Ibu Muda Pengganti

Ibu Muda Pengganti
133. Resepsi Mas Adam


__ADS_3

Pagipun menghampiri dunia matahari sudah mulai menerangi bumi, juah meninggalkan kegelapan malam.


Orang-orang sudah mulai menjalankan aktivitas masing-masing.


Bela dan seluruh keluarganya sarapan bersama dan setelah selesai satu persatu mulai pergi, untuk memulai pekerjaan masing-masing.


" Ayah ibu, mas adam, kak, mas bayu angga pamit ya assalamualaikum " angga.


" Waalaikumussalam " jawab mereka.


Kalo gitu bela antar mas angga ke depan dulu ya bu ayah semuanya.


" Iya bel " ucap ibu dan putri.


" Bel nanti mas kabarin lagi ya kalo emang bisa buat pergi ke butik nanti kalo gak bisa kamu sendir aja gakpapakan " anggap.


Iya mas gakpapa lagian bela gak sendiri ada ayah ibu, ya semuanya ikut zea nanti juga ikut kok mas tenang aja yaudah mas berangkat kerja aja akupun mengulurkan tanganku untuk bersalaman.


" Yaudah mas berangkat dulu ( menerima uluran tangan bela ) boleh gak ni cium kening " goda angga.


Iya boleh.


" Kok nada ngomongnya gak ikhlas gitu ya yang ikhlas dong " ledek angga.


Iya mas angga suamiku yang baik dan tampan, mas boleh cium kening bela, kalo gak mau yaudah bela masuk ke dalam aja lagi dahhhh hati-hati.


" Iya iya gitu aja ngambek ( ciumanpun mendarat di kening bela ) mas berangkat assalamualaikum " angga.


Waalaikumussalam.


Di Rumah Sakit


" Benar-benar membawa dampak yang positif wanita yang datang kesini, lihatlah ibu ratih bisa tenang dan keadaannya semakin membaik syukurlah karena melihat saat pertama ia datang disini sungguh memperhatinkan keadaannya " batin suster menatap ratih mama angga.


" Maaf suster apakah suster tau apa yang membuat keadaan ibu ratih bisa membaik bahkan sudah sangat baik, ini merupakan hal yang luar biasa bukan sus " ucap dokter yang menangani ratih.


" Setahu saya bu ratih mulai membaik keadaannya saat ia bertemu dengan seorang gadis, yang dia sangka putri dia yang telah meninggal waktu itu tapi nyatanya bu ratih menganggap gadis itu anaknya.


Tapi gadis itu juga dengan baik memperlakukan ibu ratih dok mungkin itu yang menyebabkan kondisi bu ratih semakin membaik " jelas suater.

__ADS_1


" Ohhh jadi begitu ceritanya ya syukurlah jika seperti itu baiklah sus sekarang kita cek pasien lain saja " dokter.


" Baik dok " suster.


..............................................


Akhirnya sampailah pada acara resepsi pernikahan adam semua orang telah datang untuk mengisi acara dan memeriahkan acara pernikahan adam.


" Mas mas angga bangun kita harus siap-siap buat ke acaranya mas adam mas mas " ucapku padanya.


" Iya sayang aku udah bangun kok cuma tiduran aja yaudah aku mandi dulu atau mau mandi berdua " goda angga.


" Udah telat masnya bela udah selesai mandi udah sana cepatan ibu ayah sama yang lainya udah nunggu di bawah mas " ujarku padanya.


" Ya telat lagi padahal aku selalu on time orangnya tapi kalo sama kamu gak tau kenapa tiba-tiba jadi angga yang lelet pelupa " ucap angga.


" Mas udah ngedumelnya kapan-kapan aja kita harus siap-siap udah kamu sekarang mandi biar aku siapin pakaian kamu udah sana " tegasku.


" ( Berdiri ) siap ibu negara ( cup ) satu kecupan mendarat dikening bela ) " angga.


Ehhhhh masih sempat-sempatnya senyumku senang.


Beberapa menit kemudian akhirnya mereka semua siap dan menuju hotel tersebut. Tamu undangan juga telah berdatangan beserta keluarga dari nindy mempelai wanita kemudian setelah semua hal yang diperlukan siap.


