
Nenek terdiam seribu bahasa mendengar cerita Kimiko, dia bingung apakah dia harus percaya atau tidak.
“Mulai sejak itulah aku takut jika identitasku sebagai Ratu terungkap, jadi aku menyembunyikannya sendiri. Aku takut jika mereka tahu aku adalah Ratu, aku takut mereka akan membahayakan Prian demi keuntungan mereka sendiri” Ucap Kimiko
“Bahkan aku juga tak memiliki keberanian untuk mengatakannya pada Prian”
“J-jadi tak ada yang tahu siapa dirimu sebenarnya”
“Tidak ada yang tahu nenek, bahkan Zen saja aku tak memberitahukanya” balas Kimiko
“Lalu kenapa kau mengatakannya sekarang?”
“Itu karena beberapa waktu yang lalu, aku bertemu dengan adikku Yuki. Dia adalah adik Yoshiaki, Pangeran ke-2 kerajaan Miyamoto. Aku dan dia tak sengaja bertemu tapi aku bersyukur bisa bertemu denganya. Jika aku memberitahukan identitasku pada orang lain walaupun dia adalah kepercayaanku tapi jika informasi ini sampai bocor juga akan merugikan diriku. tapi itu berbeda jika dia adalah Yuki, dengan dia mengetahui keberadaanku aku menjadi lega. Dengan begitu aku masih memiliki kesempatan untuk kembali, sebenarnya waktu itu Yuki berniat membawaku pergi tapi aku menolaknya. Aku mengatakan padanya agar aku di beri waktu untuk menjelaskan ini semua padamu dan Prian. Aku bahkan meminta Yuki merahasiakan pertemuan kami dari siapapun sampai aku bisa menjelaskan ini semua pada Prian.” Jelas Kimiko
“L-lalu jika kau benar Ratu Miyamoto itu berarti kau akan kembali ke Miyamoto..?”
Mendengar pertanyaan nenek barusan membuat Kimiko jadi sedih dan bimbang.
“Iya, aku juga akan membawa Prian pergi” Balas Kimiko
“Aku sudah berjanji pada Yuki, jika aku sudah menjelaskan semuanya pada Prian. Aku akan pulang ke Miyamoto bersama dengan Prian” Balas Kimiko
__ADS_1
Dan berarti dia harus meninggalkan Fujimoto dan pulang ke negerinya?
“Jangan bercanda! Kimiko jika kau mau membuat lelucon kau harus ingat batasanmu juga! Jangan mengatakan hal bodoh seperti ini, apa kau ingin mengatakan hal ini agar kau bisa pergi dari Fujimoto? Sebenarnya apa kau tidak senang tinggal disini? Jadi kau mengatakan hal bodoh itu supaya aku terbujuk dan membiarkanmu pergi? Jangan mengatakan hal bodoh, aku tidak percaya apapun. Tidak akan percaya!!” nenek tiba-tiba langsung marah dan membuat Kimiko terkejut kemudian nenek langsung pergi meninggalkan Kimiko
“Nenek tunggu sebentar!! Nenek!!” Kimiko mengejar nenek, tapi nenek masuk ke kamarnya dengan menggebrak pintu kamarnya dan menguncinya.
Braakk!!
“Nenek dengarkan aku!! Kumohon keluarlah” seru Kimiko
Nenek tak kunjung membuka pintunya membuat Kimiko menjadi khawatir dan sedih.
“Nenek aku minta maaf! Maafkan aku..”
“Maafkan aku.. aku tak pernah berniat melukaimu nenek. Tapi apa yang harus ku lakukan aku tak punya pilihan lain lagi.”
“Apa yang harus kulakukan hiks..hiks..”
“Aku tidak mau membuat suamiku menunggu lama, dia sudah sangat menderita sejak kepergian kami. Aku tak mau membuatnya semakin menderita, aku dan Prian benar-benar harus pergi kembali padanya. Aku tak pernah ada niat untuk meninggalkanmu, tidak pernah hiks..hikss”
Kimiko menjadi frustasi dan bimbang, di satu sisi dia harus pergi dari kerajaan Fujimoto dan kembali dengan keluarganya tapi disisi lain dia juga harus meninggalkan orang-orang kesayanganya di Fujimoto
__ADS_1
“Maaf..”
Di Tempat Prian berada
Mereka berempat yaitu Prian, Jun, Ishi, dan Kei sedang bermain di taman bermain.
“Aku hitung sampai 10 kalian harus bersembunyi dengan benar..” ucap Kei
Mereka tengah bermain permainan petak umpat, dan Kei yang menjadi penjaga.
“1..2..3..4..5..6..7..8..9..10.. siap atau tidak aku datang!!” seru Kei
Kei pun mulai mencari teman-temannya yang bersembunyi.
“Kira-kira mereka ada di mana ya..” gumam
Tak lama kemudian..
“Jun,Ishi kalian sudah ku temukan!!” seru Kei
“Haah ketahuan lagi..” Ucap Ishi
__ADS_1
“Baiklah sekarang tinggal Prian..”
Jangan lupa vote,like, dan coment ya