Ibu Muda Pengganti

Ibu Muda Pengganti
102. Sah


__ADS_3

Setelah selesai acara malam itu tentu kami semuanya menuju tempat istirahat masing-masing, untung saja angga masih ada tamu beberapa temannya jadi aku diantar oleh ibu ke kamar hotel lebih dulu.


Dan rencananya besok kami baru akan pindah ke rumah, tapi aku rasa aku akan ikut bersama angga saat itupun aku memeluk ibu.


" Bela kenapa nak sayang lihat ibu jangan menangis nanti cantiknya hilang lo bela, lihat dan dengerin ibu ( duduk disamping bela dan menatap wajah bela ). sayang dengerin ibu ibu yakin angga bakalan jaga lea dan sayang sama bela, tetapi jika seandainya itu salah atau angga nyakitin bela maka ibu dan ayah yang akan tanggungjawab semua resikonya ya nak " ibu.


Aku hanya bisa menganggukan kepalaku dan memeluk ibu dengan erat, " ya sudah ibu ke kamar dulu kamu ganti baju dan bersih-bersih ya sekalian sholat ya bela kalo gitu ibu tinggal " ibu.


Aku hanya bisa menganggukan kepalaku lagi, ibupun pergi aku benar-benar belum siap dengan semua ini. tapi aku harus yakin aku bisa merubah rasa benci angga pada ayah dan kami semua.


Lebih baik aku bersih-bersih dan langsung tidur aku takut jika angga datang, tapi bukankah aku telah sah menjadi istrinya dan aku sudah menjadi hak dia sepenuhnya diriku.


Ahhh tapi aku belum siap baiklah sekarang bersih-bersih dan sholat, akhirnya bela melakukan dan menyelesaikan kegiatannya satu persatu.


" ( Rendra melihat ke arah kamar yang berada di gedung yang menjulang itu ya kamar bela dan angga ) aku sungguh tidak tau kenapa aku merasa tidak rela melihat bela dengan angga " batin rendra.


" Kayaknya udah malam ni brother kita balik ke basecamp langsung ya, pamit selamat menikmati malam pertama brother ( senyum dan goda teman-teman angga padanya ) " teman angga.


" Bisa aja lu bro oke hati-hati di jalan, jangan lupa buat yang masih belum ada ibu persitnya silahkan menyusul secepatnya brother-brother ku " goda angga.


" Paham saya paham apa yang anda katakan, tapi janganlah membuat kami merasakan kesedihan karena anda malam ini dan seterusnya bahagia sedangkan kami ahhh sudahlah " rekan angga.


" Sudah sudah mari kita kembali ke tempat kita brother angga kita semua pamit assalamaualikum " rendra bersikap tegas pada angga.


Semua rekan dan teman-teman angga telah kembali ke tempat mereka masing-masing, dan sekarang hanya ada para pelayan dan beberapa orang untuk membersihkan tempat ini.

__ADS_1


Alhamdulillah akhirnya selesai bersih-bersih sebelum tidur lebih aku sholat isya dulu, walaupun sempat terlambat karena acara tadi dan semoga saja aku bisa menghadapi dan menjalani kehidupanku sekarang ini.


Bela pun mengambil mukena dan membentangkan sajadahnya mengarah ke kiblat, kedua tangan diangkat takbir Allah huakbar.


" Baiklah sekarang aku harus ke kamar aku rasa bela pasti sudah ada di kamar, tapi kenapa hatiku sangat deg deg kan sekali aku harap aku bisa mengontrol diriku padanya " angga.


Angga melangkah menuju kamar dimana bela ada disana, sedangkan di kamar yang lain ayah dan ibu lea juga sudah menyelesaikan sholatnya sembari berdoa untuk kebaikan sang putri bela.


" ( Membuka pintu ) bela apakah kau ada di dalam masyaallah ya tuhan aku melihat bidadari, yang sedang bersujud kepadamu ya Allah aku kembali merasakan saat aku memandangi wajahnya saat tertidur dengan mukena saat itu " angga.


