
Kimiko saat ini sedang berjalan menuju kearah ruangan Yoshiaki setelah dia selesai berbincang dengan teman-temanya.
Yoshiaki meminta Kimiko agar dia pergi menemui Yoshiaki diruanganya setelah pertemuanya dengan teman-temanya
Kimiko sudah sampai didepan ruangan Yoshiaki..
Pintu ruanganya tertutup..
Perlahan-lahan Kimiko membuka pintu tersebut..
Krreeeeertttt
"Hm? Tidak ada siapa-siapa" ucapnya saat melihat ruangan itu sepi
Kimiko melangkahkan kakinya memasuki ruangan Yoshiaki...
Dia kemudian menutup kembali pintunya..
"Dimana Yoshiaki? Bukankah dia memintaku agar menemuinya tapi kenapa dia tidak ada" ucap Kimiko entah pada siapa
Brrruuukkkk
Tiba-tiba ada seseorang yang memeluknya dari belakang.
Kimiko sempat kaget karena tiba-tiba ada yang memeluknya..
Kimiko menengok kearah belakang untuk melihat siapa yang memeluknya ini.
"Y-yoshiaki..?!" Kaget Kimiko
"Yo Kimiko, akhirnya kau datang juga. Aku sudah menunggumu dari tadi, kau lama sekali" ucap Yoshiaki masih memeluk Kimiko
"Maafkan aku. Tapi tadi kau kemana? Ruangan ini sepi sekali ku kira kau tidak ada disini" ucap Kimiko
"Aku bersembunyi, ingin mengejutkanmu sayang" ucap Yoshiaki
"Kau sudah membuatku terkejut Yoshiaki, kau tau jantungku hampir lepas karena kau tiba-tiba memelukku seperti ini"
"Apa kau tidak menyukainya..?"
"Tidak, justru aku sangat menyukainya. Terimakasih Yoshiaki"
Yoshiaki semakin mempererat pelukanya..
"Ettoo Yoshiaki..?"
"Diamlah, biarkan aku memelukmu seperti ini." Bisik Yoshiaki tepat ditelinga Kimiko
Blussshhhh
Kimiko dapat merasakan hembusan udara yang keluar dari mulut Yoshiaki saat dia membisikinya.
Terasa hangat dan juga geli..
"Y-yoshiaki.." Kimiko tambah gugup dengan suasana seperti ini.
"Kimiko..." panggil Yoshiaki
"I-iya..?!" Gugup Kimiko
"Aku ingin mengatakan sesuatu" ucap Yoshiaki
"K-kau i-ingin mengatakan apa?" Tanya Kimiko
Yoshiaki mendekatkan bibirnya ditelinga Kimiko lalu kemudian membisikkan sesuatu
"Berhentilah melirik laki-laki lain selain diriku. Kau tau, aku sangat membencinya" bisik Yoshiaki
"...." T E G A N G
"Kau tau, bagaimana perasaanku saat melihatmu berduaan dengan pangeran Julio walaupun kalian tidak ada apa-apa? Rasanya benar-benar menyakitkan, aku sangat marah tapi aku berusaha untuk menahan emosiku" balas Yoshiaki
"M-maafkan aku Yoshiaki" ucap Kimiko
Yoshiaki melepaskan pelukanya kemudian membalikkan tubuh Kimiko agar berhadapan denganya.
Yoshiaki memegang kedua tangan Kimiko kemudian menciumnya sekejap
"Aku maafkan, tapi lain kali kau tidak boleh berjalan dengan laki-laki manapun selain diriku. Kau harus fokus padaku, jangan pada lelaki lain. Karena kau adalah milikku, dan aku tidak akan membiarkan milikku didekati oleh oranglain. Kau paham?" Ucap Yoshiaki
'M-miliku?!' Batin Kimiko
"I-iya, A-aku tidak akan menatap laki-laki lain selain dirimu. Karena aku sudah menjadi milikmu. Jadi tenanglah dan percayalah padaku" ucap Kimiko sambil menangkup wajah Yoshiaki dengan kedua tanganya
"Aku selalu percaya padamu" ucap Yoshiaki
"Terimakasih" ucap Kimiko sambil melepaskan tanganya yang menangkup wajah Yoshiaki
Kini giliran tangan Yoshiaki yang menangkup wajah Kimiko..
Degggg....
