Ibu Muda Pengganti

Ibu Muda Pengganti
109. Pindahan


__ADS_3

" Benar bukan kau sudah tidur, kapankah kau bisa menerima dan mencintaiku bel karena sejujurnya aku sangat menyayangimu ( mencium kening bela ) " angga.


Anggapun tidur disamping bela dan tak terasa anggapun tertidur sampai saat azan shubuh berkumandang, artinya semua orang harus melaksanakan sholat shubuh.


Wuahhhhh astaqfirullah tanganku sepertinya menyentuh sesuatu, ya ini seperti wajah ( menoleh ke arah tanganya ) astaqfirullah ini wajah angga baiklah tarik secepat mungkin tanganmu bel sebelum dia bangun.


Uhhh untung saja dia tidak terbangun baiklah aku harus segera mengambil wudhu, tapi dia juga harus sholat bangunkan saja daripada nanti dia malah menggagguku bukan.


( Mengoyang-goyang bahu angga ) angga mas angga bangunlah ayo sholat shubuh mas mas angga, apakah tidurnya senyenyak itu sampai suaraku tak terdengar olehnya.


Baiklah tidak perlu bangun tidurlah bersama setan dan jangan lupa ikut dengannya ke neraka, assalamualaikum.


" Heii ( bangun dari tidur ) jangan bicara seperti itu pada suamimu setan, nerakalah makanya kalo membangunkan suami itu dengan lembut bisakan " angga.


Ahh sepertinya akan ada yang ingin macam-macam lagi padaku, akupun langsung menuju kamar mandi dan menutup pintu kamar mandi.


( Angga berlari )" heii bela bela buka pintunya kenapa kau malah bersembunyi di kamar mandi, aku bilang keluar keluar bela " angga.


Tidak aku tidak akan keluar sebelum kamu maksudku mas angga tidak memarahiku dan melakukan hal macam-macam padaku, satu lagi aku ingin berwudhu dan sholat jadi jangan ganggu aku.


" ( Tersenyum bahagia ) kenapa kau sekarang yang takut bukankah kau sudah mecam-macam padaku, dan aku akan berbuat macam-macam padamu karena aku ini suamimu maka kamu tidak bisa menolakku paham " angga.


Tidak aku tidak paham sudah jangan ganggu aku, sepertinya dia sudah diam lebih baik berwhudu dan sholat semoga saja dia tidak menggagguku.


Setelah selesai aku membuka pintu kamar mandi, aku melihat dia tidak ada di kamar ini lagi kemana dia tapi syukurlah aku bisa tenang akupun mengambil mukenaku yang tergantung di lemari.


( Membuka lemari )" Doorrrrr sekarang kau mau lari kemana " angga.


Astaqfirullah aku sangat terkejut bahkan saat aku ingin melepaskan genggaman angga, kepalaku malah terbentur ke sudut lemari awaaw ( memegang kepala ).

__ADS_1


" Bel kamu gakpapakan maafkan aku ( memegang kepala dan mengelus kepala bela ) " angga.


Ahh sudahlah aku harus mengulang berwudhu lagi, sudah kepalaku tidak apa-apa ( menurunkan tangan angga ) lagian kamu yang apa-apan mas pake ngagetin segalakan aku jadi gini.


" Maaf sekali lagi maaf, tapi aku tau obat untuk pereda nyerinya mau aku obatin " angga,


Udah gak usah aku tau niat kamu mau macam-macam sekarang itu lebih baik mas angga ke kamar mandi berwudhu terus sholat.


Atau mau aku yang duluan whudu terus aku sholat sendiri aja, ( berjalan menuju kamar mandi ) .


" Oke biar mas duluan aja ya " cegah angga.


Setelah insiden dipagi ini merekapun sholat berjamaah bela tetap bersikap baik pada angga sebagai penghormatan sebagai suaminya.


Waktu terus berjalan seperti biasa sarapan dan menjalankan aktivitas lainya, semua itu berlalu dan tepat setelah selesai sholat zuhur bela dan angga berpamitan menuju rumah angga.


Semua orang berpelukan terutama ibu dan bela mereka berdua tak bisa dan tak ingin berpisah, namun keikhlasan yang harus seorang ibu berikan pada anaknya dan tanggu jawab dari suaminya.


