Ibu Muda Pengganti

Ibu Muda Pengganti
99. Menuju Hari Pernikahan


__ADS_3

Dingin shubuh cepat terasa dan azan juga telah berkumandang dan terdengar ditelinga ku, maka dari itu saatnya aku harus menjalankan kewajibanku sebagai seorang hamba.


Bersiap- siap untuk sholat dan memohon ampunan serta kebaikan untukku, Ya Allah hamba mohon memohon padamu ampunilah dosa-dosa hamba dosa kedua orangtua hamba ayah dan ibu. Ya Allah berikanlah hamba jalan kemudahan dalam menghadapi semuanya semoga saja angga adalah pilihan yang terbaik darimu.


Semoga dia bisa membimbing hamba kepada kebaikan mendekatkan diri padamu, dan jika seandainya angga masih menaruh benci dan dendam pada hamba dan keluarga hamba hamba kembali memohon padamu redamkan lah amarahnya ya Allah.


Semua kebaikan hanya darimu Ya Allah, pagi ini pagi sehari sebelum hari pernikahanku beberapa kerabat akan datang membantu untuk mempersiapakan dekorasi rumah walaupun tak terlalu berlebihan.


Karena pernikahan akan diadakan disebuah gedung yang telah disiapkan oleh angga, dan nanti malam aku akan kesana bersama semua keluarga begitu juga keluarga angga.


Tapi hari ini acara khusus keluargaku, dan nanti siang sahabatku juga akan datang. pagi ini aku membersihkan rumah dibantu bibi dan merapikan beberapa barang serta berkemas pakaian serta perlengkapan untuk digedung nanti.


Hari ini aku mulai merasakan ketakutan dan sangat risau sekali apa yang akan terjadi padaku nanti setelah menikah.


Hari ini dikodim telah dilakukan latihan para pengawal pernikahan dari angkatan tentara, dan entah apalah namanya aku tidak terlalu tau mengenai hal itu yang jelas untuk persiapan diacara pernikahan nanti.


Semua teman-teman alan ikut serta dalam latihan ini mereka sangat antusias sekali, karena dari angkatan mereka maksudku dari mereka yang dekat angga lah yang pertama akan menikah.


Haripun terus berjalan siangpun menjelang beberapa orang telah sampai, termasuk keluarga zidan aku tidak menyangka jika om dan tante akan datang. begitu juga dengan zidan saat melihat zidan datang tiba-tiba saja aku sangat sedih entah kenapa.


" Assalamualaikum " ucap keluarga zidan dan semuanya, aku ayah ibu menyambut mereka, " terima kasih sudah datang lebih awal teman " ucap ayah pada papanya zidan.


" Tidak apa-apa teman besok kau juga yang akan datang lebih awal kekampung, untuk menghadiri acara zidan " ucap papa zidan.


" Baiklah silahkan masuk semuanya kita ngobrol sambil minum-minum " ucap ibu merekapun masuk.


" Bel kamu bisakan bantu " zidan.


Iya bantu apa zid tapi tunggu dulu aila gak ikut zid,


" Justru aku mau minta bantuan kamu (menunjuk kemobil yang ternyata aila ada didalam)" zidan.


Yaudah kamu masuk aja dulu kedalam biar aku coba ngomong sama aila, sekali lagi makasih zidan udah mau datang kesini.

__ADS_1


" Sama-sama bel tapi jujur aku belum bisa relain kamu bel seandainya aku bisa bersikap seperti aila maka itu akan aku lakukan bel demi kamu. tapi kita sudah sama-sama dewasa kita bisa menghadapi semuanya aku yakin bela walaupun berat dijalani saja "batin zidan.


Assalamualaikum aila ini kak bela lo gak mau turun dan ketemu sama kak bela, kalo emang gak mau yaudah gakpapa tapi yakin ni gak mau ketemu sama kak sama peluk kak aila aila (merentangkan tangan).


Yaudah kak minta maaf sayang aila ayo turun cerita sama kak aila kenapa gak mau turun, dan gak mau ketemu kak yaudah kak pergi aja ya dahhh aila.


Pintu mobil terbuka " kak bela tungguin aila " ailapun mengejar bela dan memeluk bela. gitu dong aila katanya kangen sama kak tapi pas ketemu kak malah gak mau ketemu aila kenapa sih bukanya kemaren pas vidio call aila baik-baik aja sama kak lo.


" Aila sedih karena kak bela mau menikah dan bukan sama bang zidan, makanya aila sedih kak kak bela emangnya kenapa gak sama bang zidan aja kak " rengek aila.


Sayang aila gak boleh ngomong gitu bang zidankan udah punya kak zaskia, lagian ini kak zaskiakan cantik pintar dan baik sama aila juga yang lainya aila.


" Yaudah iya aila tau kak bela gak suka sama bang adan aila juga gak tau gimana lagi, ohh ya baby zea mana kak aila mau lihat dong " aila.


