
Sebelum keluarga bela sampai dikota,
"Aku ingatkan padamu dan yang lainnya cegat mobil keluarga bela,paksa ayahnya turun dan jika ia melakukan perlawanan maka lakukan apa yang ingin kalian lakukan".
"Baik tuan akan kami laksanakan", "namun perlu kalian ingat jika anaknya telah turun meminta agar kalian berhenti memukuli ayahnya maka secepatnya kalian lakukan, dan jangan sampai kalian malah melukai dia bela ".
"Baik tuan kami mengerti",tuan apakah yang tuan maksud dengan menyelesaikan masalah besar.
Aku dan ibu berada disamping ayah,kami memeluk ayah dengan erat tak berapa lama kemudian sebuah mobil datang dan berhenti tepat disamping mobil yang telah mencegat mobil kami.
Aku rasa itu adalah mobil angga,angga pun turun dari mobilnya dengan begitu sombong dan seperti penguasa yang sedang menghukum budaknya.
Kami yang terduduk lemah dipinggir jalan yang sunyi sambil terus saling menguatkan," Baiklah kalian memang tak mau mendengarkan apa yang aku katakan jadi atau artinya ayah dan ibumu benar-benar ingin menyerahkan nyawanya sebagai tebusan untuk mu agar tak menikah dengan ku bahkan bebas dariku".
Angga memberi isyarat kepada bisa dikatakan orang suruhannya,ia seperti mengatakan buatlah lebih parah keadaan dua orang tua ini.aku yang paham akan itu langsung memohon kepada angga agar tidak melukai ayah dan ibu lagi.
Angga aku mohon jangan sakiti ayah dan ibu aku mohon," kau begitu menurutimu bela namun ayah mu masih bersikeras mengatakan agar dia saja yang pergi selamanya daripada melihatku menikah dengan ku.
"Bunuh saja saya angga karena yang telah menabrak adikmu waktu aku,bukan bela atau istri ku dan aku mohon jangan siksa mereka".
"Sebenarnya aku tidak berniat melakukan ini aku bisa saja mencoba memaafkan kalian,namun seperti yang pernah aku katakan karena kejadian ini berdampak sampai sekarang hal itu lah yang semakin membuatku untuk meminta pertanggungjawaban mu".
Ayah bela ikhlas dengan semua ini, Karena jika terus menghindar maka keselamatan kita akan terancam hidup dalam bayang-bayang masa lalu seperti ini sangat sulit.
Jika bela bisa menebus semuanya maka akan bela lakukan apapun itu,"tidak ayah tidak rela melihat mu hidup menderita karena kesalahan ayah".
__ADS_1
"Ayahmu ini sangat keras kepala bela Makah biarkan saja dia melakukan hal itu untuk putri tercintanya.silahkan lakukan apa yang ingin kalian lakukan (mengisyaratkan tanganny maju kepada ayah dan ibu) agar mereka menyiksa ibu.
Aku berteriak tidak angga aku mohon jangan lakukan itu pada ayah dan ibu aku mohon, air mataku tak terbendung pikiran ku kembali berkecamuk dan membuat kepalaku sangat pusing dan lemas sekali.
Sampai pada akhirnya aku tidak sadarkan diri,
"Berhenti jangan Siska dua orang tua bawa mereka menuju rumahku".
"Bela bangun nak bela sayang bangun,ayah ibu disini",kan jangan banyak omong ikut dengan kami dan jangan membantah mengerti".
"Jangan sakiti sedikit pun fisik anakku bahkan jiwanya"ucap ayah,"ibu mohon angga jangan sakiti bela dia sangat ketakutan dengan semua ini ibu mohon angga".
"Aku akan diam saja walaupun kalian memohon padaku,aku harus mengangkat kau seorang diri mereka semua telah pergi dari sini.
