
“Sembilan tahun yang lalu, ada seorang pemuda yang masih memakai seragam putih abu- abu sedang merasa kesepian. Dia duduk di bawah pohon sambil menggenggam sebuah rokok. Untuk menghilangkan suntuk-nya, pemuda itu ingin mencoba rokok. Tapi, tiba tiba, ada seorang gadis yang masih memakai seragam putih biru, dia tiba tiba datang dan merampas rokok pemuda itu. Dengan beraninya, gadis itu berkata,
‘Kenapa kakak merokok? Apa kakak mau mati? Apa kakak tidak melihat gambar mengerikan yang ada di bungkus rokok itu? Kenapa kakak mau merusak hidup kakak hah! Tidak tidak, tidak hanya hidup kakak sendiri, tapi juga hidup orang di sekitar kakak!’
Pemuda itu diam dan hanya memperhatikan gadis SMP itu, lucu, berani dan menggemaskan. Kamu tahu, gadis itu mampu menarik perhatian sang pemuda. Namun ia tidak bisa mengucapkan satu patah kata pun karena masih ingin menikmati kecantikan gadis itu,
‘Kakak boleh patah hati. Tapi kakak tidak boleh bodoh! Kakak itu ketua OSIS, sering mendapatkan juara dimana – mana. Masa Cuma karena perempuan kakak mau menghancurkan masa depan kakak!’ gadis itu berseru lagi, dengan berkacak pinggang. Astaga, kalau kamu tau, dia sangat lucu dan menggemaskan.
__ADS_1
Gadis itu pun membantu sang pemuda untuk melepaskan masa lalu dan terus menghibur nya, dan setelah beberapa waktu berlalu, sang pemuda sudah menyadari bahwa ia sudah menyukai gadis SMP itu. Memalukan bukan? #Terkekeh
Akhirnya, saat menjelang kelulusan, si pemuda itu benar benar melepaskan kekasih nya. Dia berniat untuk serius dan mendekati si gadis SMP itu, tapi, apa kamu tahu apa yang terjadi?
Lelaki itu melakukan kesalahan terbesar, hingga membuat masa depan nya benar benar hancur. Dan yang lebih menghancurkan nya, saat gadis yang sudah berhasil memikat nya, pergi menjauhi nya. Gadis itu memutuskan untuk melanjutkan sekolah nya di luar negri Kamu tahu, hidup pemuda itu semakin hambar, tidak ada warna sama sekali, karena seluruh warna nya sudah di bawa pergi oleh so gadis pemikat yang masih mengenakan seragam putih biru itu.” Cerita Rasya yang sejak tadi seperti mendongeng sambil terus menggenggam jari jemari Anna yang masih belum sadarkan diri.
“Mungkin ini sedikit terlambat, namun aku bersyukur bahwa aku masih memiliki kesempatan untuk mengatakan ini padamu.” Rasya mengambil nafas nya dengan begitu dalam, “Anna, will you forgive me, and give me a chance?”
__ADS_1
“Aku mencintaimu Anna, sangat sangat mencintai mu. Tapi aku begitu bodoh dan payah hingga sulit untuk mengakuinya. Sekarang, aku sudah tidak perduli dengan apa jawaban yang akan kamu berikan, aku akan berjuang Anna, aku janji aku akan memperjuangkan kamu, as your wish.”
Dengan perlahan, Rasa beranjak dari tempat duduk nya, ia mengambil sebuah kotak bludru yang sudah ia siapkan sejak kemarin. Sebuah cincin couple yang bertuliskan nama Rasya ia sematkan di jari manis Anna. Lalu ia mencium nya dnegan begitu lembut. Rasya kembali teringat, saat dulu Anna pernah mengatakan bahwa ia ingin sekali memiliki pacar, dan ia ingin memiliki sebuah cincin couple dimana ada nama dia dan pasangan nya. Sebenar nya, Rasya dulu sudah membeli cincin itu, namun karena Anna pergi ke luar negri, di tambah dirinya terkena masalah, maka ia hanya bisa menyimpan benda kecil itu.
Dan beberapa hari yang lalu, ia kembali mengembalikan cincin itu ke toko perhiasan, ia kembali memesan dengan ukuran yang berbeda. Tentu saja, karena jari mereka sudah berbeda, karena itu sudah sangat lama.
“Dan ini, aku ingin kau memakaikan sendiri padaku. Bangunlah, agar aku bisa menepati janji ku dulu.” Bisik Rasya di telinga Anna.
__ADS_1