
Setelah selesai dari urusan rumah sakit kami melanjutkan perjalanan menuju rumah mas Adam,saat dimobil kami berganti posisi yang tadinya kak putri didepan menjadi ayah didepan.
Kak putri,aku dan ibu duduk dibelakang kami sangat bahagia dimana seorang peri kecil sudah menjadi pelengkap untuk kami.tapi sebelum berangkat aku teringat jika dr.bagas tadi ingin bicara denganku tapi aku langsung pergi saja.
Mas Bayu tunggu dulu bela ingin keluar sebentar saja,"mau Kemana lagi bel ntah kemalaman sampai dirumah adamnya"ucap ayah sebentar saja ayah ya bela mohon.
"Yaudah tapi ingat jangan lama-lama nanti kasian juga sama ponakannya kamu tu" siap ayah bela turun dulu ya bentar aja.aku berlari mencari dr.bagas tapi aku tidak menemukannya, sepertinya dia sudah tidak ada disini lebih baik aku kembali ke mobil saja.
Saat akan keluar aku melihatnya keluar dari salah satu ruangan pasien,dr.bagas "ada apa bel"gini dok bela sekarang udah mau berangkat ke rumahnya mas Adam.
Jadi bela minta maaf sama dok Karena gak bisa ngobrol dulu,"ohh ajakan saya tadi yaudah gakpapa kalo kamu udah mau berangkat yaudah biar nanti pas dikota aja kita atur lagi pertemuannya".
Sekali lagi bela minta maaf ya dok,"udah gakpapa bel" bela pamit dulu berangkat dok assalamualaikum "waalaikumussalam".
Aku menuju mobil dan kami melanjutkan perjalanan ke rumah mas adam,dimobil kami sedang berdebat untuk memberinama Peri kecil kami ini.bela terserah kak aja sama mas Bayu,tapi kalo usulan dari bela mau ngasih nama ponakan cantiknya bela itu namanya zeana.
"Zeana bagus bel tapi tanya papanya dulu gimana mas zeana",bagus put mas terserah aja kalo kamu suka dan yang lain suka juga gakpapa zea nama yang bagus". berarti zea udah pas ya sekarang nama belakangnya gimana apa cukup zea aja.
"Ibu sih terserah aja tapi ibu suka banget sama nama Admazura",aduh Bu itu sih kayak nama orang Jepang aja tapi bagus unik gitu Admazura."bagus itu sih hampir mirip nama ayangnya azyura,ya Bella Azyura dan namaku putri kazura ibu emang suka sama nama itu tapi kenapa nama Adam yang beda mungkin karena laki-laki ya".
__ADS_1
Udah itu aja kak kan namanya cantik zeana Admazura kayak orangnya ni,aku mencium pipi lembutnya tak terasa kamipun sampai dirumah mas adam.semua orang berdecak kagum bagaimana bisa Adam memiliki rumah sebagus ini, ekspresi mereka sama seperti ekspresi pertama kesini dulu.
Hai bibi Assalamualaikum kita udah lama ya gak ketemu lagi, waalaikumussalam non bela ohh iya kenalin bi ini ayah,ibu,kak putri dan ini mas Bayu suaminya kak putri dan yang kecil ini anaknya kak putri yang baru lahiran.
"Selamat ya buat non putri ibu bapak",makasih bi kalo gitu silahkan masuk tuan nyonya "udah bi gak usah Panggil tuan nyonya ibu bapak aja kayak tadi".
"Baiklah pak ibu,ohh iya tuan adan belum pulang beliau berpesan untuk menyiapkan semua keperluan bapak dan ibu.tuan akan pulang sekitar jam 10 nanti tapi jika ibu dan bapak sudah mengantuk silahkan tidur duluan saja".
Baiklah bi terima kasih,"kalo gitu mari saya antar ke kamar masing-masing yang sudah bibi siapkan".kalo bela kamar yang kemaren kan bi "benar non masih yang kemaren" yaudah bela sendiri aja biar bibi antar ayah sama ibu kak putri juga".
Akhirnya kami bisa istirahat dan makan malam setelah itu barulah kami istirahat,ohh iya aku masih teringat tentang ajakan dr.bagas tadi aku takut hal yang akan dia bicarakan adalah masalah pak Brian dan dr.daffa sekarang aku harus bagaimana.
Aku mencoba melihat sekitar tapi sepertinya tidak ada orang diluar,aku langsung mengerjakan sholat dan menemui bibi dibawah pasti dia sedang memasak sarapan untuk pagi ini seperti biasanya.
Ternyata benar bibi tengah menyiapkan makanan untuk sarapan nanti, setelah semua selesai ternyata mereka tidak satupun datang ke meja makan.
baiklah aku izin pada bibi untuk melihat kemana kah mereka pergi,saat terus berjalan dan menyusuri ruangan ternyata mereka ada dikamar kak putri.mas Adam juga sudah ada disitu melihat keponakan cantiknya, selamat pagi semuanya "baru bangun bel"ucap kak putri iya maaf bela baru bangun ohh iya kata bibi semua sarapan sudah siap sekarang kita sarapan dulu.
"Baiklah tapi kalian dulu saja putri harus menjaga zea dulu",yasudah kami duluan akhirnya kami semua sarapan dan setelah itu giliran kak putri yang sarapan aku menggantikannya untuk menjaga zea.
__ADS_1
Kau cantik sekali peri kecil ayang,zea nama yang sangat bagus semoga kau menjadi anak yang soleha.ayang janji akan jaga dan sayangi zea, beberapa menit kemudian kak putri datang dan sekarang aku bisa pergi keluar.
"Bel bel" panggil mas adam iya ada apa mas ada yang bisa bela bantu,"begini apakah hari ini bela bisa bantuin mas lihat-lihat dekor dan pakaian untuk acara lamaran mas nanti".
Bisa sih mas tapikan calonnya mas aja belum dikenalin sama ayah,ibu,kak putri dan bela kok udah mau cari dekor sama pakaian sih."jangan sok tau deh mas belum selesai ngomong,kita cuma lihat dekor dan pilih pakaian untuk kita pas acara pertemuan keluarga besok bel".
ohh gitu ya udah bela siap-siap dulu,"mas tunggu dimobil jangan lama-lama ngerti" iya mas bela ngerti kok setelah selesai akupun izin kepada ayah dan ibu untuk menemani mas Adam.
"Ya sudah hati-hati dijalan" siap Bu ayah ibu bela pamit assalamualaikum "waalaikumussalam" akupun menuju mobil dan pergi ketempat yang sudah mas Adam pilih.
Saat dimobil mas adam bertanya masalah lamaran yang datang padaku,"bel mas mau tanya bagaimana dengan lamaran angga waktu itu?".aku hanya terdiam dan menghentikan tanganku yang sedang bermain handphone.
Kalo mas bertanya tentang hal ini bela belum bisa jawab mas,bela juga gak tau karena bela rasa belum siap aja walaupun umur bela terus bertambah.
"Jika mas boleh ngomong satu hal sama kamu mas cuma mau bilang,lebih baik kamu secepatnya menentukan pilihanmu bel Karena mas tau tentang masalah yang kamu hadapi".
Aku tiba-tiba kaget mendengar mas adam mengatakan dia tau tentang masalah ku, pasti kak putri yang memberi tau hal ini pada mas bukan.
"Siapapun yang memberi tau mas itu tidak penting,karena kamu lebih penting bel mas mohon dengarlah apa yang mas katakan".
__ADS_1
Tapi mas bela........