Ibu Muda Pengganti

Ibu Muda Pengganti
71.Kehebohan yang Tak Usai


__ADS_3

Aku sempat takut untuk turun dari mobil mereka memang bisa sekali membuatku gugup begini,dan aku yakin jika ini adalah ulah dari sindy awas kau sindy kau membuat bebelmu ini marah.


"Ayo turun kau yang dulu harus turun" baiklah tapi kau parkiran saja mobilmu disitu dan kita berjalan berdua menuju toko ini.kita tidak harus turun didepan mereka dari dalam mobil, seperti presiden dan pejabat saja aku mohon jangan banyak ngomong lagi angga.


"Berani kau menyuruhku untuk diam dan mengikuti perkataan mu baiklah kali ini kau menang,tapi setelah kita bertunangan bahkan menikah kau yang harus menuruti semua ucapan ku (batin angga)".


Angagpun memarkirkan mobilnya disamping mungkin itu mobil sindy dan calon suaminya,aku sedikit gugup melihat angga yang datang menggunakan seragam tentaranya ini sedikit risih juga.


Ohh iya aku sampai lupa apakah kau nanti tidak akan dihukum karena pergi denganku," Apa maksudmu dihukum siapa yang akan menghukumku" tidak maksud kau sedang dinas dalam waktu pekerjaan mu dan kau malah mengantarku kesini.


"Kau terlambat menanyakan hal itu,sudah cepatlah turun dan lakukan kegiatan bersama temanmu itu aku telah meminta izin tadi.dan kau harus aku yang mengantarkannya pulang tidak boleh selain aku, apalagi jika teman priamu yang mengantar pulang".


Saat mendengar perkataan angga aku sedikit senang, apakah itu pertandanya dia juga menyukaiku dia marah jika aku diantar pulang oleh teman priaku bukankah itu perasaan cemburu.


Baiklah bela tak usah banyak mengahayal lagi cukup berdoa saja semoga itu benar-benar terjadi,akupun turun dari mobil bersama angga.


"Ya ampun bel lama banget turun dari mobil aja selama itu keburu,toko ini tutup lagi pada ngapain sih berdua dimobil pasti itu pacarannya bebel ni".


"Bener sin bela udah punya pacar kok aku gak percaya,kalo masalah cantik emang bela cantik tapikan dia gak terlalu suka didekatin lagi selama kuliah contohnya.


Sampai-sampai si Andre aja ditolak padahal udah keren,anak orang kayak dan hampir semua cewe dikampus suka sama dia"Ardila sahabat sindy dan bela.


"Survei membuktikan deh gue yakin kalo calon suaminya bela juga bukan orang sembarangan,mana mungkin cowok populer kayak Andre bisa ditolak sama bela kalo gantinya lebih oke dari si Ander benerkan" sirempong claudi.

__ADS_1


"Udah ngomongin bela terus kaliankan tau sikap dan kepribadian bela gimana udah tunggu aja, ngerumpi terus dasar mulut ibu-ibu" Yogi sahabat baik bela.


Ni Yogi enek gue lihat gaya lu sok baik mentang-mentang mau ketemu bela,ni ni gue sumpel mulut lu ya saat teman-teman bela pada asik bejek- bejek Yogi.


Akupun berjalan berdampingan dengan angga tapi gak boleh gandeng belum sah," waaww bela Nice nice uhhhh uhhh lihat siapa yang jalan disamping bela"claudi heboh dengan suaranya.


Semua mata tertuju pada bela dan pria disampingnya yang diyakini pasti itu pacarannya bela, " kamu memang pintar bel bisa dapet pria kayak dia best deh buat bela Asyura selamat ya bebel ( batin sindy).


Aku sempat melihat kehebohan mereka melihatku berjalan berdampingan dengan angga, " Sosweet mereka kayak film Korea yang tentara sama dokter itu apa ya judulnya aku lupa tapi Sosweet deh pokoknya" Dila meleleh.


"Pikiran Lo ke film Korea aja ingat kita sekarang di Indonesia,dan bela bukan dokter itu kebetulan pakai baju putih aja jadinya mirip yang kayak di film korea gitu" sahut yogi.


