Gadis Kecil Milik Tuan Presdir

Gadis Kecil Milik Tuan Presdir
Bab 93


__ADS_3

Jeremy tengah menunggu di ruang tunggu rumah sakit.Setelah memberi pelajaran pada ayah tiri Lilla.Ia pun bergegas cepat membawa Lilla ke rumah sakit.Ia khawatir dengan kondisi Lilla yang cukup parah.


Cukup lama ia menunggu,akhirnya sang dokter pun keluar.Jeremy pun langsung menghampiri sang dokter.


"Bagaimana kondisinya dok?" tanya Jeremy dengan tidak sabarnya.


"Tenang saja,saya sudah mengobati luka di sekujur tubuhnya.Untungnya anda cepat membawanya kesini.Karena kondisi luka di sekujur tubuhnya memang cukup memprihatinkan.Saat ini pasien juga sudah dalam masa perawatan.Jadi anda tidak perlu mengkhawatirkannya." jelas sang dokter panjang lebar.


"Apakah aku boleh melihatnya langsung?" tanya Jeremy lebih dulu.


"Iya silahkan.Yang terpenting tetap jaga ketenangannya dan jangan terlalu memaksa pasien untuk banyak berbicara.Agar kondisinya cepat membaik." ujar sang dokter menyarankan Jeremy.


Jeremy pun langsung mengangguk paham.Dan sang dokter pun meninggalkan Jeremy.


Jeremy langsung memasuki ruang perawatan.Dan terlihat Lilla yang sedang terbaring lemah dengan kondisi luka yang begitu jelas di wajah dan sekujur tubuhnya.Ia masih tak bisa berkata ap pun.Melihat gadis polos sepertinya harus menerima kekerasan yang begitu kejam dari pria tua yang tidak ia kenal itu.Jeremy beranggapan jika pria tua itu yang sempat disebut Lilla sebagai ayah tiri dalam mimpinya.


Jeremy pun duduk disamping Lilla sambil terus memperhatikan Lilla yang masih menutup mata.Jeremy seketika menarik nafas panjang.Dan mengingat kembali apa yang sudah dilakukan ayah tiri Lilla pada Lilla.Didepan matanya,Lilla disiksa secara tidak manusiawi.Yang membuatnya langsung murka dan membalas ayah tiri Lilla dengan menghajarnya habis-habisan.


Untungnya dirinya cepat kembali dan datang untuk menemui Lilla.Karena sebenarnya tujuan ia kembali menemui Lilla,hanya ingin memberikan kartu namanya pada Lilla.Agar Lilla dapat menghubungi dirinya.Jika terjadi sesuatu pada Lilla.


Tapi sayangnya ia justru harus melihat kejadian yang begitu miris yang harus diterima Lilla.


...****************...


"Apa maksud mu?Apa yang sudah dilakukan Kekey semalam?" tanya Velyn yang penasaran.


"Kuras aku pasti tidak akan percaya.Tapi apa yang ku katakan memang begitu lah kenyataannya.Jika ternyata sepupu mu itu sudah hampir ingin merayu ku.Dengan sengaja memakai pakaian yang terbuka agar menarik perhatian ku." ungkap Arsen sebenarnya.


Seketika membuat Velyn terkejut. "Hah?Kamu serius?" tanya Velyn memastikan lagi.

__ADS_1


"Aku tidak pernah mengarang cerita.Apa lagi pada istri ku.Jika kau tidak percaya,silahkan saja kau uji perempuan itu.Jika perkataan ku benar,lebih baik kau usir saja dia." ujar Arsen yang tak memaksa Velyn untuk mempercayai perkataannya.


Membuat Velyn langsung diam dan berpikir.


...****************...


Hari yang sudah menunjukkan pukul 9 malam.Terlihat Jeremy masih setia dan sabar menunggu Lilla untuk sadar.Ia bahkan tidak bangkit atau pun meninggalkan ruang perawatan Lilla.Karena ia masih ingin menunggu Lilla sadar.


Dan tak berapa lama Lilla pun tersadar dan perlahan membuka mata.Sesaat ia pun menoleh pelan ke arah Jeremy yang tengah duduk sambil memainkan ponselnya.


Lilla pun sesaat memperhatikan suasana rumah sakit.Ia tak mengetahui jika dirinya ternyata saat ini tengah terbaring di ruang perawatan rumah sakit.


