Ibu Muda Pengganti

Ibu Muda Pengganti
15.Hari Bahagia


__ADS_3

Ya aku terkejut melihat mas adam berpakaian polisi, ia tampak lebih tampan dan berwibawa sekali. mas adam ini benaran mas adam "iya bel ini mas adam,kan tadi malam mas adam bilang ke kamu kalo pagi ini akan kasih tau kamu pekerjaannya mas".


Aku bangga banget sama mas adam, tapi mas "tapi kenapa bel ada yang salah sama mas? " gak salah sih mas tapi kalo mas sekarang udah jadi polisi kenapa ayah gak suka dan malah usir mas adam dari rumah itu yang buat bela ragu dalam hal ini.


"Mas juga gak tau harus cerita mulai darimananya bel,tapi yang jelas kamu bisa nanya sama ibu dan kak putri bel".jadi mas adam beberan gak mau ketemu sama ayah, ibu, dan Kak Putri "untuk sekarang mas belum bisa bel" bela juga bingung dengan semua ini mas tapi bela janji bela akan bantuin mas buat ketemu ayah dan kita bisa kumpul sama-sama lagi.


"Ya udah sekarang kita sarapan dulu, habis ini mas antar kamu ketempat bibi tapi kamu bawa motor yang kemarin ya" ohh ya motornya mana mas ada didirikan atau masih ada ditempat wisata air terjun kemarin aduh, kalo hilang gimana ngomong sama bibi dan paman.


"Hey hey bel mas belum jawab lo dengerin dulu apa yang mas bilang, motornya aman kok" alhamdulillah bela ucapin terima kasih sama mas ya "iya bel sama-sama ini usah jadi tugas seorang kakak menolong adeknya,tapi motornya gak ada disini".


Terus motornya dimana mas dengan ekspresi kembali cemas"tenang motornya ada ditempat paling aman jadi sebelum kamu pulang kita ambil motornya dulu. kenapa motornya bisa gak disini karna pas kamu pingsan,kemaren motornya dibawa sama temannya mas", jangan bilang motornya ada kantor polisi "emang iya sih bel ets est tenang motornya gak kena tilang kok bel tenang aja".


Tapi mas bela malas ke kantor polisi,apalagi liat polisinya "tapikan sekarang kamu lagi lihat polisi" tapikan polisinya mas adam jadi gakpapa bela yakin mas gak jahatkan"kalo mas boleh tau kenapa bela gak suka kekantor polisi sama lihat polisi dan satu lagi bel polisi itu gak jahat ?".


Ya dari bela kecil ayah selalu bilang gitu, dan bela gak tau juga kenapa ayah selalu bilang gitu sama bela.yaudah kita sarapan dulu ya mas bela udah laper ni "ya udah kamu sarapan dulu aja pake nasi gorengnya kalo mas pake roti aja dulu, mas sarapan dikantor aja nanti tapi kamu yang cepat makanya ya kan kita mau ambil motor kamu".

__ADS_1


Siap komandan "udah gak usah panggil komandan segala,lagian mas belum setinggi itu pangkatnya" gakpapa lah mas. "udah cepatan serapanya mas tunggu dimobil ya" siap mas,akhirnya akupun menghabiskan sarapan dan keluar menuju mobil tapi sebelum ke mobil aku berpamitan ke pada bibi. bi bibi bela pamit ya "iya non hati-hati semoga kita bisa ketemu lagi " ya udah bela pamit ya bi(aku mengulurkan tangan untuk bersalaman) "gak usah non bibikan udah kotor tadi bersih-bersih dibelakang".


Gakpapa bi ya udah bela pamit ya assalamualaikum "waalaikumussalam non hati-hati ya" siap bi dah dah. akupun menuju mobil mas adam,"kok lama benget sih bel nanti mas terlambat apel paginya" maaf mas bela tadi pamitan dulu sama bibi jadi agak lama,akhirnya kamipun menuju kantor mas adam.


Saat diperjalanan aku memandangi wajah mas adam,yang sangat tampan ditambah seragam polisinya "bel bel bela kenapa lihatnya sampai segitunya sama mas",ehh iya mas bela masih gak percaya dan ragu apa benar mas adam ini saudaranya bela. "loh kok gak percaya mas ini beneran masnya kamu bel"


Entahlah mas bela masih ragu tentang hal ini, ohh ya umur mas adam sekarang berapa satu lagi mas adam udah menikah?."mas umurnya 33 tahun dan mas belum menikah",woww umur mas udah segitu tapi masih kelihatan muda lo mas dan kenapa mas belum menikah.


