GURUKU ADALAH TUAN MUDA

GURUKU ADALAH TUAN MUDA
Hari H


__ADS_3

****


Aku tahu, semua wanita ingin merasakan indahnya pernikahan. Menikah dengan laki-laki yang begitu dia cintai, dengan seluruh hembusan nafas yang dia memiliki. Tapi, bagaimana denganku? Apa ini yang dinamakan cinta. Aku bahkan belum lulus sekolah, dan umurku baru saja 17 tahun. Aku masih ingin merasakan masa mudaku, aku ingin bermain dengan teman-teman dan akupun masih belum merasakan ciuman pertamaku. Pacarpun aku masih belum punya, kenapa hidupku menyedihkan seperti ini.


Fina sibuk dengan kebimbangan di fikirannya,sampai skertaris haries datang.


"Nona, kakak anda ingin menemui anda."


"Ah... Iya persilahkan dia masuk," ia menjawab sekertaris Har.


Tak lama datanglah kakaknya kehadapan Fina. Walau bagaimanapun Fina adalah adik kandungnya yang seharusnya dia jaga. Janji yang dia ucapkan kepada ibu mereka bahwa dia akan melindungi, mencukupi kebutuhan Fina selama sekolah di kota, hanyalah kebohongan belaka.


"Fin..," panggil kakaknya terhadap adiknya itu.


Fina berdiri dan memeluk kakaknya, yang tadinya Fina ingin membenci kakaknya. Karena kak Hermanlah nasib Fina jadi seperti ini, masa mudanya sirna begitu saja. Ingin rasanya dia menendang memukul kakak yang paling dia benci itu, tapi rasa sayangnya menghalangi itu.


"Aku membencimu kak, sungguh membencimu...!"


Herman hanya terdiam menahan tangis, dan mengusap rambut adiknya.

__ADS_1


"Nona, mohon maaf ini sudah waktunya" skertaris Har sambil mempersilahkan Fina keluar. Lalu Fina melepaskan pelukannya dari kakaknya, Sebelum pergi Fina melihat ke arah kakaknya, dan kakaknya mengangguk tanda Fina harus ikut perintah Pak Har. Lalu Fina pergi mengikuti nya.


****


Pesta pernikahan yang mendadak sudah usai, para tamu undangan sudah membubarkan diri. Pesta sederhana di gedung mewah yang hanya orang-orang penting yang datang, termasuk para guru dari SMA wijaya. Mereka semua tahu status Haru yang sebenarnya dan tau bahwa Finalah yang dinikahinya. Walau mereka sempat kaget, tapi apa boleh buat seorang penguasa memang selalu bebas melakukan apa yang dia mau,tanpa ada penolakan dan perdebatan.


"Rrrr... Rrrrr..." suara telfon bergetar, terlihat Haru mengangkatnya. Mereka berbicara di telfon cukup lama sampai Haru kembali dan memanggil sekertaris Har.


"Har...," begitu panggilannya, memang umur mereka tidak begitu jauh, hanya berbeda 2 tahun lebih tua dari Haru. Jika Haru berumur 24 tahun berarti sekertaris Haries berumur 26 tahun. Entah apa yang sedang merema obrolkan.


"Iya tuan, semua sudah disiapkan silahkan." sekertaris Har membuka pintu mobil menyuruh Fina dan Haru masuk.


Suasana di dalam mobil sangatlah sunyi, tidak ada sepatah katapun keluar, dari Fina maupun Haru, sudah sekitar 15 menit lamanya.


"Har...,"tanya Haru pada sekertaris Haries sekaligus supirnya ini, membuat Fina tersadar dari gumaman hatinya.


"ya tuan,"


"bawa kami ke hotel terdeka," perintah Haru

__ADS_1


"Baik tuan muda," sekertaris Har menjawab dengan tetap fokus mengemudi.


Tunggu dulu, hotel?.. Mau apa pergi ke hotel kenapa tidak pulang kerumah saja? Jangan jangan. Aah tidak tidak tidak. Tidak mungkin kan bulan madu, aku masih sekolah. Oceh Fina sambil mendekapkan tangan ke tubuhnya.


Haru mengernyitkan dahinya, heran apa yang sedang Fina lakukan.


"Pak, eh.. Maksud saya tuan,kenapa kita harus ke hotel? Kenapa tidak langsung pulang kerumah saja",tanya Fina.


"kenapa?" Haru balik bertanya


Kenapa kamu malah balik bertanya, aku kan yang bertanya.. Kesal protes Fina dalam hati.


"apa kamu takut?," goda Haru.


Tentu saja aku takut, bagaimanapun juga umurku baru 17 tahun dan masih menjadi murid sekolah mu. Lalu Harus menghadapi pernikahan dan terjerat dengan semua aturan ini. Bagaimana bisa tidak takut..! Geram Fina dalam hati.


"Tidak tuan tentu saya tidak takut", Fina sambil meremas tangannya.


"heh..," Haru tertawa sinis. Membuat Fina semakin takut dan grogi saja.

__ADS_1


Saat itu perasaan Fina campur aduk, antara takut dan deg- degan dia bahkan tidak mengerti sebenarnya perasaan apa yang menjalar ke otaknya saat ini.


Bersambung...


__ADS_2