Tidak ada reaksi mobil terus melaju menuju kota yang hanya tinggal beberapa menit perjalanan lagi.akupun terbangun dan telah berada dalam mobil disamping angga yang mengendarai mobil.
setelah sadar aku langsung mencari keberadaan ayah dan ibu, angga dimana ayah dan ibu apa kau benar-benar melukai mereka jika itu terjadi aku tidak akan pernah memaafkan mu apalagi menerima mu.
"Ohh kau sudah berani menentang ku, sekarang kau tau bagaimana rasanya jika kehilangan orang yang kau sangat sayangi".
Aku mohon jawab dimana ayah dan ibu angga jawab aku,"diam dan tenang lah tunggu saja dan nanti kau akan bertemu dengan orang tuamu".
Aku hanya bisa diam namun sulit untuk bisa tenang,Karena aku sangat kawatir dengan keadaan ayah dan ibu beberapa menit kemudian akhirnya aku sampai disebuah rumah aku rasa ini adalah rumah angga.
"Turunlah bukankah kau ingin bertemu ayah dan ibumu",akupun turun dari mobil dan mengikuti langkah kaki angga kemana yang ia tuju.
__ADS_1
Ia terus melangkah ke sebuah ruangan yang cukup bagus,saat masuk aku melihat ayah dan ibu berada disudut ruangan akupun langsung berlari menuju mereka dan memeluknya.
Namun saat akan berlari menuju ayah dan ibu, tiba-tiba angga menarik tanganku dan menahanku agar tidak mendekati ayah dan ibu.Angga lepaskan aku aku ingin bertemu dengan ayah dan ibu,lepaskan aku aku mohon lepaskan aku.
"Tidak kau cukup melihatnya saja pelayan tolong pegang perempuan ini,baiklah karena kalian mencoba kabur dariku bahkan berani mengancamku maka kesepakatan kita dipercepat dari waktu seharusnya bagaimana ayah ibu,dan bela".
"Apa maksudmu kesepakatan kami tidak pernah menyetujui kesepakatan yang kau buat dan iyakan seorang diri".ucap ayah
"Ayah mertua jangan begitu cobalah sedikit lembut saat berbicara dengan menantumu ini,bukan begitu ibu mertua".
"Tidak kami tidak ingin memiliki menantu seorang penjahat,dan kau tak pantas untuk bela yang berhati lembut dan baik tidak kau tak boleh menyentuh anak ku apalagi menikahinya" tegas ibu.
"wahhh wahhh kalian memang pasangan yang sangat pemberani baiklah, sepertinya kalian ingin sekali pergi dengan cepat dari dunia ini baiklah".
Tidak aku mohon jangan sakiti ayah dan ibu lagi,aku setuju dengan kesepakatan yang harus kau percepat itu baiklah aku bersedia namun aku memohon padamu untuk tidak menyakiti ayah dan ibu setelah itu.
"Dengar kalian dengar bukan putri kalian saja setuju kepadaku,itu berarti dia tidak keberatan baiklah acara lamaran akan dilakukan Minggu besok setelah itu pernikahan akan diadakan sebelum acara Adam mengerti".
Apakah itu tidak terlalu cepat sekali,bahkan aku harus mendahului mas adam tidak aku tidak mau." kau ini kenapa bukankah kau sendiri yang mengiyakan kenapa sekarang kau tak mau atau kau ingin melihat ayah ibu mu terluka dulu".
Baiklah terserahmu saja aku akan mengikutinya," bagus jawaban yang sangat bagus sekali" aku langsung melepaskan diri dari cengkeraman para pelayan itu dan memeluk ibu dan ayah.
Dengan penuh tetesan air mata,ya tuhan semoga saja kau memberikan kemudahan dan kekuatan untuk ku menjalani kehidupan baru yang akan aku tempuh.
Tuhan aku juga mohon lindungi keluarga ku ayah ibu,mas Adam,kak ayu,mas Bayu dan zea keponakan ku yang sangat aku sayangi.
__ADS_1