Wajah Kimiko merona saat merasakan sentuhan lembut tangan Yoshiaki..
'T-tangan Yoshiaki benar-benar lembut' batin Kimiko
Tiba-tiba Yoshiaki mulai mendekatkan wajahnya pada Kimiko..
Jantung Kimiko sendiri seakan hampir lepas ketika menyadari jika Yoshiaki mulai memperkecil jarak diantara mereka.
Walaupun begitu, Kimiko merasa lega karena Yoshiaki sudah kembali mencintainya.
Kimiko mengerti apa yang akan dilakukan oleh Yoshiaki.
Yang biasa dilakukan oleh sepasang kekasih.
Saat wajah mereka sudah sangat dekat, Yoshiaki dan Kimiko sama-sama perlahan menutup mata mereka..
Dan..
Cup💕
Akhirnya mereka berciuman seperti halnya seorang sepasang kekasih
♢ ♢ ♢
Kepulangan Yoshiaki
__ADS_1
Kimiko saat ini berada di halaman depan istana untuk mengantar kepulangan Yoshiaki.
Bukan hanya Kimiko, pangeran Julio dan teman-teman Kimiko juga ikut serta dalam mengantar kepulangan Yoshiaki.
"Yoshiaki hati-hatilah. Pulanglah dengan selamat" ucap Kimiko
"Kau yakin tidak akan pulang bersamaku? Aku bisa mengantarmu pulang sebelum ke kerajaan Miyamoto"
"Tidak perlu Yoshiaki. Lagi pula aku datang kesini bersama teman-temanku dan akan lebih baik jika aku pulang bersama mereka."
"Baiklah kalau begitu, tapi.."
"Hm? Tapi apa?" Tanya Kimiko
"Tapi kau harus tetap ingat dengan apa yang ku katakan waktu itu. Jangan mudah terpesona dengan laki-laki lain selain diriku. Aku benar-benar tidak menyukainya. Kau paham? Dan ingatlah terus ucapanku barusan"
"Aku akan terus mengingat ucapanmu Yoshiaki. Karena setiap permintaanmu adalah perintah bagiku yang mulia. Percayalah padaku, aku hanya akan mencintai dirimu seorang. Karena kau milikku dan aku milikmu" balas Kimiko
"Aku akan selalu percaya padamu tuan putri" ucap Yoshiaki sambil mencium kening Kimiko.
Sedangkan Pangeran Julio dan teman-teman Kimiko hanya merasa malu, tersipu sekaligus kesal karena Kimiko dan Yoshiaki bermesra-mesraan didepan mereka.
"Tcih dasar pasangan mabuk cinta" kesal Maria
"Jujur saja, kau pasti kesal bukan karena mereka pasangan mabuk cinta. Tapi kau iri karena tidak ada laki-laki lain yang memperlakuknmu sama halnya dengan pangeran Yoshiaki memperlakukan Kimiko dengan penuh cinta" balas Shanika
"Kau membela mereka?!" Kesal Maria
"Tidak, tapi itu memang kenyataanya bukan?" Balas Shanika
"A-awas kau ya.." kesal Maria
"Baiklah aku harus segera kembali ke kastil" ucap Yoshiaki
"Baiklah, hati-hati dan tetaplah jaga kondisimu" ucap Kimiko
Yoshiaki mulai berjalan kearah kereta kudanya dan menaikinya.
Yoshiaki melirik Kimiko dari arah jendela belakang keretanya.
Terlihat disana Kimiko sedang tersenyum sambil melambai-lambaikan tanganya.
Yoshiaki pun jadi ikut tersenyum melihat Kimiko tersenyum seperti itu.
Kemudian tiba-tiba Pangeran Julio berjalan dan memposisikan dirinya tepat di samping Kimiko.
Yoshiaki yang melihatnya sedikit kesal..
'Mengambil kesempatan dalam kesempitan ya' batin kesal Yoshiaki
Kereta kuda yang dinaiki Yoshiaki perlahan mulai berangkat
"Hm? Pangeran Julio" Ucap Kimiko saat menyadari keberadaan Julio tepat disampingnya.
Pangeran Julio melirik kearah Kimiko..
"Hm? Ada apa?" Tanya Kimiko
Pangeran Julio mendekatkan wajahnya sedikit pada Kimiko.
Blusssshhhhhh
"M-melakukan apa?"
