Ibu Muda Pengganti

Ibu Muda Pengganti
24.Empat Pemuda


__ADS_3

Setelah selesai acara satu-persatu tamu dan tetangga,pulang kerumah mereka masing-masing.Saat sedang membersihkan beberapa peralatan,Kak putri menghampiri ku "Bela kamu harus kedepan sebentar ada yang harus kamu lihat dulu".


Ada apa sih kak apa teman-temanku datang," iya benar mereka datang silahkan temui mereka dan ajak ngobrol".akupun menuju ruang tamu dan saat sampai bertapa terkejutnya aku melihatnya,kenapa mereka berempat bisa bertemu dan duduk sejajar.


Aku memang mengundang mereka,tapi tidak terpikirkan mereka bisa datang secara bersamaan begitu kak."Udah temuin mereka,tapi menurut kak ini momentum luar biasa dimana kamu bisa melihat mereka dan tentukan pilihan mu".


Aduh kak ngawur lagi ni ngomongnya,apalagi udah kayak acara cari jodoh di tv-tv aja tentukan pilihanmu sekarang.Mereka itu orang kak bukan barang yang bisa dipilih gitu aja lagian aku bilang sama kak mereka itu temen dan sahabat aku titik.


Udah kak diam aja sekarang kita kesana ajakan,kak yang punya acara akupun menarik tangan kak putri.saat aku datang mereka melihat ku dan kak putri,satu-persatu mereka menyalami kak putri dan aku serta mengucapkan selamat pada kak putri.


Sekali lagi aku terima kasih sama kalian udah mau hadir ke syukuran ini,sama-sama bel itu ucapan yang mereka lontarkan.Ohh iya kalian udah makan kan "udah bel","kak juga ngucapin terima kasih sama kalian semua udah ngerepotin kalian buat datang kesini.


Gakpapa kak kami yang malahan terima kasih sama kak,udah mau ngundang kami."ohh iya bela kenal sama daffa"tanya pak brian.kenal pak dr.daffa inikan yang nanganin ayah waktu dipuskesmas pas sakit kemaren.


"Ohh bener itu daffa" iya mas aku dokter yang nanganin ayahnya bela."dr.daffa manggil pak brian mas berarti kalian kakak adek gitu." iya bel bener kita gak nyaka juga kamu adeknya mas adam temen masnya aku.


Iya aku juga sidikit terkejut juga,sepertinya zidan dan raka sedikit terdiam aku harus pergi disini.karna aku juga bingung ngobrol apa karna mereka bisa dateng barengan gini,Ya udah kalo gitu bela kebelakang dulu lanjutin aja ngobrol-ngobrolnya dulu permisi.

__ADS_1


"Iya silahkan bel",aku sedikit takut untuk berbicara dan tidak menyangka mereka hadir disini secara bersamaan dan duduk sejajar.akupun menuju ke kamar sebentar dan saat dikamar hp ku berdering,saat akan ku angkat ternyata itu sindy sahabat akrab ku saat bangku kuliah.


Waalaikumussalam sin ada apa ni udah lama gak nelpon,"ahh bela udah lupa ya gak ingat lagi" lupa apa sin kita tetap sahabatan"bukan itu bel kan minggu besok aku udah lamaran kamu jadi datang gak".ohh iya ya sin maaf aku lupa kan kemaren kamu nelpon juga bulan kemaren jadi lupa.


"Iya gakpapa tapi kamu jadi datangkan bel awas ya kalo gak datang ya aku tunggu disini",insyaallah sin tapi bela gak janji soalnya ayah bela baru pulang dari rumah sakit sin.tapi semoga aja ayah udah sembuh dan sehat ke depannya,bela usahin buat datang ya.


"Ohh ayah bela sakit,ya udah sindy bantu doa biar om cepat sembuh tapi kalo om belum sembuh bener bela gak usah datang deh walaupun pengennya bela ada disini nemenin aku lamaran".


Bela usahin dan ayah sembuh dalam waktu ini,supaya aku bisa datang kesana."tiba-tiba kak putri datang bel bela tu teman-teman kamu udah mau pulang tu",iya tunggu benat nanti bela ke depan "cepetan ya bel".


