Ibu Muda Pengganti

Ibu Muda Pengganti
68.Haruskah Aku Datang


__ADS_3

Saat akan tidur aku kembali ingat bahwa besok aku ingin pergi dengan teman-teman,tapi aku lupa mengatakannya padamu dan meminta izin yasudah nanti pagi saja saat selesai sarapan.


Sambil berbaring aku malah berpikir aku akan berangkat dengan siapa besok,membawa mobil aku tidak bisa,bawa motor bisa tapi belum terlalu hapal jalannya lagian aku takut jika harus mengendarai motor dikota ini.


Baiklah aku akan coba telpon sindy dulu,tapi kenapa harus minta tolong pada sindy sudah jelas dia tidak akan bisa dia akan pergi dengan calon suaminya jadi aku harus pergi dengan siapa.


Bagaimana dengan mas Adam saja benar aku pergi maksudku meminta mas adam mengantarkanku besok, berarti aku harus pergi lebih awal dari mereka dan menunggu ditempat tekstil itu.


Tapi tidak apa-apa aku bisa membawa kameraku untuk memotret beberapa suasana disana,lagian aku sudah lama tidak memotret terakhir saat acara pernikahan mbel.ohh iya aku ingin pergi ke air terjun itu lagi kemaren aku rasa kurang tepat momennya,kapan ya aku kesana lagi tapi sepertinya kesempatanku kesana sebelum menikah dengan angga.


Karena setelah itu aku pasti tidak bisa bebas untuk pergi berlibur,satu lagi aku sangat sedih karena tidak bisa mengajar lagi dan bertemu murid-murid kecilku yang polos dan ceria.


Ya Allah semoga nanti angga mengizinkanku untuk kembali mengabdi menjadi seorang guru,saat lelah akhirnya aku terlelap dalam tidur tak terasa seperti biasa suara kumandang azan subuh terdengar itu artinya aku harus. melaksanakan kewajibanku sebagai seorang muslim,begitu juga dengan yang lainnya dirumah ini.


Saat matahari terus naik dan ingin menyinari dunia dengan cahayanya yang terang,aku dan semuanya menuju meja makan untuk sarapan ohh ya kegiatan rutin setiap pagi dimulai hari ini mencium sikeponakan cantiknya ayang zea.


Pagi ini aku telah siap untuk pergi ketempat tekstil yang sindy sebutkan kemaren,pagi ini pertanyaan "mau kemana bel kok pagi-pagi udah rapi ?".

__ADS_1


Ayah,ibu,kak Putri,mas Adam bela mau pergi ke toko tekstil mau beli kain couple buat acara sindy Bu ibu ingatkan sindy."ohh sindy ibu ingat acara pernikahannya kapan kita udah diundangkan".


Udah bu undangannya dikirim lewat handphone aja soalnyakan kemarin kita ada dikampung,nanti kalo bela ketemu sindy bela minta undangan yang aslinya buat kita semua.


Dan untuk acaranya Minggu depan Bu," Minggu depan bel apa gak samaan sama acara pertunangan kamu".gak bu Minggu depannya acara sindy satu hari sebelum hari pertunangan aku sama angga Bu.


"Yaudah hati-hati dijalan ohh ya berangkat sama siapa bel?",akupun senyum-senyum sambil memandang mas adam " sepertinya akan ada yang menggangguku ibu ayah baiklah aku harus pergi sekarang Assalamualaikum".


Akupun marah dan ngambek sama mas Adam,mas Adam kok gitu sama bela kan cuma minta diantarin aja boleh ya mas belakan gak bisa bawa mobil, motor bisa bawa tapi takut kalo dijalankan ini kota bukan jalan dikampung.


Masa anterin adiknya sendiri gak mau bela ngambek sama mas ni,udah pergi aja bela bisa sendiri "iya-iya diantarin gitu aja ngambek manja banget bel udah cepatan sarapannya nanti ditinggalin benaran".


Akupun menuju mobil,saat dimobil sambil menuju perjalanan mas Adam bertanya "mau diantar kemanan bel?" loh kok mas nanya lagikan bela bilang ketoko tekstil " bela adik mas yang cantik,dan baik bela lupa ini dikota banyak toko tekstil kita mau ketoko yang mananya".


Ohh iya bela lupa yaudah bela liat dichat kemaren dulu,"toko tekstil cempaka ya bel sekitar jam 10 an" kata sindy toko tekstil cempaka mas "ohhhh disitu mas tau tapi bukannya itu masih sekitar wilayah kodimnya angga gimana kalo kita mampir kesitu dulu bel bentaran aja".


Batinku ahhh kenapa sindy harus memilih tempat disitu juga,dan mas Adam malah mau mampir kesana lagi.gak mas kayaknya gak usah bela mau langsung ketoko itu aja,nanti takut teman bela udah nungguin disanakan bela diantar kesitu aja dulu ya mas.

__ADS_1


"Masa lebih mentingin ketemu teman daripada ketemu calon suami"mas bela baru mau tunangan bukannya nikah udah main suami aja."kamu itu lucu ya bel kalo udah tunangan berarti kamu bakalan nikah dan angga udah pasti jadi suami kamu.


Jangan bila nanti batal atau gak suka itu hanya kejadian buruk, maka dari itu menghindari itu kamu harus berdoa untuk kemudahan menuju pernikahan kalian".


Batinku mas mas seandainya mas tau gimana sikap angga sama bela, apalagi ke ayah dan ibu mungkin mas gak akan izinin bela menikah sama Angga tapi bela tetap berdoa mas agar selalu mendapatkan perlindungan dari Allah mas".


Saa melihat disekitar jalan aku melihat sebuah toko yang masih tutup,dengan tulisan toko tekstil cempaka mas mas Adam itukan toko yang sindy maksud kok mas malah jalan terus bela hilangkan turunin bela disitu aja.


"Kamu mau ngapain disana jadi satpam lagian tokonya masih tutup,lebih baik kamu ketemu angga dulu pagi ini yakan bela",tapi bela gak mau mas lagian bukannya mas tadi mau cepat pergi kerja sekarang malah mau mampir ke tempatnya angga.


"Kok mas perhatiin kamu gak suka gitu kalo ketemu sama Angga,kamu sebenarnya suka gak sama dia apalagi waktunya mepet gini mas jadi curiga Lo sama kamu bel".


Bukan gitu maksud bela mas lebih baik mas pergi kerja aja, masalah nunggu ditoko itu gakpapa lagian bela udah bawa kamera buat nemenin bela disana.


satu lagi bela itu udah minta izin sama angga kalo hari ini bela mau pergi sama teman-teman bela ke toko tekstil itu,jadi mas gak usah kawatir lagi atau Curiga sama bela.


"Baguslah kalo gitu jadi mas legakan dan gak ada pikiran macam-macam tentang kalian,tapi kita tetap kesana sebentar aja".

__ADS_1


Aku hanya bisa tersenyum karena jika aku terus membantah dan mencoba menghindar,itu akan membuat mas Adam kembali curiga denganku baiklah sepertinya aku harus mengikuti perkataan mas Adam datang menemui angga tenang bela hanya sebentar dan ingat jangan perlihatkan wajah takut atau menghindari Angga nantinya ingat bela batinku berkata.


__ADS_2