"First kiss" bisik Julio
Kimiko langsung menjadi salah tingkah..
"A-apa yang a-anda k-katakan? A-aku t-tidak.." Kimiko sudah sangat malu sekali..
Wajahnya sudah merah padam..
Karena saking malunya, Kimiko langsung menutup kedua wajahnya yang memerah..
Sedangkan Yoshiaki tambah kesal ketika melihat Kimiko tersipu malu setelah pangeran Julio mengatakan sesuatu.
Bahkan dapat dia lihat, sepertinya Kimiko menjadi salah tingkah dan wajahnya merah padam...
"Tcih sudah kubilang jangan mudah tersipu dengan laki laki lain, lagipula apa yang dikatakan oleh pangeran Julio pada Kimiko sehingga Kimiko menjadi malu-malu begitu💢. Yang boleh membuat Kimiko menjadi tersipu itu seharusnya hanya aku seorang" kesal Pangeran Yoshiaki...
Kereta semakin menjauh dari kastil dan Yoshiaki sudah semakin sulit melihat Kimiko dari kejauhan...
♢ ♢ ♢
Beberapa hari setelah itu..
Kerajaan Mizumitakai saat ini sedang sangat sibuk dengan persiapan acara pertunangan Pangeran Yoshiaki Von Miyazaki dan Kimiko Von Kiyomizu.
Dokumen-dokumen penting mengguyur meja kerja Raja Hosiko
Ratu Yuna sedang bingung memilih gaun yang akan dipakai oleh dirinya dan khusus untuk Kimiko diacara nantinya.
Banyaknya Gaun yang membuat Ratu Yuna terpesona sehingga kesulitan memilih satu dari yang lainya.
Para ke-5 Kesatria terkuat yaitu
Kesatria Kazuki
Kesatria Kohaku
Kesatria Megumi
Kesatria Asuna
Kesatria Yoshiko
Sedang berlatih pedang agar bisa menjaga keamanan ketika acara resepsi pertunangan tuan putri.
Dan juga, sebenarnya kerajaan Mizumitakai memiliki 6 kesatria terkuat diantaranya adalah mereka berlima dan satu anggota lagi yaitu Tuan putri sendiri yaitu Kimiko Von Kiyomizu
Sebenarnya putri Kimiko tidak terlalu pandai dalam berpedang, tapi ketika dalam situasi darurat yang mengharuskan putri Kimiko bertarung maka secara otomatis bakat berpedangnya yang terpendam akan tiba-tiba muncul dengan sendirinya.
Dan pada saat itulah hampir tidak ada yang bisa mengalahkanya.
Itulah kenapa Putri Kimiko masuk dalam anggota kesatria terkuat kerajaan Mizumitakai.
Selain itu, anggota keluarga utama kerajaan Mizumitakai hanya Kimikolah yang dapat memanggil dan menggunakan pedang suci legendaris kerajaan Mizumitakai.
__ADS_1
Pedang itu konon memiliki sebuah kekuatan misterius dan hanya Putri Kimiko sebagai garis keturunan yang bisa menguasainya.
"Tidak kusangka, pada akhirnya kita akan berpisah dengan satu anggota kesayangan kita" ucap Asuna
"Benar, Aku tidak menyangka jika Kimiko akan segera menikah" balas Megumi
"Haaah aku pasti akan merindukanya. Kau pasti juga merindukanya bukan Kazuki? Kau itu sudah dianggap kakak oleh Kimiko sendiri. Bahkan hanya kau sendiri yang berani memarahi Kimiko." Ucap Kohaku
"Itu benar, aku pasti akan sangat merindukan Kimiko.
Tingkah bodohnya yang sering kali membuatku kesal tapi di balik itu semua, Kimiko sebenarnya adalah gadis yang sangat baik dan penuh dengan kasih sayang. Karena itulah aku akan terus melindunginya walaupun nantinya dia bukan lagi anggota kesatria kita lagi" ucap Kazuki
"Bukan hanya kau saja yang akan melindunginya, kami juga akan melindunginya apapun yang terjadi." Balas Yoshiko
"Itu benar, ayo kita berlatih agar kita bisa menjadi lebih kuat dan mampu melindungi tuan Putri Kimiko. Kita akan melindungi Kimiko apapun yang terjadi. Jadi kita harus meningkatkan kekuatan kita agar bisa terus melindunginya. Ayo kita berlatih!"
