
"Baiklah sekarang aku mempersilahkan kalian untuk kembali kerumah Adam,dan memberi tau rencana ini masalah tempat dan keperluan lainnya untuk acara pertunangan itu biar menjadi urusanku.
Hal penting yang perlu kalian ingat adalah jangan pernah mengatakan alasan sebenarnya, mengenai pertunangan ini apalagi melaporkanya pada polisi termasuk adam mengerti jika kalian tetap melakukannya juga,jangan salahkan aku nyawa salah satu dari kalian akan menjadi taruhannya".
Hari ini aku cukup lega bisa pergi dari rumah angga bersama ayah dan ibu, walaupun dengan penjagaan ketat dari orang-orang suruhan angga.
Kami harus berusaha keras untuk bersikap baik-baik saja didepan mas Adam nantinya,namun sekali lagi aku sangat senang bisa sedikit bebas dari angga meskipun nantinya kehidupanku akan selalu dengannya.
Assalamualaikum bi bibi " ehh non bela kesini lagi bibi senang banget tuan dan nyonya juga ikut"."Udah bi panggil ibu bapak aja tuan nyonya, terlalu berlebihan bi" ucap ibu.
"Adam belum pulang kerja bi?ucap ayah","belum pak lagian biasanya mas adam kalo gak ada kalian dia cuma pulang sebentar saja".
Yaudah ayah ibu istirahat aja dulu,merekapun masuk menuju kamar sedangkan aku memilih untuk ketaman dan melepaskan sedikit beban pikiranku menikmati ketenangan dan indahnya taman.
Saat kami sampai dirumah mas Adam sore telah menjelang maka dari itu,ditaman belakang ini suasananya sangat menenangkan membuatku sedikit melupakan masalah belakangan ini.
Mencoba memejamkan mata menikmati ketenangan suasana menjelang senja," ayah ibu sangat sedih sekali melihat bela harus merasakan semua ini kesalahan masa lalu yang tiba-tiba datang menyiksa dan membuat luka dikehidupannya sekarang".
"Ayah juga Bu namun sekarang ini hanya doa dan semangat yang harus kita berikan kepada bela,agar dia kuat dalam menghadapi semua ini".
Sungguh tenang sekali dan damainya hati ini meski sesekali, kejadian yang tak disangka-sangka itu datang ya tuhan hamba tak akan bosan untuk memohon perlindungan dan kekuatan darimu dalam langkah ku menghadapi semua ini.
Saat sedang menikmati ketenangan sambil memejamkan mata, tiba-tiba ada seorang yang mengagetkan aku "dorrr lagi ngapain ni baru aja pulang ke kampung udah balik lagi kangen sama mas".
astagfirullah mas mas kalo ketemu orang itu ucapkan salam,bukan ngagetin gini sambil memukuli bahu kekar mas adam."iya iya mas minta maaf assalamualaikum adik mas yang cantik dan baik".
__ADS_1
waalaikumussalam mas Adam yang ganteng dan sayang banget sama adiknya ini,saat mas Adam ikut duduk disampingku aku langsung memeluknya seperti ingin menyampaikan rasa lelah atas hal yang aku lalui selama ini.
"ehmmmmm tumben-tumbenan ni lagi ada masalah apa biasanya gak pernah tu pake peluk-pelukan,mas tanya ada apa bel pasti ada masalah kalo gak lagi sedih pasti ni".
Aku hanya diam dan tak mau berbicara apapun, walaupun sebenarnya hatiku ingin berteriak didepan mas Adam mengutarakan semuanya.tolong mas tolong bela bela takut menghadapi masalah ini,apa salah bela kenapa bela yang harus menanggung semuanya jika bukan bela dia akan menyakiti ayah ibu mas tolong bela mas.
"Adam udah pulang nak gimana kerjanya"ucap ibu yang berjalan dengan ayah mendekati kami,"ibu ayah (mencium tangan ayah dan ibu) melepas pelukan dan kembali duduk disampingku akupun kembali memeluknya.
"Ayah ibu Adam boleh nanya gak,bela kenapa ya kok jadi diam dan gak ceria gitu emangnya ada masalah".
"Gak bela gakpapa dam tapi mungkin saja karena hal ini membuatnya jadi berubah", "hal hal apa yah ibu hal apa yang sampai merubah kegirangan bela".
