.Yang membuatnya harus kehilangan sang ibu.
__ADS_1
Velyn seketika menatap dingin ke arah Samuel.
"Minta maaf lah pada Tuhan,pada mendiang orang tua kita.Karena kau telah merenggut nyawa mereka dan bahkan kebahagiaan ku selama ini.Ku harap ini menjadi terakhir kita bertemu dan menjadi akhir hubungan kita sebagai kakak adik.Selamat tinggal." ucap Velyn dengan nada tegas dan langsung pergi meninggalkan Samuel.
Samuel pun hanya tertunduk sedih,yang bahkan tanpa sadar air matanya pun menetes.Ia begitu menyesali setelah apa yang sudah ia perbuat selama ini pada Velyn.
Hanya karena memiliki perasaan pada Velyn,membuat dia harus melenyapkan nyawa orang tua mereka.Sebab orang tua mereka sempat menentang saat mengetahui Samuel ternyata menyukai Velyn lebih dari seorang adik.
...****************...
"Yah,dia adalah istri dan anak ku." ungkap Ethan dengan tegas.
Seketika membuat Alethea pun merasa syok seperti pisau yang langsung menusuk ke dadanya.
"A..Apa kata mu??Keterlaluan.!!Tega sekali kau mengkhianati aku seperti ini Ethan.!!" bentak Alethea yang langsung melampiaskan seluruh amarahnya pada Ethan.
"Kau salah.!!Aku tidak mengkhianati mu,tapi justru aku yang sudah mengkhianati istri ku.Dia lah istri ku sejak awal menikah sebelum aku menikahi mu Alethea.!" ungkap Ethan dengan tegas.
"Apa maksud mu??Bukankah cuma aku wanita pertama yang kau nikahi?Cuma aku istri mu satu-satunya?" tanya Alethea yang tidak mengerti maksud Ethan dan beranggapan hanya dirinya lah yang menjadi istri sah Ethan.
"Bukan,kenyataannya Tiara lah yang sudah ku nikahi beberapa tahun yang lalu sebelum aku bertemu dengan mu dan menikahi mu."
"Tapi kenapa kau menikahi ku jika ternyata kau sudah memiliki istri?Apa maksud semua ini?Artinya kau selama ini memang sudah menipu ku Ethan.!" sentak Alethea yang terima terima dengan pernyataan Ethan.
"Itu karena aku terpaksa menikahi mu.!" pekik Ethan.
"Dan karena kau yang menjadi pelaku utama penabrakan Alethea bukan?" sahut Arsen mengungkapkan kecelakaan yang terjadi pada Alethea.
Sontak membuat Alethea kembali syok saat mendengar Arsen mengungkapkannya.
"A..Apa??" seru Alethea yang seketika tercengang.
"Bagaimana kau akan menjelaskannya Ethan?Sebelum ini diselesaikan di kantor polisi." ujar Arsen mengingatkan Ethan.
Ethan pun seketika mematung dengan perasaan yang gugup dan panik.
__ADS_1
Sial,bagaimana dia mengetahuinya? gumam Ethan sejenak dengan perasaan yang kaget.
Ia tidak mengira jika Arsen bisa mengkaitkan dirinya dnegan apa yang terjadi sebenarnya pada Alethea saat kecelakaan dulunya