
Baiklah tapi jangan ucapkan hal buruk itu lagi,aku masih ingin hidup bersama mu.apa kau bicara apa tadi hidup hidup apa maksud mu angga,"tidak tidak apa-apa mungkin yang kau dengar hidup mobil ini ya hidup mobil".
Bahkan kau lebih mementingkan hidup mobilmu dari pada keselamatan kita sudah lah, akhirnya kami sampai dirumah tapi angga malah tidak turun dari mobil.dia hanya membiarkan aku yang turun,aku pun heran dan mencoba bertanya padanya.
Kenapa kau tidak ikut turun,"tidak hari ini aku akan balik ke kota ada tugas yang harus aku jalani jika tidak aku akan kehilangan pekerjaan ku.
Baiklah itu kabar yang sangat bagus (batinku kegirangan), apakah kau tak mau makan dulu inikan masih pagi "tidak tidak perlu aku bisa membeli makanan nanti titip kan salamku pada ayah dan ibu mu".
Baiklah selamat tinggal jangan lupa hati-hati dijalan, semoga kau selamat sampai tujuan dahhh dahhh aku masuk dulu.saat akan turun dia malah mencengkeram tanganku dengan kuat,kau ini apa-apaan tadi kau bersikap sanga manis tapi sekarang kau berubah lagi Sebenarnya kau ini kenapa.
"Ingat jangan senang dulu dengan kabar ini,ingat jika kau ayah dan ibumu mencoba kabur menjauh dariku maka zea lah yang akan menjadi gantinya kau tidak mau bukan bela".
Tidak kau tak boleh menyentuh zea sedikit pun,aku berjanji tidak akan pernah mencoba kabur atau menjauh dari mu angga.jadi lebih baik lepaskan aku,"jawaban yang bagus dan janji yang harus kau tepati ingat itu".
Akupun langsung turun dari mobil itu dan masuk kerumah dengan cepat,karena hari ini aku sangat senang sekali setidaknya aku bisa hidup dan tidur dengan tenang.
Aku harus memberi tau kabar ini pada ayah dan ibu, Assalamualaikum ayah ibu ada kabar baik sebelum itu aku telah memastikan jika angga benar-benar telah pergi.
Namun ayah dan ibu tidak menjawab,aku mencoba untuk pergi ke kamar ayah dan ibu saat membuka pintu kamar aku sangat terkejut saat melihat ayah dan ibu telah mengemasi pakaian dan barang-barang mereka.
__ADS_1
Ibu ayah kalian mau kemana,bela mohon jangan berbuat hal yang akan membahayakan kita lagi Bu ayah aku mohon.
"Tidak bel ibu dan ayah tak ingin melihat kamu menderita karena ulah angga itu sekarang cepat kita berangkat sekarang, pakaian bela sudah disiapkan oleh ibu ayo sekarang berangkat".
Tapi ayah ibu bela mohon jangan lakukan hal ini karena akan hanya mengundang bahaya bahkan mendekati maut ayah ibu dengarkan lah sekali ini saja ayah ibu.
"Sekarang ibu yang memohon padamu nak putri ibu bela ashyura ikuti saja apa yang akan ibu dan ayah lakukan mengerti ibu mohon.seperti yang kami katakan bahwa biarlah kami harus meregang nyawa dan dia melepaskan mu.
Daripada melihat bela disiksa oleh angga itu".tapi bela takut ayah dan ibu aku harus mengikuti perkataan mereka dan pergi dalam ketakutan dan tetesan air mata.
"Satu lagi untuk masalah putri dan zea tenang saja ayah dan ibu telah menghubungi dia,agar tak merisaukan kita cepat lah masuk kemobil bel kita akan berangkat ke kota menuju bandara dengan penerbangan menuju kota Padang Sumatra Barat".
Ayah dan ibu tau jika angga baru saja kembali ke kota,dan mungkin saja dia bisa mencegah kita dan melukai kita semua.
"Tenang lah bel percaya kepada ayah dan ibu akan menjagamu sekuat tenaga,bahkan nyawa sekalipun taruhannya".
Ayah tapi bela takut, ayah dan ibu tetap memaksaku pergi masuk mobil dan menuju bandara.bahkan bandara berada di kota,aku sangat takut jika angga mengetahui rencana kami.
"Maaf tuan sepertinya keluarga non bela pergi menggunakan mobil menuju kota,saat akan pergi non bela sempat menangis dan mencoba menolak untuk ikut bersama mereka".
__ADS_1
"Baik biarkan mereka pergi dan jangan sampai mereka curiga jika sedang diikuti bahkan kau awasi"." baik tuan tenang saja itu telah menjadi tugasku
"Sepertinya ayah dan ibumu sangat menyayangimu bahkan mereka tak ingin melihat mu menderita, baiklah itu semua belum cukup karena apa yang ku tanggung lebih parah dari itu".
"Tenang lah bel ibu dan ayah akan menjagamu,jika angga masih berani mengancam lebih baik kita melaporkan pada adam dan teman-temannya".
Ibu ayah kalian ingat bukan jika,kita melawan perkataan dari angga bahkan kembali mencoba kabur menjauhinya maka dia akan benar-benar melukai kita".
Beberapa jam perjalanan aku merasa lelah pikiran ku berkecamuk, perasaan takut,kawatir sedih dan membuat tubuhku tak mampu menerima semuanya.
Namun beberapa menit kemudian mobil kami dicegat oleh dua mobil,aku yang terbangun karena kepalaku terbentur jok depan karena ayah harus mengerem mendadak.
Astagfirullah ayah hati-hati aku yang tersadar karena kejadian ini,Keluarlah bebearapa orang laki-laki mendekati ayah mencoba memaksa kami keluar.
Ibu ayah bela takut apakah mereka orang-orang suruhan angga,kenapa dia datang membawa sengsara dihidup kita.laki-laki itu terus memaksa sampai pada akhirnya ayah mencoba turun untuk melawan aku dan ibu telah melarang ayah namun ayah tetap turun dari mobil.
Saat ayah mulai terluka akupun turun untuk memberhentikan perkelahian ini, tolong dan aku memohon jangan lukai ayahku lagi aku mohon.ibu juga ikut turun dan juga ikut memohon kepada beberapa orang laki-laki itu.
Jika memang angga yang menyuruh mereka kenapa dia tidak ada disini, tuan-tuan aku mohon maafkan kesalahan kami dan kami mohon izinkan kami melanjutkan perjalanan.
__ADS_1
"Kalian tidak akan bisa melakukan itu, karena kalian masih memiliki masalah yang begitu besar dan harus kalian atasi dan perbaiki semuanya.