
Velyn pun dengan perasaan yang begitu kecewa dan hancur.Ia masih tidak percaya jika ternyata orang selama ini ia anggap sebagai pelindung dan seorang kakak tapi ternyata berwujud iblis.Yang dengan teganya melenyapkan orang tuanya dengan cara yang kejam.
Velyn tidak dapat melupakan bagaimana saat ia melihat langsung kematian ibunya yang terbunuh begitu keji.Velyn juga tak menyangka Samuel yang tampak seperti pria normal dan hangat,tapi ternyata adalah seorang psikopat.Velyn begitu menyesal jika selama ini begitu mempercayainya.Kalau ternyata dia sudah ditipu begitu kejam dan sadis.
Velyn hanya bisa menangis sambil terus berjalan menuju rumahnya.
Dan tanpa sengaja sebuah mobil tiba-tiba terhenti tepat disisi ia berjalan.
Velyn pun langsung menoleh ke arah mobil berwarna putih itu.
...****************...
"Apa yang kau bicarakan Arsen?Jangan asal menuduh jika tidak ada bukti." tanya balik Ethan yang justru mengelak tidak mengakui atas tuduhan Arsen.
"Bagaimana jika aku menunjukkan bukti ini?" tanya Arsen sembari mengeluarkan sesuatu dari dalam paper bag yang ternyata sudah ia siapkan dan dibawanya.Arsen langsung menunjukkan sebuah jam tangan dan ponsel milik Alethea saat kecelakaan yang menimpa dirinya.
Membuat Ethan seketika mematung dan memasang wajah yang kembali panik.
"Kau menyimpan benda ini di rumah kalian sendiri.Kau berpikir jika semua milik Alethea akan tersimpan rapi oleh mu?Tapi kau harus ketahui jika sepandai-pandainya kau menyembunyikan bangkai,bau pasti akan tercium." sindir Arsen dengan kata pepatah yang tajam pada Ethan.
Ethan pun seketika terdiam dan tertunduk.
"Kenapa kau tega sekali melakukan ini pada ku Ethan?Apa tujuan mu sebenarnya??" sentak Alethea yang seketika histeris dengan melampiaskan amarahnya kembali.
"Apa kau masih ingin berkelit lagi?" tanya Arsen.
Alethea pun langsung menarik pakaian Ethan secara kasar dan menatapnya begitu tajam.Serasa Alethea sudah sangat ingin membunuh pria yang ternyata sudah menipunya dan bahkan hampir mencelakainya.
"Baik..!!Aku akan mengakui semuanya.!!Kalian pikir aku sengaja melakukan ini semua??Bersandiwara yang secara tidak langsung juga menyakiti istri dan anak ku.!!Akan ku ungkapkan kenapa aku harus melakukan ini semua.!" hardik Ethan yang mulai kesal.
__ADS_1
*
*
Back :
Beberapa tahun yang lalu dan sebelum kecelakaan..
Alethea yang baru saja menghadiri sebuah acara,terpaksa pulang dengan keadaan setengah mabuk.Dia yang pada saat itu masih tengah membawa mobil sendiri,tiba-tiba saja mendadak mogok ditengah jalan.
Dengan terpaksa Alethea pun meninggalkan mobilnya begitu saja,setelah ia menghubungi jasa marga untuk mengangkut mobilnya.
Alethea yang berjalan seorang diri mencoba untuk menghubungi sang sopir pribadinya.Tapi sayangnya,ponselnya sudah dalam keadaan mati atau tidak aktif.
"Bodoh,sialan.!Kenapa di situasi seperti kau malah tidak berguna
!" umpatnya dengan keadaan kesal dan dalam keadaan mabuk.
Dan disaat dirinya masih tengah berjalan dengan keadaan yang sudah sempoyongan.Alethea tidak menyadari jika sebuah mobil hitam melaju kencang ke arahnya.
Mobil tersebut tidak lain adalah mobil Ethan sendiri.Ethan yang saat itu sedang asik mengobrol dengan Tiara sang istri,tidak menyadari jika didepannya terlihat Alethea yang sedang berjalan.
Tanpa belum sempat menghindar,mobil Ethan pun seketika menabrak Alethea.
Bruakk..