"Ohh ya udah gakpapa selamat ya buat kak putri sehat-sehat buat mereka semua sama kamu mbel",iya makasih sindy juga sehat-sehatkan mau jadi pengantin nantiya ya udah bye bye assalamualaikum."Waalaikumussalam mbel semoga bisa datang,iya kamipun mengakhiri percakapan dan aku langsung kedepan menemui mereka.


"Ni bela udah datang temen-temen kamu udah mah pamit ni" iya kak makasih ya semuanya udah datang,"iya makasih banyak udah sempet datang anak-anak" kata itu terlontar oleh kami ayah,ibu,kak putri,mas bayu dan ya aku.


Kamipun bersalaman atas ucapan karena telah hadir diacara ini,raka,pak brian,dan dr.daffa.bersalam dan saling berlempar senyuman setelah mereka bertiga pamit,selanjutnya hal sama juga kami lakukan pada zidan hal ini sedikit berbeda karna zidan datang bersama keluarganya.


Ya semua ungkapan saling menyaut antara keluarga ku dan zidan,termasuk sedikit menyindir tentang kami berdua.aku dan dia hanya tersenyum jujur seperti yang waktu itu aku tidak suka dengan hal ini,aku hanya bisa tersenyum dan diam.

__ADS_1


Ibu dan kak putri juga tetap ikut-ikutan,sedangkan ayah hanya menatapku dengan diam mengisyaratkan dia tak ingin membebaniku.aku merasa bersalah kepada ayah,tapi apa lagi yang harus ku katakan hatiku belum siap dengan ini aku masih ingin menapaki dunia sendirian.


Saat ibu zidan bersalam denganku,dia kelihatan sangat bahagia sekali melihatku begitu juga dengan anggota keluarganya."selamat ya sekarang bela udah jadi guru",iya tan bela juga ngucapin makasih banyak sama tante,om dan semuanya udah bantuin bela untuk masuk disekolah itu.


"Gak bel om dan tantepun cuma ngasih tau kamu dan rekomendasiin sedikit,tapikan yang tetap nentuin kamu diterima karna nilai-nilai kamu dan tanggung jawab kamu juga".


Iya om tan sekali lagi bela ucapin terima kasih,ohh ya kapan ada waktu nanti bela traktir ya."wahh asyik aila jugakan ikutkan kak,sekarang ailakan udah jadi muridnya kak bela temen-temen bela juga seneng banget bisa diajar sama kak bela".


"Bener bel mereka seneng kamu yang ngajar mereka"iya kak kata mereka guru mereka kemaren udah sedikit berumur dan suka marah-marah jadi mereka gak suka."Ya udah kita pulang dulu kalo ngobrol terus-terusan emang gak akan selesai",terakhir aku bersalaman dengan zidan " pamit dulu bel" iya dan makasih udah datang.


Setelah semua tamu pulang,kami lanjut bersih-bersih dan kak putri sedikit membantu walaupun sudah kami larang.ayah istirahat ke kamar aja ya bela antar "gak usah bel biar mas aja kamu lanjut bersih-bersih aja" iya mas.


Tidak terlalu lama untuk kami bersih-bersih karna,tamu dan alat-alat yang akan dibersihkan hanya sedikit setelah selesai lanjut bersih-bersih badan dan istirahat sebentar.akhirnya sekarang aku bisa membaringkan badan di atas kasur sebentar,karna sebentar lagi akan magrib akan datang jadi gak boleh tidur dulu.


Beberapa menit kemudian aku keluar kamar,dan tiba-tiba mas adam memanggiku dan menyuruhku ke taman belakang " bela kesini bentar mas ada ditaman belakang".iya mas bela mau minum dulu,setelah selesai minum aku langsung menuju mas adam iya ada apa mas manggil bela mau bela siapin makanan.


"Nggak mas cuma mau ngomong sama kamu aja,ada beberapa hal sih" ya udah ngomong aja mas bela dengerin."baiklah tapi kamu harus nurut mulai sekarang dan ingat jangan pernah ngebantah ya",aku sempat terkejut dan takut mendengar mas adam berbicara seperti itu.

__ADS_1


__ADS_2