
Mas adam Sangat tampan aku memang tidak salah pilih dalam memilih pakaian ini,acara puncakpun tiba kak nindia sudah sampai bersama keluarganya.
Begitu juga halnya mereka cantik dan tampan sekali saat memakai, pakaian yang sama dengan kami ternyata kak nindia juga anak kedua ia memilik seorang kakak perempuan dan seorang adik perempuan juga tapi dia masih berumur sekitar 10 tahun.
Acara berlangsung dengan lancar dan baik, pemasangan cincin juga telah dilakukan hari ini sangat membahagiakan sekali bagi kedua keluarga ini.setelah acara ini selesai kamipun bersantai ditaman ini yang telah didekor dengan indah.
Aku dan yang lainnya sempat berbicara begitu juga ayah,serta yang lainnya tapi aku tidak melihat seseorang pun datang.maksudku teman mas adam kenapa mereka tidak datang apakah sesibuk itu kegiatan mereka.
Namun saat aku mencoba masuk kerumah aku melihat seseorang melintas di jendela,siapa itu aku mencoba memanggil apakah mungkin ada seseorang diluar sana.
Aku mencoba melihat disekitar jendela tapi tidak ada seseorang pun,aku kembali masuk kerumah Karena aku ingin mengambil handphone ku yang tertinggal dikamar.
Setelah itu aku kembali keluar dan melanjutkan acara,ternyata ada panggilan dari ibuk sakira aku mencoba menelponnya kembali.aku sangat terkejut mendengar bahwa dia mengatakan jika aku dikeluarkan dari sekolah sebagai seorang guru.
Aku mencoba bertanya kenapa tiba-tiba saja mereka memberikan kabar buruk ini, padahal aku masih ingin mengajar disana buk aku mohon maafkan jika aku ada kesalahan tapi aku mohon jangan keluarkan aku dari sekolahan itu buk saya mohon.
"Tapi ini keputusan dari kepala sekolah kita bela lagian kamu terlalu sering absen dan izin, untuk acara mu itu",bukan kah aku telah mendapatkan izin buk "sudah saya hanya ingin menyampaikan pesan informasi ini mohon mengerti,saya harap dan doakan kamu akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi".
Baiklah terima kasih buk assalamualaikum,"waalaikumussalam" aku sangat sedih sekali bahkan aku sempat meneteskan air mata namun,aku tidak boleh menampakkan wajah sedih lagian ini acara bahagia mas Adam aku tidak ingin membuat mas adam dan yang lainnya kecewa dan ikut sedih karena hal ini.
__ADS_1
Saat sore semakin menjelang, pihak kak nindia telah pamit pulang menuju rumah mereka beberapa orang suruhan maksud ku orang-orang yang mengurusi acara ini sudah mengerjakan pekerjaan nya masing-masing.
Semuanya mereka bersihkan dan siap dalam beberapa jam, setelah semua bersih kami masuk kerumah dan beristirahat aku masih ragu untuk mengatakan tentang kabar buruk ku ini.
Lebih baik aku diam saja dan membiarkan mereka merasakan kebahagiaan ini dulu, setelah malam semakin larut aku tertidur begitu juga semua orang dirumah ini.
Saat pagi kegiatan seperti biasa dilakukan sarapan,dan mas Adam kembali bekerja sedangkan kami masih dirumah ini.aku mencoba berbicara dengan ibu tapi tiba-tiba zea menangis dengan kencang kami yang duduk diruang tamu berlari menuju kamar kak putri dengan panik.
"Putri ada apa dengan zea apakah dia baik-baik saja" cemas ibu "sepertinya zea demam bu bela tolong panggil mas bayu sepertinya dia ada diluar".aku memanggil mas bayu dengan panik setelah mendengar kabar itu mas bayu langsung berlari menuju mobil membawa zea ibu ayah juga ikut masuk kedalam mobil yang dikendarai mas bayu.
