Ibu Muda Pengganti

Ibu Muda Pengganti
66.Melapangkan dada


__ADS_3

Suara azan Subuh berkumandang,itu tandanya kewajiban harus dilakukan bagi semua umat muslim.seperti biasa kami sholat berjamaah setelah itu sarapan pagi,mas Adam berangkat bertugas dan tinggal lah aku ayah dan ibu dirumah.


Kabar kedatangan kak putri,mas Bayu dan zea telah aku beri tahu pada ayah dan ibu sekarang kami hanya bisa menunggu kedatangan mereka.


Aku sangat senang sekali bisa bertemu zea kembali, karena pertemuan kemarin hanya beberapa hari saja setelah kelahirannya ayah dan ibu menikmati pagi ditaman belakang ditemani teh hangat.


Sedangkan aku terus duduk menunggu kedatangan zea,sambil bermain handphone tiba-tiba saja sebuah pesan masuk "bel kamu jadikan ikutan buat bikin baju couple sama teman-teman yang lain"sindy.


Jadi sin tenang aja bela ikut dong masa gak inikan buat acara sindy,tapi waktunya gak mepet ni sin inikan cuma 1 minggu lagi acaranya.


Untung saja acara pernikahan sindy berlangsung sehari sebelum acara pertunanganku dengan angga."cukup bel emangnya kamu mau buat baju model gimana sampe waktu seminggu gak cukup, lagian kamu itu cantik pake banget kali make baju apapun bel".


Berlebihan ahhh sindy ngomongnya ya udah,"kan bener apa kata sindy yaudah pokoknya besok kita beli bahan baju bareng yang lainnya sekalian aku fitting baju pengantin yakan".


iya deh besok bela ikut atur aja kapan mau pergi,"sip bel nanti sindy kabarin lagi dadahhhhh" aku harus izin sama ayah ibu dulu.tapi sama angga perlu gak ya nanti kalo gak dikasih tau malah marah dan buat dia jadi jahat nyakitin aku sama aya ibu lagi.


Ya udah aku telpon aja walaupun sulit rasanya untuk menelpon dirinya,saat akan menelponnya malah satu panggilan masuk dihandpone ku angga.


Assalamualaikum angga ada apa, "masih banyak tanya maksudnya waalaikumussalam kenapa gak pernah ngehubungi aku udah lupa atau mau bebas gitu aja gak ya gak semudah itu bela".


Iya maaf bela gak sempat ngabarin angga, sebenarnya tadi udah mau nelpon tapi keduluan sama angga " alah gak usah alasan gitu ohh ya saya cuma mau tanya gimana masalah acara pertunangan udah dibicarakan sama semuanyakan".

__ADS_1


Udah tapi " tapi apa mau ngundur atau mau kabur lagi gak bosen disakitin dikasarin dulu baru mau nurut".batinku ya ampun makanya dengerin orang ngomong dulu jangan asal potong dulu,gak maksud bela udah diomongin tapi kak putri sama mas Bayu belum datang kesini rencananya hari ini sih kak putri datang.


"Ohhh gitu baiklah kabar yang baik saya hanya ingin dengar kabar itu saja assa.......", tunggu dulu bela mau ngomong sama angga bentar aja boleh ya.


"Ya udah ngomong jangan bikin lama nunggu",gini bela besok mau ketemu teman-teman bela ada kegiatan gitu." kegiatan apa dulu ni sama teman-teman kamu itu", kegiatan buat bikin baju couplelan gitu sih buat acara pernikahan teman bela jadi gimana bela boleh pergi izin maksudnya.


Batin angga saat kau telah sedikit tenang bahkan kembali bicara dengan bela pada dirimu,entah mengapa aku malah luluh begitu saja dan memanggil ku angga aku tidak tau apakah karena hanya takut padaku maka aku meminta izin padaku.


Jadi gimana angga bela janji gak akan buat masalah lagi ayah sama ibu juga udah janji," baik pergilah tapi ingat jangan macam-macam dan saat acara pernikahan temannu itu,kamu harus pergi denganku serta memberi tahu pada teman-teman mu jika kita akan bertunangan mengerti.