Apakah perempuan disini gak suka sama laki-laki setampan mas adam, "ada sih bel tapi mas udah janji sama diri mas"janji soal apa mas "waktu mas memutuskan pergi dari rumah mas janji kepada diri mas sebelum kita baikan lagi dan sebelum mas ketemu adik mas yang masih kecil waktu mas gak akan mau menikah dulu".pasti adik kecil mas itu bela kan, "gak gak bela kok" terus siapa dong mas bukannya anak bungsu ayah sama ibu bela ya.


Mas yakin gak telat apel paginya, ini hampir jam delapan lo mas" gak bel mas gak akan telat sebentar lagi sampai kok jadi kita tetap tepat waktu".ohh iya mas bela langsung ambil motornya aja ya,kasian ayah sama ibu pasti kawatir sama bela. "nanti aja bel siap apel mas aja baru kita ambil motornya",ya udah iya trus bela nungguin mas dimobil tapi jangan parkir ditempat laki-laki ya mobilnya mas.


"kalo gak disana dimana lagi bel, kan mas laki-laki bukan ibu polwan tapi pak polisi"Terserah mas aja tapi pas apelnya udah selesai langsung ke mobil ya. "iya adik mas yang bawel" tak lama kemudian akhirnya kami sampai dikantor polisi tempat mas adam bekerja.


"Kacanya dibuka aja ya bel, nanti ditutup semua malah pengab kehabisan nafas nanti" iya mas bela tau kok kan bukan anak kecil lagi "ya udah mas kesana dulu ya,dahh dahh"iya mas dah dah dan aku harus menunggu dimobil mungkin dengan sedikit kebosanan.

__ADS_1


Ohh iya mas adam bilangkan tas aku ada dimobil,mungkin dibelakang ohh iya itu tasnya.aku langsung mengambil tas ku dan mencoba menelepon kak putri terlebih dahulu dan menanyakan tentang mas adam apakah benar apa yang ia katakan benar adanya.


Akhirnya aku menelpon kak putri, halo kak assalamualaikum kak"bela kamu kemana aja ayah sama ibu tu kawatir sama kamu".sekarang bela gak bisa ceritain semuanya,tapi yang pasti bela ketemu sama "kamu ketemu sama siapa" kak harus jujur ya sama bela. " iya kak jujur tapi kamu ketemu sama siapa jangan bilang itu calon suami kamu"


Ya gaklah kak kenapa selalu dikaitin sama calon suami segala kk, "ya terus kamu ketemu sama siapa sihh(ketawa)"mas adam mendengar nama itu kak putri langsung terdiam. kak kak kak Putri"kamu serius ketemu sama adam?"Kakak kenalkan sama mas adam,iya bel kakak pasti kenal dan mungkin dia sudah cerita semuanya ke kamukan bel".


Berarti apa yang mas adam ceritain itu benar Kak, "bener bel tapi ingat jangan sampai ayah tau soal ini" iya kak bela paham soal itu "ya udah sekarang kamu sama adam dimana?".


Gimana kita vidio call aja kak,biar kak tau aku sama mas adam dimana."sebenarnya kak tau kalian dimana" serius kak tau kita dimana "serius kantor polisikan" wahh kak sekarang udah jadi peramal ya " udah gak usah bercanda pokoknya sekarang kamu harus cepat-cepat kerumah bibi dan pulang kerumah hari ini".


Iya kak bela udah mau kesana, "dan ingat jangan sampai kamu ceritain tentang hal ini ke ayah ingat bela" iya kak bela janji gak akan cerita sama ayah."Ya udah kamu hati-hati dan cepatan temui ayah dan ibu",ya udah assalamualaikum Kak "waalaikumussalam".


Setelah selesai memberi kabar kepada kak putri, aku memcoba keluar dari mobil karna udarnya kurang sejuk. dan aku menutup semua kaca sebelum keluar mobil, saat menutup pintu mobil ternyata itu membuat mobil terkunci dan tidak bisa dibuka.


Aku mencoba untuk memaksa membukanya, aku juga melihat ke arah barisan polisi dari kejauhan tampak sepertinya apel ini masih lama. akupun terus mencoba membuka pintu karna aku takut,polisi lain melihatku disini saat aku terus memaksa membuka pintu mobil.

__ADS_1


Tiba-tiba ada tangan yang mengagetkan ku,karena ia menggenggam tanganku dengan kasar dan sakit.ternyata itu adalah tangan....


__ADS_2