"Baik!!" Seru mereka
Sedangkan ditempat Kimiko
Saat ini Kimiko sedang menanam serta menata bunga-bunga yang nantinya digunakan untuk menghias halaman depan istana dengan berbagai tanaman bunga..
Kimiko tidak melakukanya sendiri, dia dibantu oleh para petugas kebun istana dan juga oleh temanya yaitu Kenya.
"Maaf kenya, kau jadi repot gara-gara aku meminta bantuanmu" ucap Kimiko
"Tidak, aku justru senang bisa membantumu yang mulia. Sebuah penghormatan besar bagiku karena diperbolehkan membantu dalam persiapan resepsi" balas Kenya
"Terimakasih kenya" balas Kimiko
"Iya, tapi yang mulia.."
"Ada apa?"
"Apa tidak apa-apa anda melakukan pekerjaan seperti ini? Tangan anda akan kotor jika melakukanya, apalagi pertunangan anda juga tinggal 2 hari lagi?"
"Kenapa kau sampai khawatir seperti itu? Tenanglah, jika kotor aku bisa mencuci tanganku dan kembali bersih"
"Apa anda tidak lebih baik mempersiapkan semua yang anda perlukan nantinya saat pertunangan. Seperti gaun yang harus anda kenakan?"
"Ohh untuk bagian pakaian ya, aku sudah menyerahkan tugas itu pada ibuku" ucap Kimiko
"Ratu Yuna?!"
"Itu benar"
"K-kenapa tidak anda sendiri?"
"Itu karena aku tidak suka pilih-pilih baju. Itu hal yang merepotkan sekali" balas Sophia
"Lalu bagaimana dengan semuanya?"
"Semuanya kuserahkan pada ibu"
"L-lalu apa anda tidak mempersiapkan hal lainya ?"
"Aku sudah menyerahkan pada para pelayan"
"Bagian dekorasi?"
"Kuserahkan pada pelayan"
"K-kenapa bukan anda sendiri, dan kenapa anda justru memilih mengerjakan hal seperti ini?"
"Aku tidak terlalu pandai mendekorasi, aku memilih mengerjakan ini karena aku menyukai bunga."
"H-hanya karena menyukainya anda sampai rela tangan anda kotor terkena tanah?" Tanya Kenya mulai tidak percaya
"Itu benar"
"Hhahhhh yang bisa melakukan hal seperti ini, memang hanya anda seorang saja tuan putri" pasrah kenya
"Jadi?"
"Jadi? Maksud anda?" Heran Kenya
Kimiko menyenggol sikut Kenya..
"Jadi kapan kau akan menyusulku hm?" Tanya Kimiko
"K-kenapa menanyakan hal seperti itu?"
"Ohh ayolah, beritahu aku apa kau sudah mendapatkan jodohmu?" Tanya Kimiko sambil menggoda
"A-aku masih belum menemukanya" balas Kenya
"Kalau begitu cepatlah cari. Jangan sampai kau belum menemukanya sampai nanti anakku lahir!"
"K-kau saja belum menikah padahal baru akan bertunangan tapi kau sudah mengatakan sesuatu tentang anak. Kau ini benar-benar putri yang mesum" goda Kenya
"A-apa! B-bukan itu maksudku.. huhhh kenya bodoh!" Kesal Kimiko
"Ayolah aku hanya bercanda..
Tapi aku juga heran, kenapa tiba-tiba kau langsung membicarakan soal anak? Jangan-jangan kau tidak sabar untuk melakukanya dengan pangeran Yo-" ucap Kenya
Kimiko berdiri kemudian menatap Kenya sebal..
"DASAR KENYA BODOH!!" Seru Kimiko kemudian menginjak kaki Kenya dengan sedikit keras
Dukk!!
"aduh!! Ini sakit tau" kesal kenya
Sedangkan Kimiko langsung kabur begitu saja setelah menginjak kaki Kenya
"Dasar! Kakiku jadi terasa sakit setelah diinjak olehnya" kesal Kenya
Dibalik rasa sakitnya, kenya menahan tawanya sendiri..
'Pfft ini yang dinamakan senjata makan tuan😎' batin Kenya
》NEXT CHAPTER《
Eits! sebelum scroll ke chapter selanjutnya
Jangan lupa tinggalkan Komentar dan beri Like agar author semangat melanjutkan ceritanya 😉
__ADS_1