Ibu Muda Pengganti

Ibu Muda Pengganti
84. Perasaan Tidak Mengenakan


__ADS_3

Saat dirumah aku ingin mengatakan jika besok sebelum pergi liburan, aku ingin pergi menemani kak nindia dulu ke rumah sakit ibu ayah.


"Ya sudah tidak apa-apa tapi besok perginya sama Adam aja, gak usah nindi yang yang nyentir ohh ya bel nanti sore kita sholat dimesjid ujung komplek ibu udah lama gak sholat dimesjid" ucap ibu.


Ya udah nanti kita pergi, ayah ikut juga Bu " kayaknya gak bel kita berdua aja " ucap ibu.


Iya nanti kita pergi sekarang bela ke kamar dulu bu, mau siapin pakaian buat pergi besok sekalian beres-beres kamar bela keatas dulu ya Bu.


Sorepun menjelang tepatnya sholat ashar akan dilaksanakan aku bergegas turun dan telah mandi serta membawa mukena ditanganku.


Bu ibu ibu kita jadikan ke mesjidnya ibu, "bel gak usah teriak juga manggil ibunya ibu udah didepan tu kamu sih kelamaan dah pergi sana nanti Sholat berjamaahnya telat lagi" ucap putri.


Loh kok ibu malah ninggalin bela sih, yaudah bela Sama ibu pamit dulu Assalamualaikum "waalaikumussalam hati-hati dijalan".


Inilah perhatian kecil namun sangat membahagiakan diriku, aku rela hidup sederhana dengan mereka seperti kehidupan dikampung dulu.


Sudah lah bel cepat ibu sudah menunggu, Bu ibu kok ninggalin bela padahal bela kira bela yang harus nunggu ibu tapi yaudah sekarang kita berangkat ke mesjid ntar ketinggalan Sholat berjamaahnya.


Berjalan sekitar 3 menit dah kamipun sampai mesjid ini cukup besar dengan warnah putih dan emas yang sangat, menenangkan tapi sayangnya hanya kami berdua yang sholat maksudnya dari jamaah perempuan.


Bela tau jika perempuan tidak diwajibkan sholat dimesjid tapi aku sangat suka sekali sholat dimesjid, begitu juga dengan ibu ohh ya ayah tidak ikut karena ayah sedang pergi keluar ntah kemana bersama mas Bayu.

__ADS_1


Mas Adam belum pulang dari dinasnya apalagi tadi mas Adam dan kak nindi sedang mengurus persyaratan pernikahan.


Kamipun mengambil wudhu dan sholat berjamaah sungguh hatiku sangat, tenang ketika ucapan aamiin dikatakan serentak oleh makmum laki-laki inilah suara paling indah menurut di bandingkan nyanyian lainnya.


Selesai sholat kamipun berdoa memohon apapun yang ingin dimohonkan,kepada sang pencipta Allah SWT.


Doaku hanya panjangkanlah umur ku ayah, ibu dan saudara-saudaraku, Serta mudahkanlah langkah ku menuju surga mu nanti dan hamba mohon ya Allah untuk merestui dan memberikan berkah mu dalam pernikahan ku nanti aamiin.


"Ya Allah hamba memohon lindungi lah putri hamba bela dari segala musibah, dan mara bahaya agar dia mendapat kebahagiaan dalam hidup. ya Allah hamba juga memohon semoga calon suaminya nanti menyayangi dan mencintai putri hamba dengan tulus aamiin" batin ibu.


Selesai berdoa aku bersalaman dengan ibu dan mencium ibu, namun aku terkejut saat ibu memeluk ku dengan erat bahkan sambil menangis.


Bu ibu kenapa menangis apakah bela udah buat salah sama ibu, (melepas pelukan dan memegang wajah putrinya yang cantik serta menatapnya ) sayang bela ibu benar-benar ingin bela Jawab sejujurnya. apakah bela menerima dengan ikhlas dan Mencintai angga jika tidak biarlah ayah dan ibu yang menebus semuanya nak" ucap ibu.


Siapapun yang ada diposisi Angga pasti akan sangat sedih ketika harus kehilangan seorang adik perempuannya, ibu taukan Angga itu seorang perwira tentara jika dia sanggup bertanggung jawab dan menjaga negara berserta penduduknya rakyatnya.


Dan kita bela termasuk penduduknya bukan secara tidak langsung, Angga sudah menjaga kita Bu dengan senyumanku pada ibu dan sedikit membuat ibu tenang dan tersenyum padaku.


"Ibu sangat bangga bisa diberikan seorang putri yang cantik dan baik hati seperti bela" ucap ibu.


Ettsss ibu salah bukan seorang putri ehh maksudnya benar juga, seorang putri dan seorang bela begitu bukan kak putri juga baik, cantik dan pintar dan semua sifat itu menurun dari malaikat kami siapa lagi kalo bukan ibu ibu dan ibu.

__ADS_1


Akupun memeluk ibu baiklah sekarang kita lebih baik pulang nanti, malah dicariin udah biar bela aja yang rapiin dan bawa mukena ibu oke semuanya udah siap rapi saatnya pulang kerumah.


Beberapa menit akhirnya kami sampai dirumah, dan langsung istirahat aku juga mau membantu ibu memasak walaupun ada bibi kami tetap ingin memasak.


"Udah biar kakak sama ibu yang masak ayang bela jagain zea aja ya ayang maukan ayang" ucap kak putri yang datang tiba-tiba.


Kalo peri kecil ayang yang minta yaudah boleh boleh, ibu bela jagain zea ya biar kakak yang masak " udah gakpapa kamu jaga zea aja" ucap ibu.


Akupun langsung mencuci tangan dan menggendong sicantik zea, dan pastinya mencium zea serta mengajak zea bermain ditaman belakang.


Singapura,


"Angga aku mohon tunggu aku dan maafkan kesalahanku, bukankah perempuan akan melakukan hal yang sama ya kesepian ketika orang yang dicintai jauh darinya.


Aku tidak akan rela jika kau memilih perempuan lain, tapi aku yakin sampai sekarang kamu pasti masih mengguku karena beberapa bulan bahkan hampir 1 tahun perpisahan kita aku tidak pernah melihat mu dekat dan memposting foto perempuan" ucap Adelia.


Kediaman Adam,


Ze zea kenapa tiba-tiba perasaan ayang gak enak sayang, kenapa ayang ngerasa takut sekali seperti akan terjadi sesuatu saja batinku.


Setelah selesai memasak dan menggendong zea sorepun mulai bergantian senja dan malam kamipun makan malam bersama.

__ADS_1


Selesai makan malam mas Adam ingin berbicara sesuatu denganku, ditaman belakang " bel kita ngomongnya ditaman belakang aja ada yang ingin mas tanyakan dan beri tahu pada bel" ucap mas adam.


Aku sedikit takut apakah yang akan dikatakan mas Adam menjadi penyebab kekawatiran ku tadi siang, tapi aku tidak boleh gegabah dan menuduh mas Adam begitu saja.


__ADS_2