Boleh tunggu dulu kak mau tanya yang jujur sama aila kalo aila udah gak marah sama kak bela ya janji aila,


" Iya kak aila janji kalo gitu aila mau lihat baby zea ya " aila.


Setelah mengantar aila menuju kamar kak putri dimana zea juga ada didekat tempat tidur kak putri, tiba-tiba saja hpku berdering ada panggilan telpon dari no hp dan ternyata itu panggilan dari sindy dia memberitahu jika mereka akan segera datang.


Aila kak bela ke depan dulu ya soalnya kak mau nunggu teman-teman kak, aila disini aja sama baby zea ya dahhh.


Akupun berjalan menuju keluar tapi aku harus berjalan sedikit membungkuk berjalan didepan keluarga zidan dan ibu ayah.


" Bela mau kemana lagi ngobrol disini aja sama kita zidan udah jauh-jauh dari kampung lo kesini " ibu.


" Iya bela ngucapin terima kasih buat om, tante, kak dea, dan juga zidan tapi bela izin kedepan dulu soalnya teman-teman bela udah mau sampai kesini nanti kita lanjut ngobrolnya lagi permisi semuanya.


Saat sampai didepan akhirnya mereka sampai dan mereka lanngsung menghampiriku, terima kasih ya teman-teman udah datang.


" Sama-sama bel tapi maaf juga sindy sama yang lainya aja baru datang, insyallah yang lainya nyusul atau datang pas kamu nikahan aja besok " sindy.


Yaudah gakpapa kalo gitu ayo masuk didalam udah ada beberapa tamu juga, kamipun masuk kedalam dan bersalaman dengan ayah ibu, om ,tan dan juga zidan serta yang lainya.

__ADS_1


" Makasih ya buat kalian teman-temannya lea, kalo gitu kalian silahkan mau ngerjain apa dulu bela " ibu.


" Yaudah semuanya bela pamit dulu mau ngajak teman-teman kedalam dulu " bela.


Ya aku mengajak mereka ke taman belakang rumah, tapi mereka malah heboh selain sindy sih karena sindykan udah nikah jadi gak boleh gitu-gitu lagi.


" Bel bel boleh nanya yang pria tadi itu siapa manis banget mana kayaknya dia lembut banget lo " aulia teman bela.


" Emang manis sih trus foto pria yang polisi tadi itu pasti mas adam ya bel kakak kamu " sinta.


Loh kok sinta tau itu mas adam kakaknya aku sin,


" Aduh bela lupa yakan pas tunangannya sindy mas adam jemput belakan trus sama satu orang polisi lagi dan cowo ganteng juga lagi " sinta.


" Bela kita bisa gak tukaran posisi kayaknya bela senang banget ya dikelilungin cowo-cowo tampan dan bukan cuma tampan tapi juga idaman untuk masa depan dengan seseorang yang mapan " talita.


" Kumat lagi ni lita baru aja hari ini ketemu lagi, tapi dia paling kepoan sepanjang jalan ngomong terus ngobrol terus. yang betul kamu ngomong papan papan dari tadi ini rumah bukan papan " sindy.


" Ehhh sindy yang gak udah bisa kayak kita dan lirik cowo lain ingat yang lagi kerja buat kamu sindy " sinta.


Udah-udah kok malah ribut sih kan ini hari bahagianya aku masa kalian mau berantem disini, perlu aku jelasin juga udah hak usah mikir mereka udah punya pasangan masing-masing kok.


" Aduh kasiaannnnnnya teman-teman aku makannya kalo punya cowo minta dinikahin cepat biar lebih bebas dan bahagia " sindir sindy pada teman-temannya.


" Oke siapa takut besok siap si bela aku lagi yang tunangan trus nikah liat aja ya " sinta.


Aamiin semoganya nyusul cepat dan dapet jodoh yang terbaik buat kalian-kalian, " aamiin makasih bela uhh makin sayang sama bela berpelukan ".


Aku sangat senang sekali bisa memiliki teman seperti mereka, mereka membantu dan setelah selesai kami semua makan bersama dan semuanya sudah hadir bahkan sampai sore.


Saat mas adam pulang dengan seragamnya ini hari terakhir dia dinas karen izin untuk besok acaraku, dan seminggu setelah itu acaranya mas adam dan setelah itu barulah acara zidan.


Teman-temanku kembali melirik mas adam dan tak henti-henti memuji mas adam, baiklah singkat cerita semua persiapan selesai dan nanti malam kami akan menuju gedung hotel untuk bermalam disana.

__ADS_1


Karena pagi sekali aku akan dirias beserta keluarga lainya untuk acara digedung itu, alhamdulillah ayah ibu terlihat cukup tenang dan bahagia semoga tidak akan terjadi masalah besok.


Keluarga zidan kami perbolehkan untuk tidur disini, dan mereka setuju. saat aku dan yang lainya berpamitan ke menuju hotel aku merasa tidak enak dan sedih melihat diriku sendiri dan zidan tapi aku yakin kami bisa menjalani kehidupan kami selanjutnya dengan baik.


__ADS_2