" Gue tau kali Yog lagian juga beda belakan pakai hijab sedangkan difilm itu gak pake hijab,tapi lebih cantikan sahabat aku lah bela bela apa kabar"Dila.


Assalamualaikum " waalaikumussalam bela kangen" sindy dan claudi ikut memelukku tidak biasanya mereka begini pasti ada maunya ni.


Ohh iya bela sampai lupa ngenalin sambil senyum disamping angga, kenalin ini mas angga " pas disini baru panggil mas angga sok manis gitu lagi senyumnya tapi emang manis sih bela" batin angga.


"Angga" semua temanku bersalaman terlebih dahulu angga bersalaman dengan Yogi dan yang lainya. ohh iya calon suami kamu mana sin kok dari tadi gak ada "lagi dijalan bel soalnya tadi dia harus ke kantor dulu jadi kita semua berangkat bareng Yogi aja".


"Ada banyak interview yang harus kami lakukan kepada aku bela dan yang lainya tentang mas angga kamu ini",sindy berbisik ditelinga bela udah nanti aja kita lanjut ini dulu soalnya si mas Angga mau balik dinas dan aku harus pulang diantar sama dia.


Lain kali aja kita ngobrol-ngobrol oke," baiklah mari kita masuk kedalam untuk melihat-lihat corak kain teksti sebagai couplelan kita nanti ayo masuk masuk".

__ADS_1


Angga berjalan dan masuk dengan Yogi untung saja Yogi bisa menjadi temannya,ohh iya bel kok yang datang cuma segini katanya ada banyak yang ikut?.


"Ohh semuanya pada sibuk bel tapi tenang aja mereka udah nyerahin semuanya sama aku jadi mereka tinggal datang ke disainer buat bilang model yang mereka suka gitu aja".


Kalo tau gitu aku bilang sibuk juga ya biar gak datang kesini," bela kok jahat sama sindy sih padahalkan sindy pengen banget bela selalu temanin sindy".


Bercanda sindy jangan sedih gitu ahhh becanda masa iya sih bela gak datang,buat sindy jahat banget bela jadi teman. "yaudah kita langsung aja pilih silahkan dipilih warna yang bagus aku mau ke depan dulu aku dapet telpon dari Arga kalo dia udah sampai didepan".


Beberapa menit kemudian sindy masuk bersama Arga calon suaminya,kami juga saling berkenalan yaudah kalo gitu kita mau fitting baju pengantin dulu kalian disini aja nanti aku balik lagi".


Loh Loloh kok kita malah ditinggal,Ting ting ting sepertinya handphone ku ada chat yang masuk " tenag aja bel aku juga udah ngirim pesan ini ke teman-teman kalo kalian yang pilih bahan yang kalian suka habis itu udah selesai buat ke desainer lanjut besok aja dahhh aku pergi dulu".


Sindy sindy ada- ada aja kerjanya,asik memilih warna yang bagus saat Claudia sudah lelah mengitari jajaran tekstil beragam warna menjadikan dia lelah.


" Udah ahhh capek pilih aja bel aku capek terserah kamu aja tu sama yogi diakan biasanya jago kalo pilih warna pakaian yang bagus difoto lagian bela juga suka fotokan udh pilih aja aku ikut aja".


Aku melihat angga sepertinya dia cukup memperhatikan kami dalam memilih warna dan tekstil yang bagus, tiba-tiba saja Yogi datang dan memanggil ku untuk memilih warna yang bagus ada warna keemasan dan biru langit yang menenangkan.


" Bel bel lebih bagus yang mana menurutku ini adalah warna paling bagus bel" aku menoleh kearah Yogi dan mengatakan yang kanan biru langit karena itu sangat menenangkan aku malah serentak mengucapkan kalimat itu dengan angga.


Yogi yang mendengarnya juga sontak terkejut dan malah senyum-senyum sambil menatapku, kehebohan ditambah lagi oleh Dila dan claudi.


"Dil dil aku meleleh ni panas panas" lebay ahh clau dila jangan senyum-senyum gitu terus,mereka malah asik tersenyum sedangkan angga malah diam dan sok cool aja padahalkan lagi panas karena matahari mulai naik.

__ADS_1


__ADS_2