Assalamualaikumu warahmatulahi wabarakut menoleh ke kanan, assalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh ke kiri. aku sangat terkejut saat mendengar suara angga tadi, dan yang paling aku takutkan adalah malam ini menjadi malam pertamaku tidur bersama seorang laki-laki.


Aku mencoba memberanikan diri berbicara, apakah aduh aku harus panggil dia apa angga saja seperti kemaren-kemaren tapi sepertinya itu terdengar tidak baik sekarang.


Baiklah Angga apakah boleh bela memanggil mas angga saja bolehkan, karena jika memanggil angga saja aku rasa tidak enak dan bagaimana juga ketika orang lain mendengarnya.


Apakah angga maksud bela mas ingin bersih-bersih biar bela siapkan tetapi selesai berdoa ya mas.


" ( Tersenyum ) ya silahkan jangan lupa berdoa untuk ( tersenyum lagi ) " angga.


Tidak apa maksud dia hanya tersenyum senyum, ya allah tolong ampuni dosa-dosa hamba, kedua orang tua, dan saudara hamba ya allah. dan berikanlah hamba kekuatan dan ketegaran menghadapi semua kehidupan hamba sekarang ya allah Aamiin.


Akupun selesai berdoa dan kembali mengenakan hijab instan pendek, karena aku masih belum terbiasa melepas hijab di depan orang yang baru aku kenal.


Angga masih di kamar mandi apa aku harus menyiapkan pakaiannya tapi, aku masih ragu ya sudah akupun membuka lemarinya dan hanya mengambil piyamanya sedangkan pakaian yang lainya biar dia saja nanti.

__ADS_1


Setelah itu akupun menunggunya di sofa kamar sambil melihat handphoneku, dimana hari ini grupku, media sosial para sahabatku dipenuhi oleh foto-foto bahagiaku.


Aku melihat ternyata senyumanku dan senyuman angga benar-benar terlihat bahagia, aku harap aku dan angga bisa bahagia akupun malah terus-terusan tersenyum melihat foto dan vidio yang dibagikan temanku ini.


Ceklek pintu kamar mandi terbuka, " kenapa bela malah senyum-senyum sendiri dia menyiapkan piyamaku, dan kenapa juga senyumannya sangat manis " angga.


Setelah selesai memakai piyamanya, angga mendekati bela dan duduk di sampingnya dan bela malah tidak menyadari angga sedari tadi karena asik ksenyum-senyum melihat handphonenya.


" Duduk disamping bela, apakah yang kau lihat sampai-sampai senyum-senyum sendiri dan tidak menyadari aku dari tadi " angga.


Astaqfirullah angga " kenapa kau masih memanggilku angga panggil aku mas angga " angga.


Lagian aduh aku juga belum bisa harus panggil kamu siapa angga, panggilan maspun belum terbiasa yaudah aku coba mas angga.


Aku itu senyum-senyum liatin foto kita tadi sama kehebohan sahabatku, kamu mau liat gak ni.


" Kenapa harus liatin fotonya kalo orangnya ada didekat dan didepan aku yakan, ( mendekatkan wajahnya ) "angga.


Aku terkejut saat angga mendekatkan wajahnya padaku, angga kamu mau ngapain angga.


" Kok kamu masih nanya kita mau ngapain ( tersenyum memandangi wajah bela ) " angga.


Gak kamu jangan macam-macam ya, " aku gak macam-macam aku cuma satu macam lagian kitakan udah sah ( terus mendekatkan wajahnya pada bela ) " angga.


Aku hanya terdiam dan menutup mata sambil menghindari angga, " satu ciuman mendarat di kening bela udah sekarang kita tidur pasti capekan, udah aku gak bakalan ngapa-ngpain kamu udah tidur aja duluan aku mau keluar sebentar dulu " angga.

__ADS_1


Aku yang masih terkejut saat angga mencium keningku, langsung berdiri menuju kasur aku masih tidak percaya jika angga melakukan hal itu.


Berarti angga mencintaiku, apakah itu benar untung saja dia sudah pergi keluar ahhh aku sungguh menjadi salah tingkah tapi aku harap dia bisa bersikap baik padaku dan orang tuaku.


__ADS_2