Ibu Muda Pengganti

Ibu Muda Pengganti
90. Angga


__ADS_3

Akupun bersiap-siap karena tadi pagi aku sudah mandi jadi sekarang tinggal ganti pakaian saja, dengan celana putih atasan simpel dan hijab yang senada dengan atasanku.


Pakian yang cukup simpel dan setelah selesai aku ingin menemui ayah dan ibu dulu, tapi saat melangkahkan kaki aku teringat yang ibu katakan tadi kalo udah mau pergi sama angga ayah dan ibu udah izinin bela pergi.


Dalam arti ibu ayah tidak mau melihat aku dijemput angga dan pergi bersamanya, sekarang hatiku benar-benar gundah dan sedih jika melihat mereka berdua sedih.


Namun tidak ada jalan lain lagi semuanya telah datang didepan mana tidak ada celah untuk menghindar lagi, bismillah ya tuhan bela yakin bela bisa menghadapi semuanya dengan baik aamiin.


Akupun hanya menuju kamar kak putri dan mencium zea yang wangi karena selesai mandi, saat itu bel berbunyi ting ting itu pasti angga yaudah bela pergi sekarang ya kak zea cantik ayang dahh assalamualaikum dahh semuanya.


Saat Membuka pintu ya benar itu angga, " assalamualaikum apa kabar baik bukan" ucap angga.


Waalaikumussalam dan alhamdulillah kabar aku baik aku harap kabar kamu juga baik.


"Ohh tentu aku selalu baik hanya ada seseorang saja yang tidak baik menurutku (menyindirlah tu baru gak dijawab chat telpon udah dibilang gak baik)" sindir angga.


Nyindir ni ceritanya maaf soal yang kemaren dan tadi pagi yaudah jadi jalan atau gak, kalo gak aku masuk lagi ni.


"Yaudah ayo jalan tapi tunggu dulu aku mau pamitan sama mertua aku dulu, ayah sama ibu kamu mana "angga.

__ADS_1


Calon mertua ya "alah sebentar lagi bakalan jadi ayah dan ibu mertua juga dan putrinya ayang berdiri didepan saya ini akan jadi istri saya juga bukan (tersenyum tajam dan mengandung isyarat)" angga.


Awas ya jangan macam ingat jangan macam-macam, udah cepatan jalan ayah sama ibu lagi istirahat mereka udah ngizinin kita pergi. " cie cie aku dan kamu udah jadi kita ni (senyum-senyum)" angga.


Yaudah gak usah pergi ya aku kekamar dulu dahhh assalamualaikum (menutup pintu). " yaudah yok berangkat dan kamu gak bakalan bisa menghindarkan pernikahankita tinggal satu minggu lagi akan ada banyak waktu kita untuk mengurus semua perlengkapan bukan.


Setelah itu kita akan menghabiskan waktu kita berdua bukan ( aku sebenarnya mulai menyukaimu bel disaat aku melihat wajahmu yang polos dan lugu, saat aku ingin mengancammu dengan ayah dan ibumu aku hanya ingin tau seberapa besar rasa sayang dan cintamu pada mereka.


Dan ternyata kau memang benar-benar menyangi ibu dan ayahmu aku yakin kamu pasti bisa mengjadapinya dan membantuku untuk sesuatu hal itu hal yang sangat penting) ". batin angga


Akhirnya kamipun berangkat menuju tempat yang angga sudah pilih pengurusan semuanya, dilakukan angga saja mulai dari gedung wo dan ketring dia yang menghandel semuanya.


Kenapa aku merasa ada sesuatu hal dibalik ini semua semoga saja ini firasat dan pertanda baik, tapi aku juga belum bisa mencintainya atau suka bukankah kejadian yang dia lakukan padaku dan ayah ibu membuat kami juga merasa marah dan kecewa.


Saat fiting baju pengantin ya seperti biasa orang-orang selalu memuji, cantik ya, cantik sekali, beruntung sekali kamu angga, kalian pasangan yang cocok, anak kalian nanti pastikan akan cantik seperti mamanya dan tampan seperti papanya itulah penilaian orang-orang.


" Tapi saat paling cantik didirimu bela adalah ketika aku memandang wajahmu saat memakai mukena dan kau tertidur sama seperti waktu itu, aku menemukan damai dihatiku ini" batin angga.


Baiklah setelah semua selesai hari ini semua undangan juga disebar termasuk pada teman-temanku, yang sangat antusias juga menyambut hari peenikahanku.

__ADS_1


" Jangan lupa untuk acara bridel showelnya ya bela cantik kita tunggu waiting for you sayangnya sindy " sindi sahabat bela mengirim sebuah pesan.


Setelah selesai dari sini ya biasa angga mengajak untuk makan, dan menikmati suasana hingga sore. saat menunggu pesan datang tiba-tiba hp ku berdenting dan ternyata ada panggilan vidio dari zidan tapi aku rasa itu pasti dari aila aku juga sangat rindu dan ingin bertemu dengan aila.


" Kenapa senyum-senyum siapa yang dinelpon sampe senang gitu dan gercep banget, udah angkat aja aku juga pengen tau siapa orangnya" ketus angga.


Aduh ngomongnya gimana ya nanti takut dia malah marah (batinku), ini yang nelpon zidan tapi aku yakin ini pasti aila yang suruh.


" Ohhh si zidan itu calon kamu yang gak jadi dan kamu tolak itukan, emang gak ada kapoknya ya udah ditolak udah tunangan juga masih gangguin tunangan orang udah angkat biar aku yang ngomong " ketus angga.


Udah kamu tenang aja aku yakin ini pasti karena aila,


"Aila itu cuma dijadiin alasan aja buat ngehubungi kamu dan lihat wajah kamu" angga.


Cemburu ya tumben bisa bilang gitu jangan-jangan udah mulai ehmmmm sama aku ya sambil tersenyum.


"Kegeeran siapa yang cemburu tapi itu kenyataan udah angkat aja tapi liat aku juga kalo aku sama kamu disini berdua" ketus angga.


Iya tapi kitakan gak berdua ada yang lain juga, aku angkat dulu ya sebenarnya aku juga ingin bertemu dan liat aila sama zidan juga " Assalamualaikum bel apa kabar", alhamdulilah kabar baik dan kamu gimana sama om tante dan semuanya baikkan sambil tersenyum "ehmmmm ehmmmm ehhmmmm" angga.

__ADS_1


__ADS_2