
Saat Velyn dan Arsen baru saja pulang dan sampai ke rumah.Mereka pun langsung disambut oleh Kekey.Kekey langsung menyambutnya dengan senyuman yang begitu ramah.
Namun,tidak dengan Velyn yang justru menatap datar dan sesaat memperhatikan penampilan Kekey yang ternyata benar kata Arsen.Kekey rupanya sengaja menunjukkan penampilannya dengan memakai pakaian mini dress yang begitu pendek dan berdandan begitu cantik.Hanya karena ingin menyambut kedatangan Arsen.
"Sayang,kamu sebaiknya ke kamar duluan saja.Nanti aku akan menyusul." ujar Velyn menyuruh Arsen untuk pergi ke kamar.
Arsen yang paham maksud perkataan Velyn.Langsung menurutinya dan pergi tanpa sedikit pun melirik ke arah Kekey.Yang sudah berdandan cantik untuk ia lihat.
"Kekey,aku ingin bicara dengan mu sebentar." ujar Velyn mengajak Kekey ke ruang tengah.
Kekey pun mengangguk dan langsung menuruti perkataan Velyn dengan mengikutinya dari belakang.
Velyn langsung duduk di kursi dan diikuti oleh Kekey yang duduk dihadapannya.Sebelum ia akan bicara serius,ia pun kembali memperhatikan penampilan Kekey.Yang benar-benar sudah sangat berlebihan.Sebab cara berpakaiannya benar-benar ingin menarik perhatian Arsen sang suami.Dan bahkan tidak menghargai dirinya sebagai saudara sekaligus istri dari Arsen sendiri.
Velyn pun langsung menarik nafas panjang dan kini menatap serius ke arah Kekey.
"Maaf Key,sebelum aku bicara penting pada mu.Apakah cara berpakaian mu memang selalu seperti ini?" tanya Velyn ingin tahu.
"Cara berpakaian ku?Iya,memang seperti ini.Memangnya kenapa kak?" jawab Kekey dengan santainya dan bertanya balik.
"Apakah kau tidak merasa malu atau segan,jika pakaian mu seperti ini dilihat oleh suami ku?" tanya Velyn lagi.
"Oya??Maaf kak,aku tidak tahu.Aku tidak bermaksud mencari perhatian suami kakak.Tapi sejujurnya memang seperti ini lah cara berpakaian ku.Jadi sebaiknya kakak ingatkan saja pada suami kakak,agar jangan terus melihat ku kalau tidak ingin tergoda.Hihi..." jawab Kekey lagi yang kini tertawa kecil.Karena menganggap apa yang dikatakannya tidak ada yang salah dan wajar.
Seketika membuat reaksi Velyn menjadi datar dan menatap tajam.
"Oh,seharusnya bukan suami ku yang harus diingatkan.Tapi kesadaran mu sendiri lah,apakah pantas kau berpakaian seperti itu didepan suami ku.Kecuali kau memiliki maksud tujuan lain." tukas Velyn langsung menyindir tajam.
__ADS_1
"Tunggu,kenapa nada bicara mu seperti sedang kesal kak??Apakah karena kau memang takut jika suami mu tertarik hanya karena aku berpakaian seperti ini?" tanya Kekey sengaja menantang Velyn.
Velyn kembali menarik nafas panjangnya.
"Sebaiknya aku akan langsung to the point saja pada mu Key.Sepertinya aku tidak bisa membantumu untuk masuk kerja di kantor suami ku." ucap Velyn dengan tegas.
Seketika membuat Kekey terkejut. "Memangnya kenapa kak?Kau bilang akan bantu aku agar bisa bekerja di kantor suami mu." tanya Kekey langsung mengungkit.
"Aku membantu bukan berarti menjamin kau bisa bekerja di kantor nya.Kau lupa,jika aku hanya akan bantu bicarakan ini padanya.Tapi sayangnya suami ku menolak.Dan bukan hanya itu saja,mulai besok silakan kau pergi dari rumah ku.Karena suami ku juga tidak mengijinkan mu untuk tinggal di rumah nya.Dia merasa tidak nyaman melihat kehadiran mu disini." ungkap Velyn panjang lebar.
