
"Mahal sekali"...gumam Fina yang kini sedang berada di mini market terdekat tempatnya kost, sedang memilih milih cemilan.
"Dulu makanan ini terasa sangat murah, bahkan bisa membelinya 1 dus, tapi sekarang makanan ini terasa mahal" Fina merogoh saku dan membuka uang yang ia pegang sekarang dengan sedikit menghela nafas.
"Aku mau ini...!" salah satu pria mengambil cemilan kesukaan Fina yang ingin ia beli yang tinggal satu itu.
"Ah, kamu !" Rian menebar senyum ramah saat Fina sedikit kaget dengan keberadaan Rian.
"Ayo, kamu mau apalagi?" tanya Rian sambil menarik tangan Fina ke rak selanjutnya.
"Aku gak beli apa-apa kok hanya lihat-lihat saja," ucap Fina yang dibalas hanya dengan senyuman oleh tetangga kost an nya itu.
"Hmm...? bukannya kamu lapar, ya? tanya Rian
"Tidak, kata siapa?"
"Ya baiklah, kalau begitu aku pergi dulu," kata Eian lalu berlalu pergi setelah membayar di casier.
"Fina hanya diam melongo di depan casier melihat Rian yang pergi begitu saja tanpa kata lagi.
" huh, anak itu emang ngeselin. Mana uang hanya tinggal segini,sedih rasanya" gumam dalam hati Fina.
__ADS_1
"Sudah hampir 3 minggu lamanya Haru masih belum juga kelihatan batang hidungnya. Mungkin memang benar dia memang sudah tidak lagi menginginkanku," tanya Fina dalam hati mengira-ngira yang sudah sejak tadi keluar dari minimarket tersebut dan duduk disebuah taman.
"Duk...!" sebuah benda bulat mendarat di kepala Fina yang sedang asik melamun. Rupanya sebuah bola karet yang sedang anak-anak mainkan mengenai kepala Fina.
"Dasar bocah, cepat minta maaf pada tante ini," perintah seorang pria yang tidak lain adalah Rian kepada anak-anak.
"Ah, tidak apa-apa kok. Aku saja yang kurang hati-hati,karena melamun jadi gak nyadar,he he he." ucap Fina. "tante?" fikir Fina
Salah satu dari anak itu mengambil bola lalu kembali bermain tanpa meminta maaf kepada Fina.
"Hey dasar anak nakal...!" bentak Rian.
Kini Fina kembali duduk di ikuti Rian. Sejenak mereka menghening,lalu Rian memulai percakapan.
"Kau sedang tidak memikirkan dia kan?" tanya Rian tiba-tiba.
"Ah, tidak" jawab Fina seolah tahu apa maksud dari pertanyaan Rian.
" Lalu, kenapa kau hanya berdiam diri saja sampai 15 menit dengan tatapan kosong dan kepala menunduk, hingga bisa tidak tahu bole menuju ke arahmu?" Balas Rian sambil membuka minuman yang ia beli di mini market tadi.
"Kau tidak sebodoh itu kan? atau jangan-jangan kau kesurupan penunggu di taman ini?," dengan nada meledek dan tampang yang di takut-takuti bak pemain drama nasional.
__ADS_1
" Tentu saja tidak, kenapa bisa berfikir seperti itu" jawab Fina dengan muka kesal.
"Nih," Rian memberikan cemilan yang ia beli di mini market yang sempat Fina pegang tadi. Fina menerima nya tanpa sepatah kata. "Ah bodo lah aku sudah sangat lapar" dia langsung membuka cemilannya dan memakan nya diikuti dengan senyum tipis dari binir Rian.
"Seandainya, dia tidak kembali lagi apa yang akan kamu lakukan?" ucap Rian lagi tanpa menghiraukan jawaban Fina tadi. Fina tidak menjawab hanya fokus memakan apa yang Rian beri kepadanya, secara cemilan kesukaannya sekaligus bisa mengganjal perutnya yang sedang lapar.
"Wah kenyang sekali, terima kasih banyak Rian atas makanan nya,he he he" ucap Fina setelah bangun sari duduknya dan mengucapkan terima kasih.
"Kalau begitu aku pulang dulu,sudah malam juga,"
"Tapi tempat mu dan aku tinggal hanya bersebelahan,kenapa mengucapkan dengan formal. Kita kan bisa jalan bareng," jawab Rian yang sedikit bingung dengan tingkah Fina.
"Eh, anu aku pergi duluan, kami disini aja pasti kamu ada keperluan kan. Lagi pula besok aku harus bangun pagi dihari minggu cari part time job lagi," jelas Fina lalu berlalu pergi.
Rian yang heran dengan tingkah nya hanya bisa terdiam menatap ke arah Fina yang sedang berjalan dengan sedikit berlari sampai tan sebelah kost an nya itu tidak terlihat lagi.
"Dasar wanita, bener-bener tingkahnya aneh," ucap hati Rian.
Fina langsung membaringkan tubuhnya di atas kasur seketika dia sampai di kost an nya itu. sambil menghela nafas Fina menengok ke arah ponselnya yg berbunyi. Ada sebuah pesan yang berbunyi " Besok datang lah ke toko ini,aku dengar mereka sedang butuh pegawai part time," begitulah kira-kira isi pesan dari Rian. dan di balas dengan Fina "Ah, siap terima kasih banyak," balas Fina kepada Rian.
Bersambung...
__ADS_1