HOT DADDY ( Bukan Duda, Bukan Perjaka )

HOT DADDY ( Bukan Duda, Bukan Perjaka )
Kalian siapa?


__ADS_3

“Kalian begitu berisik!’ gumam seorang wanita begitu lirih seketika menghentikan tawa Rasya dan Chila, juga keributan antara Michele dan Aldi langsung terhenti.


Kompak semua langsung menghampiri brankar dan memastikan bahwa suara itu keluar dari mulut wanita yang sudah tertidur pulas hampir dua bulan itu.


“Sa—sayang ...”


“Bunda!”


“Anna!”


Semua nya kompak memanggil wanita itu, hingga membuat wanita itu langsung membuka matanya perlahan. Menyesuaikan lampu yang di ruangan nya dan sesekali terlihat memijit pelipisnya.


Dengan cepat, Rasya segera menekan tombol darurat untuk memanggil dokter. Hatinya begitu lega dan senyumnya langsung merekah saat melihat istrinya sadar. Tak lupa, ia juga segera memberikan kabar kepada mama Lily dan papa Tian agar mereka segera datang ke rumah sakit. Akhirnya, setelah penantian cukup lama, akhirnya Anna kembali bangun.


Setelah memastikan semuanya baik, dokter segera pamit untuk keluar dari ruangan.


“Kalian siapa?” tanya Anna begitu lirih melihat semua orang satu persatu.


Deg!

__ADS_1


Bagai tersambar petir di siang hari, tubuh Rasya langsung mematung, rasanya ia langsung lemas dan hampir menjatuhkan bayinya kalau tidak segera tersadar.


“Sa—sayang, kamu lupa siapa kami?” tanya Rasya tak percaya, namun Anna masih bergeming. Dengan cepat, Michele segera mengambil alih bayi Rasya.


“Kakak ... “ gumam Anna lirih berdecak dan memejamkan matanya dnegan erat.


Hati Rasya lega saat Anna sudah kembali tersadar dan mengingatnya, namun sayang itu hanya sesaat ketika Anna kembali membuka mata dan mengeluarkan kata kata yang kembali membuatnya down.


“Kak Aldi sudah punya anak? Kenapa cepat sekali?” gumam Anna menatap kakak nya, “Jahat, masa sekolah di korea pulang pulang bawa bayi.” Cetus nya membuat semua orang terkejut.


“Wanita mana yang kakak hamili, kakak jangan jadi penjahat kelamin. Ingat ada Anna, adik kakak. Jangan sampai perbuatan kakak buat Anna dapat karma nya!”


Anna menggelengkan kepala nya, “Temen kak Michele?” tanya Anna menatap Michele, “Eh itu bayi kakak juga. Apakah kakak sudah di hamili sama kak Aldi? Woahhh jahat!” Anna segera bangun namun tertahan saat ia merasa tubuh nya masih sedikit sakit.


“Jangan bangun, seperti itu saja dulu.” Kata Michele mencegahnya, matanya tak henti melirik ke arah Chila dan Rasya yang nampak murung menyimpan kesedihan.


“Tapi kak Michele kapan nyusul kak Aldi ke korea? Kalian masih sangat muda, masih sama sama sekolah kenapa bisa punya anak? Astaga, gimana kalau bunda Crystal tahu atau papa tahu, eh apakah mereka sudah tahu,” celoteh Anna panjang lebar.


“A—Anna ... “ gumam Rasya menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


“Emmmtt Anna, kakak sudah bukan anak sekolahan lagi,” kata Aldi menghela nafas nya panjang, “Dan juga itu bukan anak aku,” imbuh Aldi melirik bayi di gendongan Michele.


“Hah! Jadi, jadi penantian kak Michele selama ini sia sia dong. Bukannya dari kecil bahkan TK apa SD sih kak Michel menyatakan cinta sama kak Aldi dan sekarang kalian tidak berjodoh dan punya anak dari Pasangan masing masing?” tanya Anna beruntun hingga mendapatkan tabokan di mulut nya dari Michele.


“Mulut kamu ya An, mana ada aku sama Aldi gak jodoh! Kamu ini baru bangun dari koma kenapa jadi nyebelin akut sih!” cetus Michele dengan nafas naik turun, ia tidak suka mendengar Anna yang mengira bahwa dirinya dan Aldi tidak jodoh dan memiliki anak dari pasangan masing masing.


“Loh, kan kak Aldi sendiri yang bilang, itu bukan anak nya.”


“Ini memang bukan anak Aldi, ini anak Rasya, tuh laki laki di samping kamu!” seru Michele.


“Ohh dia suami kak Michele,” Anna menganggukkan kepala nya seolah mengerti.


“Kayaknya kepala kamu harus di pukul dulu deh An biar konslet nya bener!” Mata Michele tampak menatap sekeliling.


“Kamu lihatin apa?” tanya Aldi penasaran.


“Aku mau cari benda apa gitu buat nimpuk kepala Anna biar gak oleng lagi!” cetus Michele begitu kesal.


“Mama jangan jahat!” seru Chila berkacak pinggang langsung menatap tajam pada mama nya.

__ADS_1


__ADS_2