Ibu Muda Pengganti

Ibu Muda Pengganti
124. Kembali ke Kota


__ADS_3

Setelah selesai sarapan semuanya peralatan makan dibersihkan dan melakukan aktifitas masing-masing, saat itu zea sudah bangun belapun langsung menggendong zea karena memang lea sangat dengan zea lebih tepatnya sayang.


Ayah, ibu, mas adam, kak nindy berada di taman sedangkan mas angga sedang ke kamar mandi, kak putri sedang menyiapkan perlengkapan kerja mas bayu jadi aku haru menggendong zea.


Sepertinya ayang lupa mengambil handphone ayang zea jadi kita ke kamar dulu ya sayang ( mencium pipi zea ).


" Bagaimana persiapan pernikahan kalian dam ? " ayah.


" Insyaallah sudah selesia semua ayah hanya ada sedikit lagi yang belum siap sekitar 5 % lagi ayah, ohh ya ayah ibu bagaimana jika kita berangkat sekarang saja bersama bela dan angga " adam.


" Tapi sepertinya jangan dam kita berangkat besok saja jadi biarkan saja bela ya berangkat sekarang, lagian kita harus menunggu bayu pulang dulu barulah kita akan berangkat nindy tidak keberatankan ? " ibu.


" Iya bu tidak apa-apa " nindy.


Dimana handphoneku tadi aku rasa tadi menaruhnya di atas kasur atau mungkin di laci meja ya mungkin disitu.


Ceklek pintu kamar mandi terbuka.


" Haii ternyata ada zea disini lagi gendong sama ayang ya sayang, bel kamu lagi cari apa sih kok panik gitu bel bela " angga.


Ini mas bela lagi cari handphone bela tadi kalau nggak salah bela taruh di kasur tapi sekarang kok nggak ada ya.


" Makanya bela kalo naroh hp tu jangan ceroboh coba cari di laci meja rias kamu, yaudah kamu cari dulu biar zea aku yang gendong ya " angga.


Zea sama om angga dulu ayang cari handphone dulu.


" Sambil nunggu ayang bela cari handphonenya kita duduk di kasur dulu ya " angga.


Akhirnya ketemu juga perasaan bela taroh di kasur kok malah tiba-tiba ada di laci rias ya.


" Kamu tuh yang ceroboh masa iya handphone di kasur jalan ke meja rias kamu pasti kamu yang lupa narohnya dimana " angga.

__ADS_1


Iya iya bela emang ceroboh yaudah sekarang zea gendong sama ayang lagi ya udah ya main sama omnya.


" Liatkan zea gak mau dia lebih suka sama aku daripada sama kamu, kamu bisa lihat lo bel kalo anak kecil itu nyaman sama aku jadi aku udah cocok jadi ayahkan ( senyum menggoda ) " angga.


Mas jangan mulai lagi ya kalo emang zea suka sama mas yaudah bela keluar duluan aja jagain ya zeanya.


" Loh kok gitu yaudah kita keluar sama-sama aja ayo zea gendong sama om kita ketemu mama ya " angga.


..............................................


Setelah selesai sholat zhuhur angga dan bela bersiap-siap untuk kembali ke kota, bela juga sudah selesai merapikan pakaiannya dan angga.


Aku masih ingin disini tapi aku juga harus pergi bersama mas angga karena sekarang dia adalah suamiku, yasudahlah lagian besok aku bisa kembali bertemu ayah ibu dan yang lainya.


Bahkan besok kami semua akan mulai mempersiapkan acara pernikahan mas adam.


" Udah siapkan barang-barangnya udah kita jalan sekarang kenapa masih diam mau nangis kerena harus ninggalin ayah ibu " ucap angga.


Gak bela gak nangis bela cuma sedih aja karena harus jauh dari mereka lagi.


Iya mas bela tau yaudah kita berangkat sekarang.


" Barang-barangnga biar aku aja yang bawa " angga.


Ayah ibu bela pamit ya bela duluan ke kota ( berpelukan dengan ayah dan ibunya ).


Bela dan angga juga berpamitan pada adam, putri, dan nindy.


" Kalo begitu kami pamit dulu ayah ibu semuanya assalamualaikum " angga.


Waalaikumusslam ( jawab semuanya ).

__ADS_1


Belapun kembali memeluk ibunya dia merasa tidak ingin berpisah dengan ibunya.


" Bela sayang sudah kamukan sudah mulai terbiasa tanpa ibu ayah dan yang lainya, jadi kamu harus kuat dan sabar satu lagi jangan terlalu manja lagi ( mencium kening bela ) " ibu.


Iya bu kalo gitu bela pamit dulu assalamualaikum.


" Waalaikumusslam " ibu.


Akhirnya bela masuk ke mobil dan mereka mulai meninggalkan desa ini.


" Masih aja nangis kalo pisah sama ibu tapi emang gitu sih sayangnya anak sama orang tuanya terutama ibu " angga.


Iya mas namanya aja ibu ya bela sayang banget lama sama ibu ( mengelap air mata ).


" Kalo seandainya aku ngomong sama kamu kalo mama kandungku masih ada kamu mau ketemu dia " angga.


Aku sempat terkejut mendengar ucapannya, maksud mas angga mama kandung mas bukannya mas waktu itu hanya punya mama angkat tapi memang mas angga juga tidak pernah bilang kalo mama mas angga udah meninggal.


Berarti mama kandung mas angga masih ada tentu tentu bela ingin bertemu dengannya, tapi jika memang mas angga masih punya mama kandung kenapa dia tidak datang disetiap acara kita bahkan dari pertunanganan sampai kita menikah ?.


" Ada hal yang tidak kau ketahui jadi itulah sekarang ini aku ingin mengatakan padamu, mama tidak bisa datang karena dia......... " angga.


Maksud mas angga mama mas angga tidak setuju jika bela menikah dengan mas angga begitu, jika memang begitu kenapa mas angga tetap menikahi bela mas.


" Bukan alasannya bukan karena itu ada hal lain dan nanti kamu akan tau sendiri bahkan setelah bertemu mama kau akan mengerti maksudku.


Setelah sampai di kota nanti kita akan langsung menemui mama jadi kau tunggu saja " ucap angga.


Beberapa menit perjalanan mata rindu malah sangat terkantuk sampai-sampai dia malah tertidur.


" Baru aja selesai nangis ngobrol sebentar udah tidur aja kadang itu kamu juga nyebelin dan ngegemesin bel " angga.

__ADS_1


Anggapun memberhentikan mobilnya dan memperbaiki posisi tidur bela dan menurunkan tempat duduk agar lebih nyaman, dan tak lupa angga juga mencium dahi dan pipi bela.


" Aku harap kamu bisa melewati semuanya tapi tenang saja mamaku tidak akan merepotkanmu karena sampai sekarang ini dia masih terdiam dan tau mau mengenal siapapun bahkan tersenyumpun mama tidak sanggup " batin angga.


__ADS_2