Maka proses ijab kabul langsung dilakukan adam mengucapkan dengan lantang dan sekali ucapan saja dan semua orang berkata sah dengan senyum bahagia.


Selanjutnya prosesi menanti tamu acara seperti pernikahan biasanya, saat itu teman-teman adam juga datang dari kepolisian begitu juga ada beberapa teman angga yang juga diundang untuk hadir diacara ini.


Karena adam juga memiliki relasi dan kerjasama dengan sesama abdi negara, saat itu rendra juga datang memenuhi undangan dari angga untuk acara adam tentu rendra juga bertemu dengan bela.


" Bahagia sekali sepertinya angga dan bela apakah perasaanku ini salah mencintai seseorang yang sudah menjadi istri orang lain bahkan istri sahabatku sendiri.


Tapi entah mengapa perasaan ini seakan-akan aku ingin bersamanya aku juga tidak tahu kenapa aku tidak bisa melupakan bela angga kau sungguh beruntung bisa mendapatkan bela " rendra membatin.


Bagaimana dengan keadaan mama ya aku jadi khawatir tapi untuk satu hari ini mungkin aku dan mas angga tidak bisa menemui mama di rumah sakit.


Tapi aku harap mama baik-baik saja dan aku juga selalu berdoa agar mama kembali pulih dan sembuh walaupun nantinya akan ada kenyataan pahit yang harus aku terima.


Setelah mama tahu bahwa aku ini adalah menantunya sekaligus anak dari orang yang sudah membunuh putrinya batinku.

__ADS_1


" Bel bel bela kok malah ngelamun kenapa bel ? " tegur putri.


" Gak kak gak ada apa-apa kok " ucapku.


" Yaudah kakak titip zea sebentar ya kakak mau ke belakang bentar kalau titip ke ibukan gak mungkin Ibu lagi sibuk " ujar putri.


" Iya kak zea sama ayangnya aja lama-lama juga gakpapa kok kak zeakan emang suka sama ayang " ucapku.


" Iyalah tu yaudah kak ke belakang dulu " ujar putri.


Dari kejauhan angga dan teman-temannya mengobrol dan saat itu temannya bertanya pada angga.


" Wiiiihhhh udah punya baby aja ngga kapan bela hamilnya mana udah besar aja tu jangan-jangan " ujar salah seorang teman angga.


" Jangan-jangan apa lo kalo ngomong dipikir dulu itu bukan emang bukan anak gue sama bela tapi itu keponakannya bela " tegas angga.


" Seriusan keponakannya tapi kok cantiknya sama sama-sama cantik tante sama keponakannya " ujar teman yang lainya.


" Bener tu ngga kalo keponakannya aja cantik kayak tantenya apalagi kalau bela punya anak dari lo ngga gue jamin anak lo bakalan cantik kayak mama dan papanya deh " goda teman yang lainya.


" Bisa aja lo semua doain aja biar cepet-cepet dapetnya " ujar angga.


" Aamiin deh buat angga " ucap semua temannya.


" Makasih buat doanya ohh ya kalau gak salah ada yang mau lamaran siapa tuh kamu ren " ujar angga.


" Gak rendra belum tau kapan mau lamaran tu masih jadi misteri " ledek temannya.


" Tenang aja kalo emang dah waktunya ya udah lamaran nikah kalo emang belum yaudah nikmati aja dulu " ketus rendra.


" Iya pokoknya doa terbaik juga buat my brother rendra kita ini tapi balik lagi gue mau nanya siapa yang mau lamaran ? " ucap angga.


" Itu ngga si riki " ujar rendra.


" Ohhh si riki selamat deh buat dia tapi dia gak ikutan kesini " ucap angga.


" Gak ngga mungkin masih sibuk buat nyiapin acara lamarannya kali lagiankan bulan depan tu acara lamaranya " ujar teman yang lainya.


" Yaudah doa yang terbaik aja buat kita semua kalo gitu silahkan dinikmati hidangannya " ujar angga.

__ADS_1


__ADS_2