Ibu Muda Pengganti

Ibu Muda Pengganti
130. Makasih


__ADS_3

Akhirnya akupun turun dari mobil dan menuju ruangan mama dan mas angga langsung pulang menuju rumah kami, agar dia bisa bersih-bersih dan langsung kembali lagi kesini.


Akupun membuka pintu assalamualaikum selamat sore mama.


" Nadia nadia datang mama sangat senang tapi kenapa nadia meninggalkan mama sendiri, mama sedih sekali nadia kemana saja sayang ( memeluk bela ) " mama ratih.


Aku harus jawab apa bagaimana menjelaskannya tapi jika aku jelaskanpun mama tidak akan mengerti dengan yang aku jelaskan ini batinku.


Nadia harus pulang ke rumah dulu ma ohh ya mama tau tidak nadia sekarang sudah selesai kuliah tapi mama gak bisa datangkan karena mama masih sakit.


" Wisuda mama sangat senang sekali putri mama bisa wisuda tapi kenapa angga tidak mau memberitahu mama nad, padahal mama sudah sembuh tapi mama kemaren sakit karena nadia tidak datang menjenguk mama kesini " mama ratih.


Sudah mama tidak perlu bersedih seharusnya nadia yang meminta maaf kepada mama, dan juga mas angga yang tidak memberitahu mama soal nadiakan akupun kembali memeluk mama aku merasa sangat sedih melihat kondisi mama.


" Permisi ini makanan untuk ibu nantinya ( suster sempat heran ada bela disitu ) kamu siapa ? " suster.


" Heii suster ini putri saya kenapa suster bertanya seperti itu ini nadia putri saya " mama ratih.


Sudah ma susternya tidak salahkan dia ingin bertanya, benar sus saya nadia putrinya terima kasih sus sudah mengantarkan makanan untuk mama.


" Ohh kamu nadia putrinya ibu ratih kalo begitu selamat ya bu ratih putrinya sudah datang, kalo begitu ibu ratih silahkan makan nanti saya permisi dulu mari " suster.


Baik sus terima kasih sekali lagi.


Suster itu melempar senyum.


Oke mama dengerkan susternya ngomong apa jadi sekarang mama makan dulu habis itu mama minum obat, dan istirahat oke nadia yang suapin mama maukan.

__ADS_1


" Mamakan emang mau disuapin sama putri mama yang cantik ini, tapi mama mau tanya kenapa sekarang nadia malah pake hijab sayang " mama ratih.


Bukannya kemaren bel maksudnya nadia bilangkan nadia emang mau pake hijab ma, mas angga juga ngebolehin kok ma jadi mama bolehin jugakan bela maksudnya nadia pake hijab bolehkan ma.


" Boleh sayang mama juga lihat nadia semakin cantik kalo pake hijab tapi mama mau tanya kenapa nadia sering sebut nama bela bela itu siapa sayang ? " mama ratih.


Ehhmmm bela itu gak ada ma cuma salah sebut aja yaudah sekarang mama makan dulu ya biar cepet sembuh, ohh iya nanti mas angga juga kesini ma tapi dia pulang dulu sebentar nanti bali kesini.


..........................................


" Mama senang banget bisa ketemu nadia lagi karena nadia udah lama tinggalin mamakan nadia kemana ? " mama ratih.


Ya Allah aku sangat sedih ketika mama ratih selalu mempertanyakan nadia padaku aku ini bukan nadia ma, ini bela bela menantu mama anak dari orang yang sudah mengambil nadia dari mama batinku.


" Sayang kok malah diam mama nanya kamu kemana saja sampai lama ninggalin mama " mama ratih.


Iya ma maafin nadia gak bisa ketemu mama dan nadia malah ninggalin mama disini tapi mulai sekarang nadia janji nadia akan selalu ada di dekat mama.


" Mama udah sembuh nadia tapi kalo nadia mau mama nurutin apa yang putri mama bilang mama mau " mama ratih.


Makasih mama aku sangat sedih melihat kondisi mama ratih luka dan kepedihan yang begitu mendalam yang harus ia alami batinku.


Yaudah sekarang mama istirahat dulu ya biar cepet sembuhnya tapi bela mau peluk mama dulu.


Belapun memeluk ratih dengan penuh kasih sayang sama seperti ibunya dan saat itu ratih juga sangat bahagia ketika memeluk bela, dan saat itu angga sudah ada disana ya angga berdiri di luar sambil memperhatikan bela dan mamanya.


" Aku memang tidak salah memilihmu bela kau adalah gadis yang baik dan sangat tulus aku bisa merasakannya, bukankah karena kebaikan hatimulah yang membuat rasa benciku menjadi cinta kepadamu aku harap mama juga bisa mencintaimu.

__ADS_1


Aku berharap ketika mama sembuh karenamu mama tidak berbalik membencimu ketika ia mengetahui jika kau adalah putri dari orang yang sudah mengambil nadia dari sisi mama batin angga.


" Assalamualaikum wahh ternyata ada yang lagi peluk-pelukan ni angga boleh ikutankan ma " goda angga.


" Angga sudah datang tentu sayang kemarilah mama akan semakin bahagia jika kedua anak mama bisa mama peluk " ucap ratih.


Merekapun saling berpelukan dan tak lupa angga juga memeluk bela sambil berbisik di telinga bela.


" Terima kasih sudah menjadi kebahagiaan untuk mama dan aku " ucap angga.


Aku hanya bisa tersenyum mendengar bisikan mas angga baiklah sekarang mama istirahat, ohh iya nadia mau minta sesuatu sama mama dan mama harus janji ya sama nadia kalo memang mama sayang sama nadia.


Akupun menggenggam tangan mama jadi nadia mau mama jangan marah-marah kalo seandainya nadia gak ada disini mama bisakan.


" Kalo nadia gak ada disini berarti nadia yang gak sayang sama mama " ucap ratih.


Tidak ma nadia sayang kepada mama bahkan sangat sayang tapikan nadia juga harus pulang dan bekerja yakan mas angga.


" Ohhh iya benar ma nadia dan angga harus pulang ke rumah karena angga juga harus bekerja dan nadia juga harus bekerja " ucap angga.


Akupun sedikit kaget saat mas angga malah mengatakan aku harus bekerja ini akan jadi masalah lagi, akupun mencoba mengkode mas angga dengan gerakan mulutku.


Mas belakan gak kerja kenapa malah ngomong bela kerja mas mas angga, namun dia malah diam saja dan tak menghiraukanku akan ada tugas baru lagi untukku tapi itu juga kabar baik untukku aku bisa menjadi guru lagi ya akupun tersenyum.


" Bekerja nadia sudah bekerja benar sayang nadia " mama ratih.


Benar ma nadia sudah bekerja jadi nadia gak bisa selalu ada disamping mama tapi nad janji akan selalu sempetin waktu buat mama, dan ingat mama juga harus janji ngelakuin apa yang nad bilang ke mama dengan baik.

__ADS_1


Supaya mama cepat sembuh dan kita bisa sama-sama lagi di rumah benerkan mas angga.


" Iya ma itu benar mama harus cepat sembuh biar bisa pulang ke rumah yaudah sekarang mama istirahat ya " angga.


__ADS_2