Jeremy yang menyadari Lilla tersadar,ia pun langsung mendekati Lilla.


"Akhirnya kau sudah sadar juga.Apa yang kau rasakan?" ujar Jeremy dan bertanya.


Dengan sigap,Jeremy langsung menuangkan air minum ke dalam gelas.Dan membantu Lilla untuk meneguk minumannya.Ia pun memapah tubuh Lilla untuk bangun.


Lilla pun meneguk minumannya dengan secara perlahan.Dan Jeremy kembali merebahkan tubuh Lilla diatas ranjang.


"Apa kau merasakan sakit di tubuh mu?" tanya Jeremy dengan nada pelan.


"Sedikit." jawab Lilla dengan pelan.


"Apakah tuan bangka itu adalah ayah tiri mu?" tanya Jeremy langsung membahas sang ayah tiri Lilla.


Lilla hanya mengangguk pelan tanpa menjawabnya langsung.


"Bagaimana bisa kau kembali ke rumah jika ternyata tuan bangka itu yang sudah menyiksa mu.Apa kau sudah gila?" protes Jeremy dengan perasaan kesal.

__ADS_1


"Ada alasannya kenapa saya harus pulang ke rumah itu." jawab Lilla dengan pelan.


Jeremy pun mengernyitkan alisnya keatas dengan penasaran.


Back :


"Berikan uang kematian suami mu,atau aku akan pergi dari kehidupan mu.!"teriak ayah tiri Lilla pada ibu kandung Lilla.


"Ku mohon jangan.Aku tidak bisa hidup tanpa mu.Hiks..Aku juga sudah pernah bilang,jika uang asuransi itu tidak pada ku.Hiks..Kenapa kau masih saja tidak percaya." Isak ibu kandung Lilla pada ayah tirinya.


Sang ibu kandung pun langsung berlutut di kaki ayah tiri Lilla.Dengan memohon agar tidak pergi dan meninggalkan dirinya.Sebab ibu kandung Lilla begitu mencintai ayah tiri Lilla yang hanya seorang pria pengangguran.Yang kerja nya hanya berjudi dan mabuk-mabukan kan.Sementra ayah kandung Lilla meninggal akibat depresi karena ulah sang ibu.Yang ketahuan selingkuh dan tidak mau meninggalkan pria yang sekarang menjadi ayah tiri Lilla.


Lilla pun hanya bisa diam dan menyaksikan kebodohan sang ibu.Yang terlalu mengemis cinta pada ayah tirinya.Lelaki yang tidak pernah memberinya nafkah dan selalu memaksa sang ibu harus memberikan dia uang.Setiap harinya harus berteriak emosi dan melampiaskan kemarahannya pada sang ibu.Dan Lilla sebagai sang anak juga tak luput menerima penyiksaan setiap harinya dari sang ayah tiri.


Bahkan Lilla juga sempat hampir menerima pelecehan dari sang ayah tiri.Tapi untungnya dia berhasil kabur.Dan disaat itu lah ia bertemu dengan Jeremy yang mobil Jeremy hampir menabrak dirinya.


Dan ia pun terpaksa kembali pulang ke rumah,dengan berniat ingin membawa sang ibu pergi dari rumah itu dan meninggalkan sang ayah tiri.Sebab Lilla juga tak tahan harus menerima kekejian yang dilakukan sang ayah tirinya yang sudah seperti iblis.


Namun,naasnya ia justru tak bertemu dengan sang ibu.Tapi malah harus menerima penyiksaan kembali yang hampir membuatnya kehilangan nyawa dari sang ayah tiri.


Beruntungnya Jeremy dengan cepat menolong dirinya dan menyelamatkannya dari ayah tirinya yang sudah seperti manusia kerasukan.


...****************...


Lilla pun akhirnya menceritakan semua tentang kehidupannya yang menyedihkan pada Jeremy.Ia tidak tahu apakah Jeremy akan memahami perasaannya.Atau hanya sekedar ingin tahu.Baginya untuk menutupi masalah yang kini ia hadapi pun,tak berarti apa pun untuknya.


mendengar semua cerita Lilla.Jeremy hanya bisa menghela nafas panjang.Ia tak mengira jika kehidupan yang dilalui Lilla sangat lah berat.Dan luka yang terlihat di sekujur tubuh dan wajah Lilla.Adalah bukti bagaimana sang ayah tiri memperlakukan dirinya begitu kejam.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2