
Setelah acara adam selesai semua orang merasa sangat bahagia terutama ayah dan ibu bela mereka semua sangat bahagia melihat anak-anaknya sudah menemukan kebahagiaannya dan hidup bersama pasangannya masing-masing.
Setelah acara resepsi selesai semua orang kembali ke rumah mereka masing-masing dan keluarga bela tentu kembali ke rumah adam dan setelah beberapa hari kemudian orang tua bela memutuskan untuk kembali pulang ke kampung.
Pagi ini mereka sudah siap-siap sarapan bersama dan sebelum mereka pulang ke kampung adam mengajak ayah dan ibunya pergi jalan-jalan terlebih dahulu kemudian barulah orang tuanya putri dan bayu akan pulang ke kampung.
" Ibu kenapa ibu gak tinggal di rumah mas adam aja atau ibu tinggal sama bela aja bu ayah juga " ucapku.
" Bela dengerin ibu sekarang bela itu harus mandiri apalagi udah jadi seorang istri bela juga udah punya suami dia yang bakalan jagain bela jadi ibu sama ayah gak harus jagain bela lagi ibu yakin angga bisa jagain belakan " ujar ibu.
" Bu bela tau bela punya mas angga bu tapi bela tetap butuh ibu sama ayah di samping bela kalo ibu balik ke kampung kita bakalan jauh bu bakalan kepisah bela gak mau bu akupun memeluk ibu " ucapku.
" Bela bela dengerin ibu ibu janji kalo bayu ada libur ibu sama ayah pasti main kesini lagi atau gak kalo angga yang ada libur bela yang kesana ke rumah kita ya sayang " ujar ibu.
" Iya bu " ucapku.
" Udah bel ibu sama ayahkan punya rumah di kampung rumah kita juga jadi ibu sama ayah lebih baik balik ke kampung aja lagiankan mas bayu juga bekerja disana jadi kakak sama ibu ayah harus balik ke kampung.
Tenang aja kalau nanti ada waktu kak sama ayah ibu kesini atau gak kamu yang kesana kayak yang ibu ngomong tadi dan ingat satu lagi kamu itu udah dewasa udah jadi istri jadi jangan manja-manjaan lagi sama ibu sama ayah " ujar putri.
" Iya kak bela tau kok tapikan bela sayang sama ibu sama ayah kak apalagi sama zea yakan sayang akupun menggendong zea " ucapku.
" Yasudah ibu pamit ya bel kamu jaga diri disini ingat ibu sama ayah sama putri selalu do'ain bela sehat-sehat terus ya sayang ( berpelukan ) " ujar ibu.
" Zea sesak dong kalo digituin bel sini kakak gendong dulu kamu peluk ibu sama ayah ajakan kita mau balik ke kampung lagi jadi gak bisa tiap hari ketemu bel " ujar putri.
" Iya kak " ucapku.
Akhirnya bela melepas kepergian ayah ibu serta kakanya putri karena mereka harus kembali ke kampung untuk menjalani hidup disana, karena tidak mungkin juga mereka harus tinggal bersama adam atau bela di kota.
Mereka juga punya kegiatan dan pekerjaan sendiri di kampung sangat sedih dan sulit yang dapat dirasakan bela bahkan bela menangis sejadi-jadinya seperti anak kecil.
" Udah jangan nangis lagikan udah besar kok masih nangis ditinggal ayah sama ibu udah jangan nangis bel ( menghapus air mata bela ) " ujar adam.
" Tapikan mas bela kalau jauh dari ayah sama ibu tuh susah tapi sekarang mau gimana lagi mas " ucapku.
" Ya emang harus gimana lagi bel sekarang kamu udah jadi istrinya orang jadi gak boleh nangis cengeng dan gak boleh manja lagi sama ayah sama ibu ngertikan " ujar adam.
" Iya mas bela ngerti " ucapku.
__ADS_1
" Yaudah mas antar kamu pulang ya soalnyakan angga udah berangkat kerja juga jadi mas aja yang nganterin kamu " ujar adam.
" Tapi mas kak nindy gimana " ucapku.
