
"Iya tentu saja. Dan juga yang mulia Zen terimakasih untuk semuanya. Terimakasih selama ini telah melindungi istri dan anakku, sebagai hadiah aku akan-"
"Tunggu yang mulia, anda tidak perlu memberikan benda atau harta apapun. Jika anda berkenan, bisakan anda sering mengajak Kimiko dan Prian kemari?"
"Tentu"
"Terimakasih banyak"
Salah seorang Prajurit datang menghampiri mereka.
"Yang mulia, sudah saatnya kita pergi"
"Baiklah"
Prajurit itu kemudian kembali ke posisinya
"Baiklah sampai jumpa yang mulia Zen"
"Sampai jumpa juga yang mulia Yoshiaki"
"Pangeran Zen, selamat tinggal! Jaga diri pangeran baik-baik dan terimakasih banyak benar-benar terimakasih banyak!" Ucap Prian
"Ya.."
"Zen, selamat tinggal. Jaga dirimu, dan kurangi kebiasaan kaburmu ya" ucap Kimiko sambil sedikit bercanda
"Aku tahu"
Kimiko,Prian, dan Yoshiaki menaiki kereta kuda mereka. Kemudian perlahan kereta kuda mulai berangkat, dan perlahan mulai menjauh.
'Prian..Kimiko..' batin Zen
'Sungguh benar-benar terimakasih banyak'
Kereta mereka saat ini tengah menuju ke arah tempat tinggal Kimiko dan Prian dulu.
Mereka harus bertemu dengan nenek, lagipula mereka juga berniat membawa nenek ikut serta kembali pada mereka.
Tak butuh waktu lama mereka pun sampai, kereta kuda berhenti tepat di depan rumah.
Tepat saat itu nenek tengah duduk di depan rumah, dia sedikit terkejut saat melihat kereta kuda kerajaan berhenti di depanya.
"K-kereta kuda kerajaan?" Kaget nenek
__ADS_1
Perlahan Prian,Kimiko dan Yoshiaki turun dari kereta kuda tersebut.
"Nenek!" Panggil Prian
"P-prian? Kimiko?" Kaget nenek
Nenek justru lebih kaget saat melihat penampilan baru Kimiko dan Prian. Mereka telah berubah menjadi seseorang yang lain berbeda dari biasanya.
Kedatangan mereka cukup ramai, sehingga beberapa warga berkerumun untuk melihat mereka.
Mereka tengah melihat Kimiko,Prian,dan Yoshiaki yang ada di depan rumah.
"Hey apakah itu Nona Kimiko?"
"Yang benar saja, n-nona kimiko terlihat cantik sekali"
"Sulit di percaya"
"Ternyata benar jika nona Kimiko ini adalah seorang Ratu.."
"Kimiko.."
Dan beberapa warga yang masih belum percaya akan sosok asli Kimiko.
"Nenek!"
Grebb!
Nenek membalas pelukan Prian, kemudian menangkup wajah Prian.
Dia masih belum percaya dengan penampilan baru Prian.
"Prian benarkah ini kau?"
"Ini aku nenek, bagaimana penampilan baruku?" Tanya Prian
"Kau sangat tampan sekali" balas Nenek
"Hehehe"
Nenek kemudian menatap Kimiko, dia juga tidak percaya dengan penampilan baru Kimiko. Kimiko terlihat kuar biasa dan anggun sekali.
"Kimiko.."
__ADS_1
"Ah nenek bagaimana denganku juga?"
"Kau terlihat sangat cantik sekali, dan begitu terasa sangat anggun dari kelas atas"
Kimiko tersenyum menanggapinya
"Selamat pagi nenek" ucap seseorang yang masih terasa asing di telinga Nenek
"Anda.. yang mulia raja Yoshiaki?"
"Benar, saya adalah Yoshiaki. Suami Kimiko dan ayah kandung Prian" balas Yoshiaki
"Salam yang mulia"
Yoshiaki mengangguk dan tersenyum sebagai balasanya
"Nenek kami akan kembali ke Kerajaan Miyamoto hari ini" ucap Kimiko
Nenek tersadar kemudian menjadi sedikit sedih, akhirnya datanglah waktunya Kimiko dan Prian pergi.
Tapi sebisa mungkin dia mencoba menutupi kesedihanya dan tetap tersenyum
"Selamat Kimiko, akhirnya setelah sekian lama kau akan kembali pada keluargamu. Semoga kau selalu bahagia"
Raut wajah Kimiko seketika menjadi sedikit sedih.
"Nenek..!" Panggil Prian
"Kenapa sayang?" Tanya Nenek
"Nenek ayo cepat siapkan barang-barangnya"
"Siapkan barang? Untuk apa?" Tanya nenek yang masih belum mengerti
"Nenek kenapa bertanya? Bukankah nenek akan ikut bersama kita" balas Prian
Nenek terkejut mendengar ucapan Prian barusan
"Ikut denganmu? Tapi-"
"Nenek, kau akan ikut kembali bersama kami. Kami berniat membawamu pergi bersama kami. Tenang saja, aku sudah membicarakan hal ini dengan Pangeran Zen. Aku bahkan sudah mengurus prosedur pemindahanmu jadi jangan khawatir. Kau bisa mempersiapkan barang-barang yang kau butuhkan" potong Yoshiaki
Jangan lupa like,vote, dan beri komentar ya :)
__ADS_1