Ibu Muda Pengganti

Ibu Muda Pengganti
49.Siapa yang Seharusnya


__ADS_3

"Bel bel sayang bangun ini udah mau senja jangan tidur pamali",ehhhh iya bu maaf ya bela ketiduran"tadi dr.daffa kesini lagi" loh ngapain bu bukannya ayah kembali diperiksa itu nanti malam selesai isya.


"Ibu gaktau dia cuma datang kesini aja,terus dia lihatin kamu terus" ibu ahhh gak mungkin emangnya ibu gak tanya gitu dia mau ngapain."gak tapi ibu rasa sikap dia aneh banget bela dia ada masalah ya, mungkin dia cerita sama kamu pas tadi sore itu".


(Batinku) aku harus jawab apa sama ibu,tapi ibu belum tau tentang semua ini cuma kak putri yang tau soal pemuda ini.baiklah aku harus bicara sama ibu tapi tempatnya,bukan disini yaudah nanti bela cerita sama ibu.


Tapi sekarang kita siap-siap sholat Maghrib dulu ya Bu, yaudah kamu duluan nanti ibu nyusul aku mendekat ayah gimana ayah mau sholat juga gak.


"Ayah masih belum kuat bel"yaudah kalo emang belum bisa gak usah dipaksain ayah",kalo gitu bela ambil wudhu dulu ya ayah.akupun menuju kamar mandi dan setelah itu diikuti ibu,dan kamipun sholat bersama setelah selesai sholat aku merasa tenang.


Dan tak lupa didalam doaku,tersemat doa tentang petunjuk darinya atas masalah ini apakah yang harus hamba lakukan.dan siapa yang seharusnya menjadi jodoh hamba dan pilihan terbaik dari mu ya Rabb.


Setelah selesai berdoa aku bersalam dengan ibu dan memeluknya,aku juga bersalaman dengan ayah doaku pun juga selalu bahkan yang paling utama adalah kesehatan dan kesembuhan ayah.

__ADS_1


Kapankah waktu yang tepat untuk bicara mengenai masalah yang rumit ini,aku takut dan apakah tanggapan ibu atas hal ini jika aku yang ditanya aku tidak memiliki perasaan apapun kepada mereka untuk sekarang ini.


Tapi apakah nanti rasa suka kecewa akan terasa,saat dia memilih pasanganya dan bukan diri kita seperti Zidan.jika aku bertanya kepada teman-teman ku mereka pasti senang sekali,dan bersorak gembira dia saja bel sudah dia sudah yang terbaik.


Sewaktu dulu saat SMP aku pernah bertemu dengan seorang pemuda,dia sangat baik dan tampan tapi waktu itu aku hanya memperhatikan nya dari kejauhan saja.tampaknya dia juga bukan dari kampung ku ini dan termasuk sekolahnya,karena dia memakai seragam sekolah bukan dari sekolah ku.


Aku juga sempat bertemu dia saat,tapi aku lupa dengan wajahnya bahkan dibayangkan ku samar-samar.tapi ku juga tidak tau dimana dia sekarang,baiklah nanti saja aku menceritakan tentang hal ini atau setelah pulang kerumah saja.


Tak terasa hari semakin malam sholat isya telah selesai dilakukan,ohh ya aku langsung sudah didekat ayah sambil memakai mukena.dan membaca Alquran beberapa ayah, setelah itu ku rasa sangat mengantuk sampai tertidur disamping ayah.


"Emangnya kenapa kalo dia"ibu bela serius nanya beneran dia yang gendong bela?."tadinya sih emang dia yang mau gendong kamu kesini,tapi gak dibolehin sama masnya kamu.


Maksud ibu mas adam,"iya mas adam terus mau siapa lagi" Alhamdulillah kalo gitu terus mas adamnya mana Bu."udah pergi lagi tenang dia cuma cari makanan buat kita,tapi kalo masih ngantuk yaudah gak usah makan ya".

__ADS_1


Ibu kok tega sih sama gadis kecilnya ibu,gak dikasih makan kalo bela (tidur terkulai lemah seperti orang meninggal)."bela huuss ngomong apa sih sampai segitunya, padahal kan ibu bercanda masa gadis kecil ibu yang cengeng ini gak ibu kasih makan.


Akupun memeluk ibu yang duduk di samping ku,ibu maafin bela ya belum bisa bahagiain ibu,ayah kak putri sama mas adam.tapi bela janji bakalan terus berusaha ngabahagiain kalian semua, kembali memeluk ibu bahkan lebih erat saat itu mas adam datang.


"Wahhh wahhhh ada acara apa ni pakai peluk-pelukan segala,boleh ikutan gak" boleh lah mas merenggangkan tangan begitu juga ibu. " ibu senang banget kalo anak-anak ibu itu kayak gini terus", "iya bu Adam juga maafin adam kalo selama ini udah lupa sama kalian".


Ayah masih tertidur mungkin setelah pemeriksaan tadi,bener banget bela juga seneng banget kalo momen-momen gini.yaudah sekarang kita makan " kamu tu kerjanya makan aja ya"kan lapar mas "yaudah ibu sama bela makan aja dulu habis itu istirahat sekarang biar adam yang gantian jagain ayah.


"Makasih ya nak ibu bangga sama kamu,ohh ya besok ada sesuatu yang mau adam sampaiin sama ibu ya".ada rahasia apa ni mas mau ceritain apa ni kasih tau bela gak,"udah makan aja dulu besok juga kamu tau.


Selesai makan kami duduk sebentar dan setelah itu tidur disofa,ibu tidurnya rebahan aja disofa panjang biar bela disini aja.mas adam tidur disamping ayahkan "iya mas tidur disini aja" kamipun tidur.


Sebelum tidur aku kembali memikirkan masalah pemuda ini,mengapa mereka malah membuat hidup ku sulit terutama dr.daffa dan pak brian akan kah mereka menerima semua ini,atau mungkin saja nantinya dia akan bertengkar bahkan bermusuhan.

__ADS_1


Bagaimana juga dengan raka dia sahabat baikku dari kami duduk dibangku SD,dan bagaimana juga dengan angga.


Ya Allah berikan petunjuk mu,dan siapa yang seharusnya aku pilih aku hanya mengharapkan pilihan terbaik dari mu.agar mendapatkan sosok pemimpin hidupku yang terbaik,aku juga berharap nantinya tidak akan ada yang saling mendendam.


__ADS_2