"Begini dam kemarin itu saat kami pulang menuju kampung, Angga datang kembali menanyakan soal lamarannya waktu itu apakah bela menerima lamarannya atau tidak.(maaf adam kami terpaksa berbohong padamu demi kebaikan kita semua)".
"wahhh seharusnya bela senang bahagia dengan kabar ini,dan apakah bela menerima Lamaran Angga kalo menurut mas angga cocok sekali dengan mu" ucap mas adam.
"Bel bela kenapa malah melamun gimana jawaban soal lamaran Angga diterima atau gak,mas penasaran ni mas harap sih diterima sama kamu".
Aku menerimanya mas "alhamdulilah selamat ya buat adiknya mas ini sekarang udah menjatuhkan pilihan sama seseorang dan itu angga mas senang dengarnya.tapi kenapa malah sedih gitu bahagia lah masa gak bahagia gitu, bentar lagi bakalan jadi ibu Persit Lo".
Batinku ibu Persit mas bahkan bela tak pernah terpikirkan hal itu, yang bela tau dan rasa cuma pernikahan yang tak bela inginkan bahkan bayangkan.
"ehhhh malah ngelamun lagi bela kenapa sih sakit atau kecapean mau kerumah sakit biar mas antarin".
Gak mas bela gakpapa cuma yang ngebuat bela jadi sedih dan gak bisa senyum itu, karena angga minta acara lamarannya Minggu depan dan pesta pernikahannya dilangsungkannya seminggu sebelum acara mas adam.
__ADS_1
Yang paling ngebuat bela sedih angga bilang bela harus tinggal sama dia, ketemu ibu ayah,mas,kak putri dan zea cuma sesekali aja (maaf mas bela juga ngebohongin mas).
"Ya ampun bel bel gitu aja kok sedih sampai kayak orang gak punya semangat hidup lagi,bahkan kayak orang yang punya masalah besar aja dasar bela manja,sama cengengan orangnya".
Itu benar mas benar banget tapi bela gak bisa cerita hal sebenarnya sama mas,haripun berjalan kami masuk kerumah untuk menjalankan sholat Maghrib berjamaah.
Tenang sekali bisa berkumpul bersama keluarga, walaupun kak putri gak ada disini.selesai sholat kamipun makan malam duduk santai sejenak dan aku langsung kekamar ohh ya aku kangen banget sama kak putri lebih tepatnya sama zea.
akupun Langsung menelpon kak putri melalui panggilan Vidio, assalamualaikum kak "waalaikumussalam apa kabar baik gak ayang"
ayang baik kak bela mau lihat zea dong kak soalnya baru beberapa hari aja ketemu zea ehh tau-taunya kak udah pergi ketempat mas Bayu.
"iya kak minta maaf tapi tenang aja besok zea mau pergi ketemu ayangnya kok yakan zea(memperlihatkan zea yang sedang berbaring dikasur).
Zea ini ayang ayang kangen banget sama zea,kalo zea udah disini ayang janji bakalan terus nemenin zea ya sayang "ngomongnya terlalu berlebihan bel zea mana ngerti kalo gitu".
pokoknya bela cuma mau ketemu zea cepetan datang kesini ya zea,"zea aja yang diajakin mama Sama papanya gak diajak gitu keterlaluan ayang kamu ini nak".
Iya-iya kak putri sama mas Bayu ikut kesini juga, lagian zea mana bisa pergi sendiri kesini.
"Ya udah kamu istirahat aja deh kab bentar lagi mau dilamar sama angga jadi ibu Persit ni namanya bukan bela Asyura lagi tapi bela ny.angga yakan"
Loh kok kakak udah tau aja siapa yang kasih tau kak,"Adam ayah sama ibu juga pokoknya selamat buat ayangnya zea deh tapi besok zea panggil angga siapa ya".
Udah ahhh kak kan masih belum gak usah mikirin itu dulu," iya deh nanti kalo tetap ngomong malah marah,ngambek,nangis lagi kalo gitu udah dulu ya zea mau tidur ayang besok aja lagi ketemunya".
__ADS_1
Ya udah selamat tidur zea ayang,sampai ketemu besok ya sama ayang Assalamualaikum " waalaikumussalam ayang dahhh dahhhh".
Aku senang banget besok bisa ketemu sama zea,aku cukup bahagia dan seneng banget hari ini terima kasih atas kebahagiaan yang masih engkau berikan tuhan.