Ibu Muda Pengganti

Ibu Muda Pengganti
70.Permintaan Maaf


__ADS_3

Aku terkejut mendengar suaranya tiba-tiba muncul dihadapanku,baiklah aku minta maaf atas kesalah ini tapi dari mana kau tau jika aku membuat orang senang atau tersenyum.


Apakah kau memperhatikanku dari tadi, " apa-apa memperhatikanmu mana mungkin aku hanya mengira saja jika itu benar berarti kita memang telah membuatku kesal".


Ohh iya mas Adam dimana? " kau malah menanyakan mas adam apakah kau tidak ingin bertemu denganku".batinku apakah dia harus marah-marah dipagi hari merusak mood saja, baiklah sekarang aku bersamamu akupun tersenyum kepada angga.


"Kenapa kau malah tersenyum padaku" ya ampun angga sepertinya apa yang aku lakukan salah dimatamu jadi apa yang harus aku lakukan sekarang.


"Baiklah sebagai hukumannya kau harus pergi ke toko tekstil cempaka denganku,dan kau harus...." kenapa harus ada hukuman kau seperti orang tua saja yang sedang memberikan hukuman pada anak kecilnya.


"Berani sekali kau menghinaku aku belum selesai bicara dan satu lagi kau harus membuatkan baju juga untukku sesuai bahan kain couple kau dan teman-temanmu itu mengerti".


Aku kembali terkejut apa kau juga ingin dibuatkan baju,angga kau taukan jika aku membuatnya bersama-sama teman-temanku untuk acara sindy teman kami juga.


Jika kau ikut maka " aku tidak mau tau kau harus buatkan aku jika tidak kau tau akibatnya",selalu mengancam batinku.baiklah kau boleh menemaniku dan juga ikut dalam daftar teman sindy yang akan membuat pakaian couple untuk acara pernikahan sindy.


Tapi jika boleh aku ingin kau mengganti pakaianmu maksudku seragam tentaramu ini,. "Kenapa kau malah menyuruhku untuk mengganti seragam kebesaranku ini,kau tak tau perjuanganku untuk Sampai sekarang ini.


Dan aku rasa kau perempuan aneh dimana semua perempuan malah menyukai,prianya memakai seragam dan kau malah".


Aku hanya menyeringai ahh sudahlah biarkan saja aku tau perjuangannya Sangat sulit,saat angga ingin kembali bicara tiba-tiba mas adam datang terima kasih mas atas kedatanganmu yang membuatku sedikit lega.


"Lagi ngomong Soal apa ni acara pertunangan ya angga bela", " ohh iya mas Adam angga lupa untuk memberi kabar tentang rencana angga mas".

__ADS_1


"Sudah mas sudah tau dari bela dia yang menceritakan dan meminta izin pada mas ayah ibu dan putri", "ternyata kau peduli juga dengan acara ini apa mungkin kau benar-benar jatuh cinta padaku,terima kasih telah mau menerimaku tenanglah aku masih teguh pada janjiku jika aku tidak akan menyakitimu batin Angga".


"Ya sudah kalo begitu mas dan bela pamit dulu kami kesini hanya sebentar saja karena mas telah lama tidak mampir kesini","baik mas Adam terima kasih atas kunjungannya kesini".


Tiba-tiba angga malah mengisyaratkanku untuk meminta izin kepada mas Adam dengan gerakan kepalanya, agar pergi dengannya ke toko Cempaka aku sampai lupa hal itu baiklah aku harus menuruti perkataannya.


Mas mas " iya ada apa bel?" bela mau minta izin kalo bela ke toko Cempakanya diantarin angga aja. "Wahhh berarti tadi ngomongin ini ya berduaan yaudah kalo gitu mas pamit duluan",iya mas hati-hati akupun bersalaman dengan mas Adam " assalamualaikum waalaikumussalam.