Alethea sempat terpental dan kakinya pun seketika terlindas oleh mobil Ethan sendiri.Ethan pun langsung panik dan keluar dari mobilnya untuk melihat kondisi Alethea yang sudah ia tabrak.
Ethan begitu terkejut dan syok kala melihat kondisi Alethea yang cukup parah dan tidak sadarkan diri.
__ADS_1
"Ah,sial..!!Bagaimana bisa??" umpatnya dengan secara reflek.
Ethan mulai panik dan bingung,bagaimana ia membereskan masalah yang tanpa sengaja ia buat.
Tanpa pikir panjang,Ethan mengambil ponsel dan jam tangan yang dipakai Alethea.Bahkan dompetnya ia ambil dan ia buang ke tempat lain.Agar orang mengira jika ia korban tabrak lari dan pencurian,dengan alibi ia menjadi pahlawan yang datang menolong dan membawanya ke rumah sakit.Sebab pada saat kecelakaan itu terjadi tidak ada 1 pun orang yang mengetahui,dan tidak ada cctv jalan yang merekam kejadiannya.
Ethan berpikir dengan caranya seperti itu,tidak akan ada yang mengetahui jika dirinya lah yang menyebabkan Alethea kecelakaan.
Setelah kecelakaan itu terjadi,beberapa Minggu kemudian Alethea sempat tidak terima dengan kondisinya yang memvonis bahwa dia tidak akan bisa berjalan.Ia begitu histeris saat dirinya entah sampai kapan bisa berjalan normal kembali.
Hidupnya pun seketika hancur dan tidak ada semangat untuk hidup.Mengetahui kondisi Alethea,Ethan pun memanfaatkan situasi dengan berpura-pura menjadi teman Alethea.Alethea yang awalnya hanya mengetahui jika Ethan adalah orang yang menolongnya,begitu percaya bahwa Ethan orang yang baik.Dan tidak menaruh curiga sedikit pun padanya.
Hal itu yang langsung dimanfaatkan Ethan untuk terus mendampingi Alethea sebagai seorang teman.Dengan memberinya dukungan semangat dan perhatian pada Alethea.
Namun,tanpa diduga Alethea justru menaruh hati pada Ethan.Dan memintanya untuk menikah dengannya.
"Ethan,selama aku mengenal mu apakah kamu mau menikah dengan ku?" ungkap Alethea.
Yang sesaat membuat Ethan kaget mematung.
"Me..Menikah?Kenapa?" tanya Ethan.
"Karena aku merasa nyaman dengan mu.Selama ini kamu selalu berada di samping ku,bahkan disaat hidup ku hampir hancur karena kondisi ku seperti ini.Kamu tetap bersabar menemani ku dan mendukungku.Aku jadi merasa kamu adalah pria yang tepat untuk menemani hari-hari ku untuk kedepannya.Apakah kamu bersedia." ungkap Alethea panjang lebar.
Ethan pun tidak dapat menjawabnya secara langsung.Sebab dia pun bingung dan tidak mengira jika Alethea akan menaruh hati padanya.Padahal ia sama sekali tidak berpikir untuk memiliki Alethea.Walau pun ia tahu,kalau Alethea dari kalangan keluarga yang terpandang.Tapi Ethan tidak sedikit pun niat ingin memanfaatkannya.Justru ia hanya merasa kasihan dengan kondisi Alethea,terlebih karena dirinya Alethea harus menerima kondisi lumpuh.
"Kasih aku waktu untuk memikirkannya Alethea." jawab Ethan yang tidak langsung menjawab keinginan Alethea.
Ethan pun lebih dulu bertanya pada Tiara,dengan keinginan Alethea.
__ADS_1
"Sejujurnya aku pasti akan berat jika dia meminta mu untuk menikahinya.Tapi kembali pada kesalahan mu yang sudah membuat dia jadi lumpuh,aku merasa kasihan Ethan." ujar Tiara mengungkapkan perasaan sedihnya saat Ethan meminta pendapat tentang keinginan Alethea.
"Ya,aku juga merasa kasihan,tapi ini diluar perkiraan ku.Aku tidak tahu jika dia meminta ku menikahinya Tiara." ucap Ethan yang juga merasa berat mengatakannya pada Tiara.Sebab dia juga tidak mau mengecewakan apa lagi menyembunyikan hal itu dari Tiara.