Ibu Muda Pengganti

Ibu Muda Pengganti
60.Kenapa kau berubah


__ADS_3

Malam itu setelah selesai sholat isya aku berdoa memohon, kemudahan padamu ya Rabb atas masalah yang sedang ku hadapi sekarang ini.


Ya Allah aku juga memohon ampunan mu atas kesalahan ku ayah,ibu dan saudara ku.berikanlah kami ampunan mu dan berilah tempat terindah untuk nadia disisimu,dan berikanlah hidayah dan maaf di diri angga untuk ayah dan kami semua.


Selesai berdoa disamping kasurku,aku menyadarkan kepalaku dan tak sengaja tertidur dengan posisi itu.


Kau memang tak bersalah bela tapi aku meminta maaf kepada mu,karena dendam dan kebencian itu masih terasa sesak di dadaku dan benakku ini.selamat malam bela beristirahat lah karena hari ini sangat berta untukmu dan ayah ibumu.


Aku tak pernah menyangka bela,jika sekarang aku telah bertunangan dengan perempuan lain sebenarnya aku belum mencintai nya.namun hatiku sangat perih kala menunggu dirimu yang telah pasti tidak akan pernah menerima ku.


"dorrr kak Zidan lagi apa ni udah ya kak mikirin kak bela,aila tau pasti kak sedih kan sama bela juga sedih karena kak bela batal jadi kakaknya aila".masih kecil udah tau sedih segala pakai acara batal lagi udah ahh aila masih kecil, emangnya aila gak suka sama kak Zaskia???".


Suka sih kak tapi lebih suka suka lagi pokoknya kalo sama kak bela sukanya lebih banyak."udah sana masuk sekarang aila tidur ya inikan udah malam tidur ya ai".


Kalo aila disuruh tidur kakak juga harus tidur lah,nanti diluar terus sakit lagi atau ada hantu yang datang aila takut.dasar anak kecil gitu aja takut,aku masih ingin diluar sini sambil memikirkan bela.


Aku sudah berusaha melupakan bela tapi sangat sulit rasanya,bela adalah sosok perempuan terbaik yang aku kenal dan sopan santun.terkadang sikap dan akhlak nya yang membuat semua hati orang terdekatnya tak mau berpisah dengan dirinya.


"Sudahlah brian,daffa papa mohon jangan sampai masalah perempuan membuat kalian bertengkar.papa yakin bela tak akan memilih kalian karena,papa bisa melihat ekspresi dan matanya yang mengisyaratkan penolakan.

__ADS_1


Alasannya mungkin sama dengan papa,dia tidak akan memilih kalian karena tak ingin membuat persaudaraan kalian berantakan.


"Brian juga tidak tau pa apa yang harus dilakukan dan apa yang akan terjadi namun Brian akan mengikhlaskan semuanya",Daffa juga pa kami sebenarnya dari awal telah tau masalah ini pa dan tak ingin mempermasalahkan dan bertengkar karena hal ini.


Kami hanya merasa kagum pada sosok bela,jika memang bukan salah satu dari kami jodoh bela sudahlah ini takdir dari Tuhan".


Papa lega mendengarnya papa tak salah mendidik kalian berdua,tetap lah akur jika memang bela tidak berjodoh dengan kalian tetaplah jalin silaturahmi dan hubungan baik dengannya.


Bel bela aku ingin memberi tau mu jika sebenarnya aku adalah sahabat mu, sewaktu kecil yang pernah membuat mu terluka dan tak bisa menolong mu.itulah yang membuat ku memilih profesi atau cita-cita ini, semoga kau bahagia dengan pilihanmu aku akan tetap menjadi penolong rahasia mu.


Pagi menjelang aku tak lupa mengerjakan kewajiban ku untuk sholat,tapi kali ini aku ingin ikut sholat bersama ayah dan ibu aku menuju kamar mereka.tok tok tok ayah ibu ini bela "masuk bel" ayah ibu bela ingin sholat bersama ayah dan ibu.