Kekey pun langsung beranjak bangkit dan membelalakkan matanya ke arah Velyn.Ia begitu terkejut setelah mendengar semua pernyataan Velyn.Yang bukan hanya tak memberinya kesempatan untuk bekerja di kantor Arsen.Tapi juga mengusirnya dari kediaman mereka.
"Apa maksud mu kak?Kenapa kau sekarang mengusir ku?Hanya karena aku berpakaian seperti ini,kau langsung ingin mengusir ku?" protes Kekey yang seakan tidak terima dengan keputusan Velyn.
"Maaf Key..Aku hanya seorang istri yang menurut apa pun yang dikatakan suami ku.Aku tidak bisa membantah apa yang sudah dia katakan.Ku harap kau mengerti.Dan untuk soal cara berpakaian mu,mungkin lebih baik kau sadar sendiri saja.Apakah sudah pantas atau tidak." ujar Velyn sembari bangkit dari tempat duduknya dan akan meninggalkan Kekey.
"Lebih baik kau pulang saja ke desa.Perbaiki lagi sikap dan pemikiran mu yang secara halus ingin menguasai suami ku.Karena apa pun rencana mu dengan cara yang licik ,itu semua tidak akan berhasil.Dan katakan juga pada ibu mu,aku minta maaf karena tidak bisa membantu mu." ucap Velyn lagi dengan tegas dan langsung pergi.
Tapi Kekey pun langsung menghalangi langkah Velyn dan mencoba untuk berlutut dihadapan Velyn.
"Kak,tolong jangan seperti ini.Jangan mengusir ku begitu saja.Aku tidak bisa kembali ke desa begitu saja tanpa berhasil.Kenapa kau kejam sekali pada ku?Huaa..Maafkan aku jika cara sikap dan berpakaian ku salah..Hiks." Isak Kekey yang mencoba merengek pada Velyn.
Yang ternyata ia hanya bersandiwara,dengan berpikir dapat membuat Velyn berubah pikiran.
"Maaf Key,keputusan ku tetap sama.Dan aku lebih mengikuti apa pun yang dikatakan suami ku.Karena ini demi kebaikan rumah tangga kami." jawab Velyn yang tetap tidak mengubah keputusannya.
Bukan hanya karena mengikuti apa pun yang dikatakan Arsen.Tapi ia juga kecewa karena Kekey sama sekali tidak menghargai dan memandang dirinya sebagai saudara.Yang padahal dia sudah berniat baik ingin membantu Kekey agar bisa bekerja di perusahaan Arsen.
__ADS_1
Kekey pun tak dapat berbuat apa pun.Jika Velyn sudah mengambil keputusan yang sudah ditegaskan oleh Arsen suaminya.
Namun dirinya pun tak terima jika Velyn akan mengusirnya begitu saja seperti sampah.Karena dia juga sudah berjanji pada ibunya untuk bisa membantu dirinya bekerja.
*
*
Velyn pun langsung menuju kamar dan melihat Arsen sudah duduk santai di sofa kamarnya.
"Bagaimana?Apakah kau sudah bicara padanya?" tanya Arsen ingin tahu.
"Yah,aku sudah mengatakan semuanya pada dia." jawab Velyn sambil menghela nafas panjang.
"Tapi kenapa reaksi mu seperti itu?Apakah kau berat setelah mengatakan itu padanya?" tanya Arsen lagi
"Tidak,aku hanya merasa kecewa saja dengan dia.Aku tidak menyangka kalau ternyata dia tega membuat ku kecewa seperti ini."ujar Velyn mengutarakan keluh kesahnya.
"Jangan pikirkan,justru yang kita lakukan padanya sudah benar.Agar dia sadar jika apa yang dia lakukan sudah salah.Dan jangan berpikir dengan cara licik dapat mendapatkan apa pun yang dia incar.Kau tenang saja,dia sudah dewasa biarkan dia berusaha sendiri.Dan kau tidak harus bertanggung jawab untuknya." ucap Arsen menasehati Velyn.
Velyn pun langsung mengangguk paham.
...****************...
Jangan lupa mampir ya gaes..
__ADS_1
Ga mampir juga ga apa2🤣🤣