Aku sempat terkejut dengan perkataannya, apakah dia harus ikut ke acara sindy dan memperkenalkan dia pada sahabatku.


Sepertinya kak putri masih dalam perjalanan,lebih baik aku membantu bibi dulu membantu apa yang bisa aku bantu.


Sekitar beberapa jam kemudian suara mobil terdengar,karena aku sedang membersihkan bagian ruang tamu itu pasti kak putri zea aku langsung pergi keluar dan benar saja itu kak putri dia turun dengan menggendong zea.


Saat mereka turun dari mobil aku tidak lupa untuk bersalaman dengan mas Bayu dan kak putri." ayah dan ibu dimana bel" tanya mas Bayu


saat aku terus mendekati kak putri untuk mencium zea,ayah dan ibu ada dibelakang mas kamipun masuk dan ternyata ayah dan ibu datang menghampiri kami.


"Assalamualaikum ayah ibu" kak putri dan mas Bayu bersalaman pada ayah dan ibu,"semoga kalian dalam keadaan baik-baik saja dan terutama untuk cucu Oma yang cantik ini".

__ADS_1


Suasana hangat kembali terasa dirumah ini setelah kedatangan zea, perbincangan mengenai acara pertunanganku dengan angga menjadi perbincangan hangat saat ini sesekali maksudku sering kali kak putri menggodaku.


Namun aku sedikit penasaran dengan mas Bayu bukankah angga datang kerumah ketika menjadi petani sayur waktu itu bersama mas Bayu.


Apakah mas Bayu tau mengenai masalah atau rencana angga padaku dan ayah ibu,tapi aku takut untuk menanyakan hal itu padanya sudah aku harap dugaanku salah tentangnya.


Saat mas Adam pulangpun dia sangat senang melihat kedatangan kak putri dan mas Bayu serta keponakan cantiknya.saat berbincang santai diruang tamu sembari menonton TV," Adam apakah aku sudah memberi tahu kabar pertunangan bela pada calon istrimu maksud ibu nindia dan keluarganya".


"Sudah ibu tapi baru lewat telepon saja besok adam akan menemui nindia dan keluarganya",saat itu aku mencoba kembali bertanya pada mas Adam mas mas adam beneran gakpapa bela duluan nikah nanti.


"Loh kok nanya gitu lagi jawabannya gakpapa bel mas tau jika angga memiliki tugas yang berat dan penting, seperti perwira lainnya pernikahan mereka bahkan dilangsungkan dengan waktu yang singkat karena tugas yang mereka emban sangat berat bukan hanya untunya namun untuk negara juga bel".


Batinku itu benar sekali mas tapi bela malah takut padanya karena sikapnya,dia seorang perwira yang siap menjaga negara ini namun dia tak bisa memperlakukan dengan baik.karena dendam 20 tahun yang lalu,tapi aku berharap dan merasakan jika dia orang baik dan bertanggung jawab.


"Bel bel kok malah ngelamun lagi bayangin acara pertunangan sama angga ya cie cieee"candaan kak putri membuyarkan lamunanku.kak apa-apaan sih biasa aja kali bela gak segitunya yaudah bela kekamar duluan,akupun berjalan menuju kamar namun kali ini aku yang akan buat kak marah.


Tapi sebelum kekamar bela mau cium keponakan cantik ayang dulu ya kak,kalo bisa sih dicium sampe bangun akupun menuju kamar kak putri diapun malah mengejarku dan menghalangiku agar tak membangunkan putri kecilnya Sulit juga ngomongnya putri kecil padahal namanya juga putri.


Gak bela gak bangunin cuma dicium dikit aja ya kak,"yaudah cepatan jangan sampai zea bangun dia juga cepek habis perjalanan jauh" iya-iya ayang gak bakalan bikin dia bangun.


setelah selesai mencium zea aku langsung menuju kamarku dan saat berjalan menuju kamar aku merasa sangat lega, karena aku rasa sekarang lebih bisa berlapang dada agar aku lebih kuat menjalani semuanya.

__ADS_1


__ADS_2