" Selesai mas antarin kamu pulang ke rumah kamu mas sama nindy ke rumah nindy soalnya dia mau ngambil beberapa pakaiannya juga disana " ujar adam.
" Yaudah mas bela mau " ucapku.
Akhirnya adam dan nindy mengantarkan bela pulang ke rumahnya.
Di Rumah Bela dan Angga
" Mas adam sama kak nindi gak mau mampir dulu soalnyakan mas sama kak nindy belum pernah mampir nanti bela bikinin minuman mas kak nindy " ucapku.
" Gak usah bel mas langsung pergi aja ya lagian mas harus cepat-cepat juga selesaiin semua urusan hari ini jadi besok mas sudah bisa kerja lagi.
Kapan-kapan deh mas sama nindy mampir kesini yaudah mas pergi dulu ya " ujar adam.
" Iya mas kak ( bersalaman ) hati-hati dijalan " ucapku.
" Kita pergi ya bel assalamualaikum " ujar nindy.
" Waalaikumussalam kak mas kalian hati-hati di jalan " ucapku.
Aku juga jadi keinget sama mamanya mas angga kalau sampai dia tahu kalau aku itu anak dari pembunuh putrinya pasti mama bakalan marah dan benci sama aku tapi aku harus berusaha supaya mama gak benci sama aku bela janji bela bakalan lakuin apapun demi mama dan nebus kesalahan ayah bela sama mama akupun membatin.
Tak terasa haripun terus berjalan sampai pada sore menjelang rindu sudah menyiapkan makanan dan selesai bersih-bersih dan sudah cantik jadi tinggal menunggu suaminya datang.
Oohh iya ya aku lupa ngabarin mas angga kalau aku udah diantar pulang sama mas adam aku telepon dulu deh.
" Assalamualaikum mas " salamku.
" Waalaikumussam ada apa sayang ? " ujar angga.
" Mas jangan mulai deh ngapain manggil-manggil sayang " ucapku.
" Masa sama istri sendir gak boleh manggil sayang sih " ujar angga.
" Yaudah deh terserah mas angga bela cuma mau ngasih tau mas kalau bela udah pulang kerumah kita tadi mas adam yang nganterin bela.
__ADS_1
Ayah sama ibu sama kak putri juga udah balik ke kampung tadi siang bela juga udah pamitin mas angga ke mereka jadi masa gak usah ke rumah mas adam lagi " jelasku.
" Oke sayang " ujar angga.
" Mas udah ahh " ucapku.
" Coba dong panggil sayang juga masa gak mau manggil sayang ke suaminya sih " ujar angga.
" Iya mas udahkan " ucapku.
" Aku nyuruh kamu panggil sayang bukan iya mas " ujar angga.
" Oke sayang ditunggu di rumah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh " ucapku.
" Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh sayang " ujar angga.
Anggapun cengar-cengir di dalam mobil sambil menyetir setelah mendengar bela berkata sayang padanya.
Aggapun sampai di rumah ting ting ( bunyi bel ).
" Assalamualaikum " ujar angga.
" Waalaikumsalam mas akupun bersalam kepadanya " ucapku.
Tapi mas angga malah langsung memelukku dengan erat.
" Mas bela mau salaman kenapa langsung main peluk aja " ucapku.
" Ya aku kangen sama istrinya akulah istrinya aku yang paling cantik dan baik " ujar angga.
" Mas udah ya udah " ucapku.
" Maafin mas terlalu bersemangat soalnyakan kangen sama kamu " ujar angga kembali.
" Mas kita itu baru gak ketemu cuma beberapa jam aja mas gak kepisah beberapa hari, minggu atau bulan bahkan tahun dan kamu udah kangen sama aku mas.
Yaudah terserah kamu aja sekarang kamu bersih-bersih aku tunggu di meja makan oke " ucapku.
" Oke sayang ( mencium kening bela ) " ujar angga.
__ADS_1
" Massss angaaa " geramku tapi tetap tersenyum bahagia.
Akhirnya anggapan bersih-bersih dan mereka makan bersama dan setelah itu mereka mengobrol bersama dan saat itu mereka juga membicarakan mengenai mamanya angga bagaimana kelanjutan dari terapi mamanya angga.