"Bela kamu tunggu saja dirumah ya" tapi Bu ayah bela juga ingin ikut,mereka tak mendengar ku mas bayu langsung mengemudikan mobil menjauh dariku.saat ingin masuk kerumah aku mendengar klakson mobil lagi apakah mereka kembali lagi tanyaku.
Semoga rencana ini berjalan dengan baik,maaf kan aku sebenarnya aku tidak bermaksud melakukan ini namun sepertinya kau mengulur ulur waktu.kau tak tau sedang berhadapan dengan siapa,dan kau terlalu baik polos untuk dibohongi bahkan karena kebodohan ayahmu sendiri.
Setelah beberapa jam aku rasa kepala ku sangat pusing,dan aku sadar dalam keadaan tangan kaki ku terikat tali dan berada disebuah gudang yang sangat gelap hanya ada satu cahaya itupun sangat jauh dariku.
Aku sempat merasa sesak sekali karena aku trauma dengan kegelapan apalagi, kegelapan ditambah petir dan hujan deras ya Allah tolonglah lindungi hamba mu ini dari segala bahaya.
Tolong tolong aku siapa pun yang mendengar suaraku aku mohon tolong aku,badanku semakin lemah dan aku sangat sesak sekali tolong aku.tiba-tiba lampu menyala dengan terangnya membuat keadaan ku lebih baik,aku melihat seorang sedang duduk disebuah kursi namun membelakangi ku.
__ADS_1
Siapa kau kenapa kau berada disini juga,apakah kau orang yang telah menculik ku tadi aku mohon lepaskan aku.aku ingin bertemu ayah ibu,kak,dan keponakan ku dia sedang berada dirumah sakit aku mohon lepaskan aku.
Sosok itu malah hanya diam dan berbicara sepatah katapun, tiba-tiba dua laki-laki berbadan kekar mendekati ku aku sangat ketakutan.siapa kalian dan mau apa kalian mendekati ku pergi dan jangan sentuh aku,"bisakah kau diam"ucap laki-laki itu.
Akupun akhirnya menangis dan memohon tolong lepaskan aku,aku rasa aku tidak pernah berbuat kesalahan kepada siapapun aku mohon.
"Apakah kau tuli aku bilang diam diam" aku sangat takut ketika laki-laki itu berteriak menyebutkan kata diam belalakan matanya sangat menakutkan.
"Jangan sampai tuan yang berbuat kasar padamu",siapakah tuan kalian itu aku sudah katakan jika aku tak pernah melakukan kesalahan-kesalahan apalagi dengan tuan kalian itu.
Jika memang seseorang yang duduk di kursi itu aku akan memohon untuk, memaafkan aku jika ada kesalahan padanya dan apa tujuannya menculik ku.aku mohon tuan lepaskan aku aku tidak suka dengan tempat dan ancaman seperti ini.
Aku yakin kau telah dewasa bukan anak kecil lagi,dan kau masih melakukan hal bodoh dan lemah seperti ini jika memang ada masalah perbaiki lah dengan cara yang baik dan dewasa.
Apakah masih zaman cara seperti ini menyelesaikan masalah,ini bukan zaman dulu seperti penjajahan dulu aku mohon lepaskan aku.tiba-tiba saja salah seorang laki-laki itu ingin menyentuh pipi halus ku ini,aku mohon jangan coba-coba menyentuh pipiku pergi.
"Hei jangan pernah kau sentuh dia jika kau tak ingin tangan mu itu patah setelah menyentuhnya",ampun tuan maafkan saya tapi dia sungguh cantik dan lembut tuan "aku bilang diam-diam sudah pergilah kalian dari sini biarkan aku yang selanjutnya mengurus masalah ini.
Laki-laki itupun pergi meninggalkan ku dan seseorang itu yang aku yakini seorang laki-laki juga,siapa kau sebenarnya aku merasa tak saing dengan suara mu ayo tunjukkan wajahmu kau laki-laki mengapa sampai tega memperlakukan perempuan seperti ini.
__ADS_1
Saat dia memutar kursinya kau sangat terkejut dan tidak percaya jika ternya dia adalah........ tidak tidak mungkin kau