Kamipun melakukan sholat berjamaah dengan diimami ayah, sholat berjalan dengan lancar dan baik namun saat selesai berdoa dan akan bersalaman dengan ayah ibu tiba-tiba mereka jatuh pingsan secara bersamaan.


Aku sangat panik,ayah ibu bangun sadar (menepuk pipi mereka dan menggoyangkan badan mereka namun mereka juga tidak sadar).aku sangat takut jika terjadi sesuatu dengan ayah dan ibu aku sangat panik dan kembali menangis aku harus meminta pertolongan siapa.


Lebih baik aku mengambil minyak angin dikamarku,untuk mencoba membangunkan ayah dan ibu setelah keluar dari kamarku karena aku sangat mencemaskan ayah ibu aku tak melihat meja makan yang ku lewati membuat kakiku tersandung dan jatuh kelantai.


Awww sakit sekali kakiku,saat aku mencoba berdiri nyeri di kakiku masih sangat sakit sehingga aku terjatuh kembali.tetapi ada seseorang yang menangkap tubuhku agar tak terjatuh lagi kelantai, spontan aku menyebut nama mas adam karena dia lah sosok yang aku inginkan berada disini sekarang.

__ADS_1


Mas adam aku memegang pergelangan tangannya dan berdiri membalikkan badan, ternyata bukan mas adam malahan itu adalah angga astagfirullah aku terkejut dan mundur darinya.


Kenapa kamu masih disini bahkan masuk kedalam rumahku,apakah kamu benar-benar ingin membunuh ku atau ayah dan ibu."bela dengarkan aku dulu walaupun ayahmu telah membunuh adikku,aku tak akan mau menjadi pembunuh juga".


Sudahlah aku tak bisa mempercayai mu lagi, sekarang lebih baik kau pergi dari sini atau aku akan berteriak agar orang kampung akan menangkap mu.


"Kau tidak akan bisa melakukan itu apakah kau ingin melihat ayah ibumu sadar kembali atau,malah memperparah kondisi mereka".


Aku teringat ayah dan ibu,aku rasa ini semua karena mu dan untuk apa kau peduli apakah hal inilah yang kau inginkan sekarang diamlah bela aku akan menolong mu".


Aku merasa bahwa dia hanya berpura-pura mana mungkin seorang musuh,ingin membantu bahkan menolong menyelamatkan musuhnya juga.


Baiklah tapi ingat jika kau hanya ingin menyakiti ayah dan ibu,lebih baik kau pergi saja "terus mengomel disini hanya akan membuat ayah ibumu bertambah sakit bahkan lebih parah.


Angga langsung masuk menuju kamar ayah dan ibu,angga dengan sigap mengangkat ayah dan ibu keatas kasur agar mereka lebih mudah berbaring.


Aku mencoba memberikan minyak angin kehidung ibu dan ayah secara bergantian,karena hanya satu botol kecil inilah yang aku punya angga terima kasih sudah mau membantu mengangkat ayah dan ibu ke atas kasur ini.


"Sudahlah bel aku sadar karena ini juga kesalahan ku,kau tak perlu berterima kasih padaku"inilah bel yang membuat seketika amarah ku meredam karena kelembutan hatimu dan wajahmu yang teduh damai untuk ku pandangi.

__ADS_1


Maafkan aku juga aku telah lancang menemani mu tidur semalaman tadi karena wajahmu semakin membawa ketenangan dan kenyamanan saat kau mengenakan mukena itu,tapi aku bersumpah jika aku tak berbuat macam-macam padamu sebelum aku mengucapkan ijab kabul didepan ayah,ibu,kak,dan mas mu aku berjanji tidak akan menyakiti mu karena sesungguhnya jauh di lubuk hatiku paling dalam aku benar-benar mencintai mu bela.


__ADS_2