Saat mas Adam telah keluar dari gerbang tempat ini selanjutnya angga bicara " yasudah sekarang ikut aku keparkiran sana" baiklah aku mengikuti angga sembari memotret tempat ini kameraku masih tergantung dileher ini.


" Berhentilah jangan memotret terus kau sudah seperti foto keliling saja", angga aku hanya ingin memotret tempat ini sangat bagus warna hijau terlihat menyegarkan bukan.


" Berarti aku juga indah dan menyegarkan dimatamu begitu aku sudah menduga kau menganggumiku",ya ampun kepedean sekali dia baiklah terserahmu akhirya aku dan Angga sampai diparkiran mobilnya.


Kau kenal dengan bi asih " bela asyura bisakah tidak memanggilku dengan sebutan yang lain panggilan yang lebih baik dan enak didengar".


Jadi aku harus memanggilmu dengan sebutan apa mas mas angga," boleh namun sepertinya akan lebih baik lagi dengan panggilan sayang".


Apa aku tidak salah dengar aku mau aku memanggilmu dengan panggilan ayang begitu, " tidak-tidak apa yang telah kau katakan Angga bodoh kau kepeleset tau batin Angga".


"Tidak maksudku bukankah panggilan ayang kau berikan untuk zea" dan sekarang kau tau dimana lagi tentang itu tapi aku rasa telinga ku masih berfungsi baik.


Kau tidak mengatakan tentang zea aku jelas mendengar kau memintaku memanggil mu sayang sudahlah apa peduliku, menguatkan hati jiwa ku saja sudah bersyukur untuk menerima pertunangan ini.

__ADS_1


Namun lagi- lagi hatiku seperti berkata jika kau memang baik angga, beberapa menit sebelum sampai sindy meneleponku " Assalamualaikum bel udah sampe mana kita udah nunggu ditoko cempaka Lo ni".


Waalaikumussalam sindy jangan ngebut gitu juga ngomongnya, sebentar lagi bela Sampai ini udah dijalan " berangkat sama siapa diantarin mas adam ya".


Aku harus jawab apa mendengar pembicaraanku dengan sindy,Angga malah berbicara padaku katakan saja kalau pergi diantar oleh calon tunanganmu.


Tidak aku tidak mau mengatakan itu lewat telpon saat sampai nanti baru aku akan mengatakannya.


Sudah tak perlu risau nanti akan ku katakan aku berangkat diantar siapa " bela ahhh bikin penasaran jangan-jangan bela pergi sama grils grils kayaknya ada yang mau nyusul aku ini"


Aku yang mendengar sindy berbicara seperti itu aku langsung saja menutup telpon ku,ya sudah waiting for me Assalamualaikum " Waalaikumussalam".


"Kau masih belum mau mengakui aku sebagai calon tunanganmu bahkan yang akan menjadi suamimu ini".


Aku merasa takut jika angga akan marah, tidak maksudku lebih tentang hal ini dibicarakan saat bertemu saja lagian lebih baik bukan.


Temab- temanku bisa melihatmu dan berkenalan, sebenarnya aku sangat gugup dan takut ketika harus mengenalkan angga kepada teman-temanku.


Akhirnya aku dan Angga telah sampai didepan toko Cempaka,dan aku sangat terkejut melihat teman-temanku yang berbasis menanti kedatanganku.


Sudah terasa seperti orang penting di negeri ini saja,kalian melakukan apa teman-temanku ingin menyudutkanku ( batinku berkata).


" Ternyata teman-teman mu sangat penasaran denganku sedekat dan sesayang itukah teman-temanmu kepadamu bela".ya seperti yang kau lihat tapi aku rasa bukan karena dekat dan sayang kepadaku saja.

__ADS_1


Tapi mereka sangat kepo dan penasaran karena selama kuliah aku tidak pernah pacaran,banyak pria yang mendekati ku tapi aku memang tidak mau menjalin hubungan.


__ADS_2