Ahh kakak bukannya kakak juga bawel dan cerewet ya, ahh aku hanya kembali memeluk kak putri dan setelah itu mencium dan menggendong zea aku belum siap dan sanggup dengan semua ini ya Allah tolong berikan hamba kemudahan dan kekuatan untuk menjalani semua ini.


Ayah, ibu semuanya bela pamit assalamualaikum begitu juga dengan angga berpamitan.


Saat meninggalkan rumah mas adam dan mereka, entah mengapa aku malah menangis sejadi-jadinya karena tak ingin berpisah dengan ibu dan mereka.


Hiksssss hikssss ibu ibu ayah ayah,


" Hei bel bela kenapa malah nangis lagi bahkan lebih parah dari tadi bel, udah masa iya udah dewasa udah jadi istri juga. apalagi jadi istri tentara jadi harus kuat dan sabar heii udah jangan nangis ( mencoba menghapus air mata bela ) " angga.


Hiksss hiksss kita gak usah pindahan ya mas angga mas bela mohon, bela gak mau jauh dari mereka ayah, ibu dan yang lainnya mas bela mohon.

__ADS_1


" Astaqfirullah mimpi apa kamu semalam angga angga, kenapa baru sadar dan tau kalo istri kamu itu cengeng banget kalo gini mana bisa jadi ibu persit ahh bela batinku.


Udah jangan nangis lagi dan ingat kita harus tetap pindah ngerti, aku udah coba lembut lo sama kamu bela jangan bikin aku marah lagi ya aku mohon juga sama kamu.


Beberapa menit kemudian akhirnya kami sampai, namun semenjak tadi aku hanya diam dan air mata terus saja mengalir dipipi ini.


" Bela udah jangan nangis terus jika kamu begini aku tidak yakin jika kamu bisa mengerjakan tugas yang akan aku berikan, tapi bagaimanapun itu kamu harus melakukannya besok kita akan pergi ke tempat itu " angga.


Mengerjakan tugas, pergi ke tempat itu apa yang mas maksud mas. " sudah sekarang istirahatlah atau kau ingin bersantai di taman terserahmu, barang-barang biarkan saja dulu nanti akan ada yang mengambilnya " ucap angga.


Aku masih takut dengan semua ini aku ingin kembali pada ayah, dan ibu saja ya allah tolong hamba ya allah.


Aku juga tidak tau kenapa berada dirumah ini dan setelah jauh dari ayah ibu dan mereka semua, aku merasa akan terjadi hal berat dan itu harus aku tanggung.


Akupun hanya diam dan duduk di ruang tamu aku masih belum mau ke kamar, bahkan sampai sore menjelang aku masih di sofa ini dan angga entahlah aku tidak tau dia kemana mungkin di kamar.


Akupun memilih tidur di sofa saja, aku juga malas untuk mendi disini aku masih takut bagaimana ini. saat mencoba memejamkan mata aku merasa ada tangan yang memegang bahuku, akupun langsung mendorongnya siap kamu.


Brukk seorang ibu paruh baya terjatuh ke lantai, aku sangat terkejut melihatnya astaqfirullah ( membantu ibu itu berdiri ) maafkan saya bu saya kira tadi orang jahat maafkan saya ibu.


Astaqfirulah bel bel kamu udah berdosa tau main dorong aja sih, yakan aku kira dia angga atau orang jahat tiba-tiba menyentuh bahuku akupun membatin.


" Gakpapa non bela bibi gakpapa, ohh ya bibi sudah rapikan barang-barang non di kamar dan juga makanan non dari siang belum makan bukan ? " bibi narti.


Ohh jadi bibi bekerja disini, terima kasih atas bantuanya bi tapi kenapa tadi bela tidak melihat bibi disini ?.


" Bibi memang baru datang non karena disuruh den angga, oohh iya non istrinya den angga kan ? " bibi.


Benar bi,percakapan kamipun terus berlangsung dan akhirnya aku diantar bibi ke kamar rumah angga cukup megah namun hampir sama dengan rumah mas adam.

__ADS_1


Bibi juga bilang jika angga tadi izin keluar dan dia sengaja tidak pamit padaku karena takut aku memarahinya dan masih sedih akhirnya akupun mandi dan menunggu angga pulang.


__ADS_2